Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 52. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 511
Link Soal
Dalam pertempuran di Medan (Medan Area), pihak Sekutu memasang papan-papan pembatas yang bertuliskan 'Fixed Boundaries Medan Area'. Tujuan pemasangan papan ini adalah...
A
Melindungi warga sipil dari pertempuran
B
Menandai wilayah kekuasaan de facto Belanda di Sumatera
C
Menetapkan batas wilayah kekuasaan Sekutu dan memprovokasi pejuang RI
D
Membagi wilayah logistik untuk pengungsi perang
E
Menyepakati zona damai antara TNI dan Sekutu
NO. 512
Link Soal
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang terletak di jalur strategis, Indonesia menghadapi dinamika geopolitik kawasan yang kompleks, termasuk sengketa perbatasan maritim, perebutan pengaruh antar kekuatan besar, dan isu-isu keamanan regional. Dalam menyikapi tantangan ini, pendekatan nasionalisme yang semata-mata defensif (melindungi apa yang sudah ada) tidak lagi memadai. Analisislah bagaimana nasionalisme proaktif yang berlandaskan pada diplomasi multi-jalur, penguatan kapasitas maritim, dan partisipasi konstruktif dalam forum regional, menjadi krusial untuk menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan kepentingan nasional Indonesia?
A
Nasionalisme proaktif memungkinkan Indonesia tidak hanya mempertahankan diri, tetapi juga turut membentuk arsitektur keamanan dan stabilitas kawasan melalui inisiatif diplomasi yang kuat, sehingga mengurangi potensi ancaman di masa depan.
B
Dengan nasionalisme proaktif, Indonesia dapat memperkuat aliansi militer dengan negara-negara adidaya untuk menjamin keamanan dan kedaulatan wilayahnya dari potensi agresi pihak lain.
C
Pendekatan ini akan mendorong Indonesia untuk meningkatkan belanja pertahanan secara drastis guna menunjukkan kekuatan militer yang tidak dapat diremehkan oleh negara-negara lain di kawasan.
D
Nasionalisme proaktif akan fokus pada eksploitasi sumber daya alam di wilayah sengketa secara agresif untuk menegaskan klaim kedaulatan dan keuntungan ekonomi bagi bangsa.
E
Indonesia akan memiliki kemampuan untuk mengisolasi diri dari pengaruh geopolitik negatif regional dan global, sehingga dapat fokus pada pembangunan domestik tanpa gangguan.
NO. 513
Link Soal
Periode pemerintahan transisi di bawah Presiden B.J. Habibie (21 Mei 1998 - 19 Oktober 1999) diwarnai oleh peristiwa penting, yaitu lepasnya salah satu provinsi dari NKRI melalui referendum. Provinsi tersebut adalah...
A
Irian Jaya
B
Aceh Darussalam
C
Timor Timur
D
Kalimantan Utara
E
Maluku Utara
NO. 514
Link Soal
Dalam sejarah diplomasi mempertahankan kemerdekaan, Indonesia pernah terikat dalam perjanjian yang menyebabkan wilayah Republik Indonesia menjadi sangat sempit dan terkepung oleh wilayah pendudukan Belanda. Perjanjian yang dimaksud adalah...
A
Perjanjian Linggarjati
B
Konferensi Meja Bundar
C
Perjanjian Roem-Royen
D
Perjanjian Renville
E
Konferensi Malino
NO. 515
Link Soal
Dalam konteks tantangan globalisasi yang mengintensifkan interaksi budaya dan munculnya fragmentasi sosial berdasarkan identitas primordial di Indonesia, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki semangat nasionalisme Pancasila harus mengedepankan pendekatan yang adaptif dan inklusif. Pendekatan yang paling efektif untuk menjaga dan memperkuat persatuan serta keutuhan bangsa adalah...
A
Menegaskan superioritas identitas nasional di atas identitas lokal dan transnasional, serta membatasi pengaruh asing untuk mencegah potensi disintegrasi.
B
Mengutamakan pembangunan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan, dengan keyakinan bahwa peningkatan taraf hidup akan secara otomatis meredam konflik identitas dan menumbuhkan nasionalisme.
C
Mendorong dialog lintas identitas, mempromosikan toleransi, dan menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan filosofis yang mempersatukan di tengah keberagaman dan dinamika global.
D
Memperkuat institusi keamanan negara dan penegakan hukum secara ketat terhadap setiap gerakan yang dianggap mengancam ideologi Pancasila dan keutuhan NKRI.
E
Menitikberatkan pada pelestarian kearifan lokal dan budaya daerah sebagai benteng utama identitas nasional, sembari secara selektif menerima inovasi dari luar yang tidak bertentangan.
NO. 516
Link Soal
Pembangunan nasional bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga mental. Tujuan akhir dari seluruh kebijakan pembangunan nasional yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia pada hakikatnya bermuara pada...
A
Kekuatan militer yang disegani dunia
B
Pertumbuhan ekonomi berbasis pasar bebas
C
Kemakmuran rakyat secara adil dan merata
D
Stabilitas politik yang kaku
E
Dominasi budaya nasional atas budaya asing
NO. 517
Link Soal
Di kota Agra, India, berdiri sebuah monumen megah yang masuk dalam jajaran tujuh keajaiban dunia sejak 2007. Bangunan ini merupakan simbol cinta dan kasih sayang. Objek yang dimaksud adalah...
A
Acropolis
B
Alhambra
C
Taj Mahal
D
Moai
E
Petra
NO. 518
Link Soal
Disparitas pendidikan di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) menghambat pemerataan semangat kebangsaan. Solusi kebijakan yang paling strategis untuk mengatasi hal ini adalah ...
A
Pembangunan fisik sekolah besar-besaran hanya di pulau Jawa
B
Ekspansi infrastruktur digital untuk mendukung akses e-learning di pelosok
C
Sentralisasi materi pendidikan kebudayaan di kota besar
D
Distribusi buku fisik setahun sekali tanpa pendampingan
E
Menunggu urbanisasi alami masyarakat desa ke kota
NO. 519
Link Soal
Pada masa Orde Baru, pembangunan nasional dibagi ke dalam tahapan Repelita. Fokus utama yang menjadi sasaran dalam Repelita IV adalah...
A
Sektor pertanian untuk swasembada pangan mutlak.
B
Industri dasar dan kimia untuk menopang pertahanan.
C
Sektor pertanian dan prasarana pengairan.
D
Peningkatan industri yang mengolah bahan baku menjadi barang jadi.
E
Sektor pertanian menuju industri yang menghasilkan mesin-mesin sendiri (industri berat dan ringan).
NO. 520
Link Soal
Organisasi Pusat Tenaga Rakyat (PUTERA) yang dibentuk Jepang dipimpin oleh tokoh-tokoh nasionalis yang dikenal sebagai Empat Serangkai. Siapakah yang BUKAN anggota Empat Serangkai?
A
Ir. Soekarno
B
Dr. Cipto Mangunkusumo
C
Mohammad Hatta
D
Ki Hajar Dewantara
E
K.H. Mas Mansyur