Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 5. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 41
Link Soal
Pada masa Orde Baru, pembangunan dilakukan secara bertahap melalui Rencana Pembangunan Lima Tahun (REPELITA). Jika REPELITA I fokus pada pertanian, maka titik berat REPELITA V adalah mewujudkan struktur ekonomi yang seimbang dengan fokus pada...
A
Pembangunan sektor pertanian menuju swasembada mutlak
B
Pengembangan industri berat yang menghasilkan mesin-mesin
C
Kekuatan sektor industri yang didukung oleh sektor pertanian yang kuat
D
Industri pariwisata dan ekonomi kreatif
E
Pembangunan infrastruktur maritim secara masif
NO. 42
Link Soal
Strategi Belanda dalam menaklukkan Kerajaan Aceh sangat terbantu oleh seorang tokoh yang melakukan riset mendalam terhadap struktur sosial dan kebudayaan masyarakat Aceh. Tokoh yang dimaksud adalah...
A
Daendels
B
Baron van Hoevel
C
Snouck Hurgronje
D
Van Der Bosch
E
Van Heutz
NO. 43
Link Soal
Sejarah mencatat bahwa BPUPKI resmi dibubarkan karena dianggap telah menyelesaikan tugasnya. Tanggal berapakah pembubaran tersebut dilakukan?
A
29 Mei 1945
B
1 Juni 1945
C
22 Juni 1945
D
7 Agustus 1945
E
18 Agustus 1945
NO. 44
Link Soal
Shimao International Plaza merupakan salah satu pencakar langit ikonik di Tiongkok yang rampung pada tahun 2005. Bangunan setinggi 331 meter dengan total 60 lantai ini terletak di wilayah...
A
Pyongyang
B
Shanghai
C
Hong Kong
D
Wuhan
E
Kaohsiung
NO. 45
Link Soal
Pada masa awal kemerdekaan, sebelum terbentuknya lembaga legislatif daerah, tugas mengatur rumah tangga daerah dijalankan oleh suatu badan yang disebut ...
A
Komite Nasional Indonesia Daerah
B
Komite Nasional Indonesia Merdeka
C
Komite Nasional Perbantuan Daerah
D
Komite Daerah
E
Komite Daerah Perbantuan Nasional
NO. 46
Link Soal
Apa faktor utama yang melatarbelakangi pembentukan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Sumatera Barat pada tahun 1948?
A
Keinginan Belanda untuk membangun pangkalan militer di wilayah Sumatera
B
Belanda menolak mengakui kedaulatan Indonesia meskipun agresi militer telah berakhir
C
Lumpuhnya pemerintahan pusat karena Presiden Soekarno dan Wapres Moh. Hatta ditangkap Belanda saat Agresi Militer II
D
Hasil kesepakatan perundingan Roem-Royen yang mewajibkan pembentukan pemerintahan sementara
E
Keputusan Konferensi Meja Bundar untuk menciptakan negara federal sebelum pengakuan kedaulatan
NO. 47
Link Soal
Restorasi Meiji merupakan titik balik Jepang menjadi negara modern. Kaisar Jepang yang memimpin pembukaan isolasi negara tersebut adalah...
A
Kaisar Hirohito
B
Kaisar Akihito
C
Kaisar Matsuhito (Meiji)
D
Kaisar Yoshihito
E
Shogun Tokugawa
NO. 48
Link Soal
Pelaksanaan sidang kedua PPKI yang membahas pembagian wilayah dan pembentukan kementerian dilakukan pada...
A
18 Agustus 1945
B
19 Agustus 1945
C
20 Agustus 1945
D
21 Agustus 1945
E
22 Agustus 1945
NO. 49
Link Soal
Menjelang akhir masa pendudukan Jepang tahun 1945, pasukan sekutu yang terdiri dari tentara Australia dan Amerika Serikat berhasil menguasai Morotai dan Irian Barat di bawah komando siapa?
A
Hubertus J. Van Mook
B
Van Den Bosch
C
Douglas MacArthur
D
James Brooke
E
Thomas Stamford Raffles
NO. 50
Link Soal
Nasionalisme Indonesia pasca-reformasi menghadapi tantangan kompleks, salah satunya adalah bagaimana menyelaraskan kepentingan globalisasi yang mendorong kemajuan ekonomi dengan pelestarian identitas dan kearifan lokal yang beragam. Apabila seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dihadapkan pada situasi di mana sebuah proyek infrastruktur vital nasional yang didanai asing berpotensi menggusur situs adat yang sakral dan merusak ekosistem lokal, sementara proyek tersebut menjanjikan ribuan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan ekonomi bagi daerah, tindakan yang paling mencerminkan implementasi nasionalisme Pancasila yang utuh adalah...
A
Memprioritaskan keberlanjutan proyek dengan alasan demi kepentingan nasional yang lebih besar, seraya menyediakan kompensasi finansial yang memadai bagi masyarakat adat.
B
Menolak keras proyek tersebut demi menjaga kelestarian situs adat dan lingkungan, meskipun harus mengorbankan potensi pertumbuhan ekonomi yang signifikan.
C
Mendorong dialog multisektoral untuk mencari solusi inovatif yang memungkinkan proyek berjalan dengan modifikasi, meminimalkan dampak negatif terhadap situs adat dan ekosistem, serta memberdayakan masyarakat lokal melalui partisipasi aktif dan berbagi manfaat.
D
Mengajukan usulan untuk memindahkan lokasi proyek ke daerah lain yang tidak memiliki situs adat, meskipun hal tersebut dapat menunda proyek dan meningkatkan biaya.
E
Bersikap netral dan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada mekanisme pasar atau negosiasi antara investor dan masyarakat tanpa campur tangan aktif pemerintah daerah.