Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 51. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 501
Link Soal
Di antara konsep-konsep berikut, manakah yang paling mendekati deskripsi mengenai sifat nasionalisme yang positif dan konstruktif?
A
Chauvinisme, yaitu cinta tanah air yang berlebihan dan merendahkan bangsa lain.
B
Ultranasionalisme, yaitu paham nasionalisme ekstrem yang cenderung agresif.
C
Etnosentrisme, yaitu pandangan yang menganggap budaya sendiri paling baik.
D
Patriotisme, yaitu semangat cinta tanah air dan kesediaan berkorban untuk negara.
E
Rasisme, yaitu paham diskriminasi berdasarkan suku atau ras.
NO. 502
Link Soal
Dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia, semboyan Bhinneka Tunggal Ika secara resmi digunakan pertama kali dalam Sidang Kabinet RIS pada tanggal...
A
17 Agustus 1945
B
18 Agustus 1945
C
11 Februari 1950
D
5 Juli 1959
E
1 Juni 1945
NO. 503
Link Soal
Soekarno pernah mengusulkan konsep Trisila sebagai hasil perasan dari lima sila Pancasila. Adapun isi dari rumusan Trisila tersebut terdiri atas...
A
Socio-nationalisme, Socio-demokratis, dan Ketuhanan
B
Nasionalisme, Demokrasi, dan Ketuhanan yang berkebudayaan
C
Socio-demokratis, Gotong royong, dan Nasionalisme
D
Nasionalisme, Internasionalisme, dan Ketuhanan
E
Ketuhanan, Kemanusiaan, dan Persatuan
NO. 504
Link Soal
Bela negara merupakan perwujudan dari sikap nasionalisme. Tujuan utama bela negara bagi warga negara adalah...
A
Mencari popularitas pribadi
B
Mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa
C
Memperoleh keuntungan materi
D
Meningkatkan status sosial
E
Menguasai negara lain
NO. 505
Link Soal
Pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia, wilayah negara dibagi menjadi delapan provinsi. Manakah di antara pilihan berikut yang TIDAK termasuk dalam delapan provinsi pertama tersebut?
A
Sumatera
B
Jawa Tengah
C
Bali
D
Jawa Barat
E
Kalimantan
NO. 506
Link Soal
Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) didirikan pada tahun 1949 dengan latar belakang tujuan utama untuk...
A
Membangun ekonomi negara-negara Eropa
B
Membendung penyebaran paham komunis pasca Perang Dunia II
C
Menciptakan perdamaian abadi di seluruh dunia
D
Menandingi kekuatan ekonomi Asia
E
Menyatukan negara-negara Eropa Barat menjadi satu negara
NO. 507
Link Soal
Tokoh perjuangan yang dikenal dengan strategi diplomasi dan merupakan salah satu perumus naskah proklamasi bersama Soekarno dan Ahmad Soebardjo adalah...
A
H.O.S. Cokroaminoto
B
Dr. Sutomo
C
Mohammad Hatta
D
Ki Hajar Dewantara
E
Sutan Sjahrir
NO. 508
Link Soal
Gerakan Non-Blok (GNB) merupakan organisasi yang dipelopori oleh para pemimpin negara berkembang. Dari tokoh-tokoh berikut, siapakah yang BUKAN merupakan inisiator utama berdirinya GNB?
A
Jawaharlal Nehru
B
Gamal Abdul Nasser
C
Tuanku Abdul Razak
D
Yoseph Broz Tito
E
Ir. Soekarno
NO. 509
Link Soal
Berdasarkan hasil perolehan suara terbanyak dalam Pemilu 1955, urutan empat partai pemenang kursi secara berturut-turut adalah...
A
Masyumi, PNI, PKI, NU
B
PNI, PKI, Masyumi, NU
C
PNI, Masyumi, Nahdlatul Ulama, PKI
D
NU, Masyumi, PKI, PNI
E
Masyumi, PKI, PNI, NU
NO. 510
Link Soal
Bapak Karto, seorang pejabat publik di Kabupaten Bhinneka, kerap kali dalam berbagai kesempatan resmi dan kebijakan pengadaan di instansinya menganjurkan penggunaan produk-produk impor, dengan alasan kualitas dan harga yang lebih bersaing. Ia cenderung mengabaikan produk-produk lokal yang sebenarnya memiliki kualitas setara dan potensi besar untuk menggerakkan perekonomian daerah serta nasional. Sikap Bapak Karto ini menimbulkan kegelisahan di kalangan pelaku UMKM lokal dan masyarakat, yang merasa bahwa kebijakan tersebut tidak sejalan dengan semangat cinta produk dalam negeri. Berdasarkan studi kasus ini, tindakan Bapak Karto dapat diartikan sebagai pelanggaran prinsip nasionalisme Indonesia, khususnya dalam aspek...
A
Mendukung kedaulatan ekonomi dan kemandirian bangsa.
B
Memperkuat persatuan dan kesatuan melalui keberagaman budaya.
C
Mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi dan golongan.
D
Menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi Pancasila dalam setiap kebijakan.
E
Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk daya saing global.