Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 51. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 501
Link Soal
Sebagai bagian dari rangkaian peristiwa menjelang akhir Perang Dunia II, Amerika Serikat meluncurkan serangan bom atom ke kota Hiroshima pada...
A
6 Agustus 1945
B
8 Agustus 1945
C
9 Agustus 1945
D
14 Agustus 1945
E
17 Agustus 1945
NO. 502
Link Soal
Mr. Soepomo memaparkan ide dan gagasan mengenai konsep dasar negara di hadapan sidang BPUPKI pada...
A
28 Mei 1945
B
29 Mei 1945
C
30 Mei 1945
D
31 Mei 1945
E
1 Juni 1945
NO. 503
Link Soal
Di sebuah kepulauan bernama "Bumipura," selama berabad-abad, rakyat hidup di bawah dominasi imperium asing yang memecah belah mereka berdasarkan suku dan wilayah. Pada awal abad ke-20, setelah bertahun-tahun penindasan dan eksploitasi, sekelompok intelektual muda yang terdidik di luar negeri, seperti Pangeran Arsa dan Putri Sani, mulai menyadari adanya persamaan nasib dan identitas budaya yang kuat di antara seluruh penduduk Bumipura. Mereka menginisiasi pertemuan-pertemuan rahasia, menyebarkan pamflet, dan mengorganisir forum diskusi yang menekankan bahwa "Kita adalah satu bangsa, Bumipura, bukan sekadar kumpulan suku-suku yang terpisah." Gerakan ini perlahan namun pasti membangkitkan kesadaran kolektif untuk bersatu melawan penjajah demi kemerdekaan penuh.
Peristiwa di Bumipura ini paling tepat menggambarkan latar belakang terbentuknya konsep nasionalisme, yaitu...
A
Kesadaran akan identitas bersama dan keinginan untuk menentukan nasib sendiri setelah mengalami penindasan kolonial.
B
Dorongan untuk memperluas wilayah kekuasaan dan pengaruh budaya ke negeri tetangga.
C
Munculnya ideologi komunisme yang menuntut persamaan hak bagi seluruh warga negara.
D
Kebutuhan untuk meningkatkan perekonomian negara melalui perdagangan bebas internasional.
E
Pembentukan aliansi militer untuk mempertahankan diri dari ancaman invasi luar.
NO. 504
Link Soal
Siapakah tokoh yang mewakili Indonesia dalam proses berdirinya organisasi regional ASEAN?
A
Adam Malik
B
Soeharto
C
Wiranto
D
Ali Sadikin
E
Sri Sultan Hamengkubuwono IX
NO. 505
Link Soal
Manakah di antara nama-nama berikut yang BUKAN merupakan tokoh pelopor atau pendiri ASEAN?
A
Thanat Khoman
B
Narciso Ramos
C
Tun Abdul Razak
D
Kwik Kian Gie
E
S. Rajaratnam
NO. 506
Link Soal
Agresi Militer Belanda I pada 21 Juli 1947 tidak hanya bertujuan untuk menyerang pertahanan militer Indonesia, tetapi juga memiliki motif ekonomi strategis. Sasaran utama Belanda dalam agresi ini yang membuktikan motif tersebut adalah...
A
Penguasaan terhadap istana negara dan simbol pemerintahan di Yogyakarta.
B
Penangkapan para pemimpin negara untuk membubarkan kabinet.
C
Penguasaan daerah perkebunan di Sumatera dan pelabuhan-pelabuhan di Jawa.
D
Pemutusan hubungan diplomasi Indonesia dengan negara-negara Arab.
E
Pembentukan negara boneka di seluruh wilayah pulau Jawa.
NO. 507
Link Soal
Salah satu poin utama dalam Perjanjian Bongaya yang sangat merugikan Sultan Hasanuddin dan Kerajaan Gowa-Tallo adalah...
A
VOC mendapatkan hak monopoli perdagangan di wilayah Makassar
B
Pangeran Hasanuddin diberikan hak memonopoli perdagangan di Maluku
C
VOC dilarang mendirikan benteng pertahanan di wilayah Makassar
D
Kerajaan Makassar berhak memperluas wilayah kekuasaan hingga ke Bone
E
Seluruh hutang VOC ditanggung oleh kerajaan-kerajaan di Sulawesi
NO. 508
Link Soal
Dalam peristiwa bersejarah Proklamasi 17 Agustus 1945, tokoh yang bertugas sebagai pengibar bendera Sang Saka Merah Putih adalah...
A
Sukarni dan Chaerul Saleh
B
Latief Hendraningrat dan Suhud
C
Ahmad Subarjo dan Sayuti Melik
D
Wikana dan Darwis
E
B.M. Diah dan Yusuf Kunto
NO. 509
Link Soal
Sultan Hasanuddin dikenal sebagai sosok pemimpin tangguh dari wilayah Timur Nusantara yang gigih melawan monopoli VOC. Beliau memimpin perjuangan rakyat dari kerajaan...
A
Kerajaan Ternate dan Tidore
B
Kerajaan Gowa dan Tallo
C
Kerajaan Bone
D
Kerajaan Kutai
E
Kerajaan Banjar
NO. 510
Link Soal
Prinsip-prinsip nasionalisme Indonesia (Persatuan Indonesia) tersusun dalam kesatuan majemuk tunggal yaitu, KECUALI...
A
Kesatuan sejarah
B
Kesatuan cita-cita
C
Kesatuan nasib
D
Kesatuan kebudayaan
E
Kesatuan asas kerohanian