Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 5. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 41
Link Soal
Indonesia sedang mempertimbangkan pembangunan 'Pulau Pintar Nasional' di salah satu gugusan pulau terluar yang kaya akan ekosistem laut unik dan dihuni oleh komunitas adat dengan kearifan lokal yang kuat. Proyek ini digadang-gadang akan menjadi pusat inovasi teknologi, ekonomi maritim, dan benteng pertahanan negara, namun dikhawatirkan akan menimbulkan kerusakan lingkungan yang parah dan mengikis budaya lokal. Dalam konteks nasionalisme Pancasila yang integral, bagaimana sikap terbaik yang harus diambil oleh pemerintah dan masyarakat?
A
Melakukan kajian mendalam, melibatkan aktif komunitas adat dalam perencanaan, mencari solusi teknologi dan kebijakan yang menjamin keberlanjutan lingkungan, serta mempromosikan inkulturasi teknologi dengan kearifan lokal, sebagai wujud nasionalisme yang berkeadaban dan berkelanjutan.
B
Mendahulukan pembangunan 'Pulau Pintar' demi kemajuan ekonomi dan pertahanan negara, mengesampingkan kekhawatiran lingkungan dan budaya lokal yang dianggap menghambat visi besar bangsa.
C
Menolak pembangunan proyek secara total dan mempertahankan status quo wilayah tersebut, demi menjaga keaslian budaya adat dan kelestarian lingkungan tanpa kompromi.
D
Mengundang investor dan ahli asing secara eksklusif untuk mengambil alih pembangunan proyek dengan janji percepatan ekonomi, tanpa terlalu melibatkan komunitas lokal dalam pengambilan keputusan.
E
Mengadakan referendum nasional untuk memutuskan proyek tersebut, sehingga keputusan akhir murni berdasarkan suara mayoritas rakyat tanpa mempertimbangkan aspek kerentanan minoritas atau lingkungan spesifik.
NO. 42
Link Soal
Gedung Pancasila yang bersejarah dulunya dikenal sebagai Gedung Chuo Sangi In pada masa Jepang. Namun, pada masa kolonial Belanda, gedung ini difungsikan sebagai...
A
Gedung Permusyawaratan
B
Gedung Volksraad (Dewan Perwakilan Rakyat)
C
Kantor Berita
D
Gedung Perintis Kemerdekaan
E
Pusat Pemuda Rakyat
NO. 43
Link Soal
Tujuan utama dari penanaman nilai-nilai nasionalisme kepada generasi muda adalah untuk...
A
Menciptakan generasi yang anti terhadap perubahan dan modernisasi.
B
Membentuk karakter bangsa yang kuat, mencintai tanah air, dan siap menjaga kedaulatan serta keutuhan NKRI.
C
Memotivasi mereka untuk mencari pekerjaan di luar negeri demi kesejahteraan pribadi.
D
Mengurangi interaksi dengan budaya asing agar tidak terjadi asimilasi.
E
Memastikan setiap individu memiliki pemahaman politik yang seragam.
NO. 44
Link Soal
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang terletak di jalur strategis, Indonesia menghadapi dinamika geopolitik kawasan yang kompleks, termasuk sengketa perbatasan maritim, perebutan pengaruh antar kekuatan besar, dan isu-isu keamanan regional. Dalam menyikapi tantangan ini, pendekatan nasionalisme yang semata-mata defensif (melindungi apa yang sudah ada) tidak lagi memadai. Analisislah bagaimana nasionalisme proaktif yang berlandaskan pada diplomasi multi-jalur, penguatan kapasitas maritim, dan partisipasi konstruktif dalam forum regional, menjadi krusial untuk menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan kepentingan nasional Indonesia?
A
Nasionalisme proaktif memungkinkan Indonesia tidak hanya mempertahankan diri, tetapi juga turut membentuk arsitektur keamanan dan stabilitas kawasan melalui inisiatif diplomasi yang kuat, sehingga mengurangi potensi ancaman di masa depan.
B
Dengan nasionalisme proaktif, Indonesia dapat memperkuat aliansi militer dengan negara-negara adidaya untuk menjamin keamanan dan kedaulatan wilayahnya dari potensi agresi pihak lain.
C
Pendekatan ini akan mendorong Indonesia untuk meningkatkan belanja pertahanan secara drastis guna menunjukkan kekuatan militer yang tidak dapat diremehkan oleh negara-negara lain di kawasan.
D
Nasionalisme proaktif akan fokus pada eksploitasi sumber daya alam di wilayah sengketa secara agresif untuk menegaskan klaim kedaulatan dan keuntungan ekonomi bagi bangsa.
E
Indonesia akan memiliki kemampuan untuk mengisolasi diri dari pengaruh geopolitik negatif regional dan global, sehingga dapat fokus pada pembangunan domestik tanpa gangguan.
NO. 45
Link Soal
Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung merupakan tonggak sejarah solidaritas bangsa-bangsa Asia dan Afrika. Konferensi ini diselenggarakan pada...
A
April 1954
B
Mei 1955
C
April 1955
D
Agustus 1945
E
Oktober 1956
NO. 46
Link Soal
ASEAN resmi berdiri melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok pada 8 Agustus 1967. Siapakah tokoh yang mewakili Indonesia sebagai diplomat dalam penandatanganan piagam tersebut?
