Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 49. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 481
Link Soal
Dalam rangka memperkuat perekonomian nasional, pemerintah Indonesia mencanangkan Gerakan Bangga Buatan Indonesia. Tujuan utama dari gerakan ini adalah ...
A
mengharuskan seluruh produk impor ditinggalkan secara total
B
meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk lokal
C
menghentikan ekspor barang ke negara-negara asing
D
memperkenalkan produk lokal di pasar luar negeri dengan harga murah
E
membatasi inovasi produk lokal agar tetap tradisional
NO. 482
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945 merupakan momen krusial yang dipicu oleh perbedaan pendapat antara golongan muda dan golongan tua. Inti desakan golongan muda kepada Soekarno-Hatta saat itu adalah...
A
Meminta jaminan keamanan dari tentara Jepang
B
Segera memproklamasikan kemerdekaan tanpa menunggu keputusan PPKI
C
Menunggu janji kemerdekaan dari Laksamana Maeda
D
Membentuk kabinet pemerintahan darurat
E
Menyerang markas Jepang di Jakarta secara serentak
NO. 483
Link Soal
Dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia, semboyan Bhinneka Tunggal Ika secara resmi digunakan pertama kali dalam Sidang Kabinet RIS pada tanggal...
A
17 Agustus 1945
B
18 Agustus 1945
C
11 Februari 1950
D
5 Juli 1959
E
1 Juni 1945
NO. 484
Link Soal
Perjuangan pembebasan Irian Barat melibatkan diplomasi internasional melalui PBB. Pada tanggal berapakah PBB secara resmi menyerahkan otoritas administrasi Irian Barat kepada pemerintah Indonesia?
A
1 Mei 1963
B
17 Agustus 1962
C
30 September 1962
D
19 Desember 1961
E
1 Oktober 1962
NO. 485
Link Soal
Pada masa pendudukan Jepang, dibentuk Gerakan Tiga A (3A) untuk menarik simpati rakyat. Manakah di bawah ini yang termasuk semboyan gerakan tersebut?
A
Jepang Pemimpin Asia
B
Jepang Saudara Asia
C
Jepang Teman Asia
D
Jepang Penuntun Asia
E
Jepang Harapan Asia
NO. 486
Link Soal
Di tengah keberagaman, ada kelompok yang memperjuangkan kepentingannya sendiri. Jika Anda seorang pemimpin daerah, tindakan paling tepat untuk mengatasi potensi konflik ini dan menjaga nasionalisme adalah ...
A
Menerapkan aturan yang sama untuk semua kelompok tanpa terkecuali
B
Meminta pemerintah pusat untuk mengawasi kelompok-kelompok tersebut
C
Melakukan pendekatan dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat dan menyosialisasikan pentingnya persatuan nasional
D
Melarang kelompok-kelompok tersebut untuk mengadakan kegiatan mereka
E
Menetapkan peraturan yang memihak salah satu kelompok terbesar di daerah tersebut
NO. 487
Link Soal
Pasal 27 Ayat 3 UUD 1945 berbunyi: "Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara." Dalam konteks nasionalisme, pasal ini mengandung makna bahwa ...
A
hanya tentara yang diwajibkan untuk membela negara dalam situasi darurat
B
warga negara diperbolehkan untuk mengabaikan kewajibannya jika tinggal di luar negeri
C
setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam mempertahankan kedaulatan negara
D
warga negara diharuskan untuk mengikuti pendidikan militer sejak usia dini
E
warga negara hanya perlu membela negara dalam situasi perang
NO. 488
Link Soal
Agresi Militer Belanda I pada 21 Juli 1947 tidak hanya bertujuan untuk menyerang pertahanan militer Indonesia, tetapi juga memiliki motif ekonomi strategis. Sasaran utama Belanda dalam agresi ini yang membuktikan motif tersebut adalah...
A
Penguasaan terhadap istana negara dan simbol pemerintahan di Yogyakarta.
B
Penangkapan para pemimpin negara untuk membubarkan kabinet.
C
Penguasaan daerah perkebunan di Sumatera dan pelabuhan-pelabuhan di Jawa.
D
Pemutusan hubungan diplomasi Indonesia dengan negara-negara Arab.
E
Pembentukan negara boneka di seluruh wilayah pulau Jawa.
NO. 489
Link Soal
Organisasi regional ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) secara resmi dibentuk melalui Deklarasi Bangkok pada...
A
18 Agustus 1945
B
8 Agustus 1967
C
20 Mei 1908
D
1 Juni 1945
E
24 Oktober 1945
NO. 490
Link Soal
Siapakah tokoh yang mewakili Indonesia dalam proses berdirinya organisasi regional ASEAN?
A
Adam Malik
B
Soeharto
C
Wiranto
D
Ali Sadikin
E
Sri Sultan Hamengkubuwono IX