Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 51. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 501
Link Soal
Pada pelaksanaan KTT Gerakan Non-Blok (GNB) ke-X yang diselenggarakan di Jakarta, dihasilkan kesepakatan penting berupa...
A
Kerja sama militer negara-negara Selatan
B
Kerja sama teknologi nuklir antar anggota GNB
C
Kerja sama ekonomi Selatan-Selatan
D
Kesepakatan pembentukan pakta pertahanan baru
E
Pembubaran organisasi GNB
NO. 502
Link Soal
Polaritas kekuatan dunia pasca Perang Dunia II terbagi menjadi Blok Barat dan Blok Timur. Negara yang menjadi pemimpin atau poros utama dari Blok Barat adalah...
A
Inggris
B
Prancis
C
Amerika Serikat
D
Kanada
E
Belanda
NO. 503
Link Soal
Indonesia memiliki wilayah laut yang sangat luas dan kaya akan sumber daya alam. Namun, pengelolaan wilayah laut sering kali menghadapi tantangan berupa kerusakan ekosistem laut akibat penangkapan ikan yang berlebihan dan pencemaran. Bagaimana langkah yang paling efektif bagi pemerintah untuk memastikan pengelolaan laut yang berkelanjutan dan menjaga kekayaan alam tersebut?
A
Mengizinkan penangkapan ikan secara bebas tanpa batas
B
Mengedukasi nelayan tentang praktik penangkapan ikan yang ramah lingkungan serta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas penangkapan ikan ilegal
C
Melarang semua aktivitas penangkapan ikan di laut Indonesia
D
Membiarkan perusahaan asing mengelola sumber daya laut Indonesia
E
Menetapkan harga jual ikan yang lebih tinggi untuk mengurangi konsumsi
NO. 504
Link Soal
Organisasi regional ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) secara resmi dibentuk melalui Deklarasi Bangkok pada...
A
18 Agustus 1945
B
8 Agustus 1967
C
20 Mei 1908
D
1 Juni 1945
E
24 Oktober 1945
NO. 505
Link Soal
ASEAN adalah organisasi regional di kawasan Asia Tenggara. Fokus utama kerja sama antarnegara anggota ASEAN diprioritaskan pada bidang...
A
Politik, Militer, dan Pertahanan
B
Sosial, Budaya, dan Ekonomi
C
Pendidikan, Agama, dan Politik
D
Hukum, HAM, dan Keamanan
E
Ideologi, Pertahanan, dan Teknologi
NO. 506
Link Soal
Kusumo Wijoyo, seorang pemuda dari Desa Puncak Harapan di wilayah Nusantara Jaya, menyaksikan bagaimana bangsanya terpecah belah oleh adu domba penjajah. Ia meninggalkan cita-cita pribadi untuk mengabdi penuh pada perjuangan kemerdekaan. Ia berkeliling dari satu daerah ke daerah lain, menyatukan suku-suku yang berbeda pandangan, meyakinkan mereka bahwa kekuatan sejati terletak pada persatuan. Ia selalu menekankan bahwa identitas 'Nusantara Jaya' jauh lebih penting daripada identitas kesukuan atau kedaerahan. Semangatnya yang tak pernah padam berhasil membangkitkan kesadaran kolektif untuk berjuang demi satu tujuan: kemerdekaan dan kedaulatan bangsa. Setelah kemerdekaan diraih pun, ia terus berjuang untuk menanamkan rasa bangga akan budaya lokal dan persatuan di tengah ancaman disintegrasi. Sikap dan perjuangan Kusumo Wijoyo paling tepat mencerminkan nilai luhur yang dikenal sebagai...
A
Nasionalisme
B
Patriotisme
C
Solidaritas Sosial
D
Demokrasi
E
Humanisme
NO. 507
Link Soal
Pasca perang usai, South East Asia Command (SEAC) milik Inggris bertanggung jawab atas beberapa wilayah di Asia Tenggara. Negara manakah yang TIDAK termasuk dalam tanggung jawab SEAC?
A
Burma
B
Srilanka
C
Vietnam
D
Malaya
E
Indocina
NO. 508
Link Soal
Untuk meredam gejolak politik menjelang akhir kekuasaannya, Presiden Soekarno melakukan perombakan kabinet pada 21 Februari 1966. Apa nama kabinet hasil reshuffle yang dikenal juga dengan sebutan kabinet 100 menteri tersebut?
A
Kabinet Ampera
B
Kabinet Kerja
C
Kabinet Gotong Royong
D
Kabinet Pembangunan
E
Kabinet Dwikora yang Disempurnakan
NO. 509
Link Soal
Bukti sejarah tertua mengenai keberadaan kerajaan Hindu di Indonesia adalah ditemukannya prasasti Yupa yang merupakan peninggalan Kerajaan...
A
Tarumanegara
B
Sriwijaya
C
Kutai
D
Majapahit
E
Singasari
NO. 510
Link Soal
Tokoh Presiden Indonesia yang pada masa pemerintahannya mengambil kebijakan untuk mengembalikan nama Irian Jaya menjadi Papua adalah...
A
B.J. Habibie
B
Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
C
Megawati Soekarnoputri
D
Susilo Bambang Yudhoyono
E
Joko Widodo