A
Moh. Hatta
B
Adam Malik
C
Soekarno
D
Natsir
E
Moh. Yamin
NO. 47
Link Soal
Desa Sukamaju di tahun 1960-an dikenal dengan semangat gotong royongnya yang tinggi. Saat itu, masyarakat bahu-membahu membangun dam irigasi mandiri yang vital untuk pertanian mereka, tanpa mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat. Para pemuda mengorbankan waktu dan tenaganya, bahkan menunda studi, demi kepentingan bersama. Nasionalisme mereka terwujud dalam upaya kolektif mewujudkan kemandirian pangan desa dan melestarikan budaya lokal dari pengaruh asing yang mulai masuk. Kini, di Desa Sukamaju yang sama, tantangan berbeda muncul. Alih-alih membangun infrastruktur fisik, masyarakat dihadapkan pada masalah erosi nilai-nilai lokal, penyebaran hoaks yang memecah belah, dan ketergantungan pada produk luar negeri. Para pemuda, meski aktif berinteraksi di media sosial, lebih sering terlibat dalam debat virtual tentang isu nasional ketimbang aksi nyata di desa. Semangat kebersamaan masih ada, namun bentuk dan manifestasinya terasa berbeda, lebih personal dan terkadang kurang terikat pada kepentingan kolektif desa secara langsung. Berdasarkan narasi di atas, bagaimana perbandingan manifestasi nasionalisme di Desa Sukamaju pada masa lalu dan masa kini menggambarkan evolusi konsep tersebut di tengah masyarakat Indonesia?
A
Nasionalisme masa lalu lebih terwujud dalam aksi kolektif fisik dan upaya kemandirian lokal, sementara masa kini cenderung diekspresikan melalui platform digital dan kesadaran isu nasional yang lebih bersifat virtual.
B
Nasionalisme pada kedua periode sama-sama berfokus pada pembangunan infrastruktur, namun dengan skala yang berbeda akibat kemajuan teknologi.
C
Masa lalu menunjukkan nasionalisme yang didasari oleh ketakutan terhadap ancaman fisik, sementara masa kini didorong oleh keinginan untuk mendapatkan pengakuan internasional.
D
Manifestasi nasionalisme di masa lalu cenderung individualistis, sementara masa kini lebih menonjolkan semangat gotong royong dalam bentuk kampanye daring.
E
Pada masa lalu, nasionalisme tidak mengenal konsep kemandirian, berbeda dengan masa kini yang sangat menekankan swasembada pangan.
NO. 48
Link Soal
Bagi suatu bangsa, tujuan esensial dari pengembangan rasa nasionalisme adalah untuk ....
A
Membangun hegemoni politik regional yang dominan.
B
Memperkokoh solidaritas, persatuan, dan kesatuan bangsa.
C
Mengembangkan ideologi ultranasionalis yang eksklusif.
D
Mengisolasi diri dari interaksi dan kerjasama global.
E
Menegaskan superioritas bangsa sendiri di mata dunia.
NO. 49
Link Soal
Indonesia, sebagai negara majemuk yang kaya akan budaya lokal, menghadapi dilema dalam menghadapi arus globalisasi. Di satu sisi, keterbukaan membawa kemajuan dan peluang; di sisi lain, berpotensi mengikis identitas budaya dan nasionalisme. Pemerintah berencana membangun 'Pusat Kebudayaan Global' yang akan memamerkan seni dan budaya dari seluruh dunia, diiringi workshop dan pertukaran budaya, dengan tujuan menjadikan Indonesia pusat diplomasi budaya. Namun, proyek ini menuai pro dan kontra. Sebagian berpendapat ini adalah strategi cerdas untuk memajukan Indonesia di kancah global, sementara yang lain khawatir akan hilangnya jati diri bangsa.
Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpegang teguh pada nilai-nilai nasionalisme Pancasila, bagaimana Anda menyikapi proyek 'Pusat Kebudayaan Global' tersebut agar manfaat globalisasi dapat diraih tanpa mengorbankan penguatan identitas nasional dan semangat kebangsaan?
A
Mendukung dengan syarat bahwa kurikulum dan program Pusat Kebudayaan Global harus secara proporsional mengedepankan kekayaan budaya nasional Indonesia sebagai tuan rumah, serta menjadikan ajang tersebut sebagai wadah afirmasi dan promosi budaya lokal ke mata dunia.
B
Menolak keras proyek tersebut karena dikhawatirkan akan menjadi pintu masuk budaya asing yang merusak nilai-nilai luhur bangsa dan melemahkan rasa cinta tanah air.
C
Mendukung tanpa syarat dengan harapan bahwa masyarakat Indonesia cukup dewasa untuk memfilter sendiri pengaruh budaya asing dan tetap mempertahankan nasionalisme mereka.
D
Mendukung penuh karena proyek ini akan menempatkan Indonesia di garis depan pergaulan internasional dan menunjukkan kematangan bangsa dalam menerima keberagaman global.
E
Mengusulkan agar dana proyek dialihkan seluruhnya untuk memperkuat program-program kebudayaan lokal di daerah-daerah guna membentengi diri dari pengaruh globalisasi.
NO. 50
Link Soal
Peristiwa Sumpah Pemuda 1928 menghasilkan ikrar 'Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa'. Makna persatuan 'Satu Nusa' adalah...
A
Mengakui bahwa bangsa Indonesia memiliki satu bahasa persatuan yaitu Bahasa Indonesia
B
Memiliki kesadaran bahwa kita berasal dari satu nenek moyang yang sama
C
Mengakui satu wilayah hukum dan teritorial tanah air Indonesia dari Sabang sampai Merauke
D
Menghilangkan identitas kesukuan demi identitas nasional
E
Mengutamakan kepentingan pemuda di atas kepentingan golongan tua