Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 52. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 511
Link Soal
Dalam peristiwa bersejarah Proklamasi 17 Agustus 1945, tokoh yang bertugas sebagai pengibar bendera Sang Saka Merah Putih adalah...
A
Sukarni dan Chaerul Saleh
B
Latief Hendraningrat dan Suhud
C
Ahmad Subarjo dan Sayuti Melik
D
Wikana dan Darwis
E
B.M. Diah dan Yusuf Kunto
NO. 512
Link Soal
Di era globalisasi yang ditandai dengan interkoneksi antarnegara dan munculnya isu-isu transnasional seperti perubahan iklim, pandemi, serta digitalisasi, konsep nasionalisme seringkali dihadapkan pada tantangan baru. Sebagian berpendapat nasionalisme harus lebih inklusif dan adaptif terhadap nilai-nilai universal, sementara yang lain bersikeras pada penguatan identitas dan kepentingan nasional murni. Dalam konteks Indonesia, yang kaya akan keberagaman dan memiliki Pancasila sebagai dasar negara, bagaimana seharusnya nasionalisme diimplementasikan untuk menjaga keutuhan bangsa sekaligus berdaya saing di kancah global?
A
Mengedepankan kepentingan nasional absolut di atas segala-galanya, bahkan jika bertentangan dengan konsensus global, demi kedaulatan penuh dan kemandirian.
B
Membuka diri terhadap pengaruh asing dan nilai-nilai universal secara total, sehingga identitas nasional dapat beradaptasi dan berkembang tanpa batasan demi kemajuan global.
C
Memperkuat nasionalisme berbasis nilai-nilai Pancasila yang inklusif, toleran, dan mengedepankan kerja sama internasional tanpa mengorbankan identitas serta kepentingan strategis bangsa.
D
Mengutamakan pembangunan ekonomi domestik dengan membatasi investasi asing dan menolak perjanjian perdagangan internasional yang dianggap merugikan, agar kemandirian ekonomi terjaga sepenuhnya.
E
Mendorong homogenisasi budaya dan bahasa nasional untuk memastikan kesatuan identitas yang solid di tengah keberagaman, agar bangsa lebih kuat menghadapi tantangan global.
NO. 513
Link Soal
Nasionalisme Indonesia bersifat 'majemuk tunggal'. Berikut ini adalah unsur-unsur yang membentuk bangsa Indonesia, KECUALI...
A
Kesatuan sejarah
B
Kesatuan nasib
C
Kesatuan budaya
D
Kesatuan tempat
E
Kesatuan asas kerohanian
NO. 514
Link Soal
Dalam menjaga nilai-nilai nasionalisme, pendidikan di Indonesia mengajarkan mata pelajaran yang berfokus pada sejarah perjuangan bangsa. Tujuan utama dari pengajaran sejarah perjuangan kemerdekaan adalah ...
A
agar generasi muda mengetahui penderitaan masa lalu tanpa belajar dari pengalaman
B
untuk membuat generasi muda membenci negara-negara lain
C
membangun kebanggaan dan rasa cinta tanah air melalui pemahaman terhadap perjuangan para pahlawan
D
memperkenalkan ide-ide budaya dari bangsa lain
E
membuat generasi muda melupakan budaya lokal
NO. 515
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 merupakan momen krusial yang dilatarbelakangi oleh...
A
Desakan Sekutu agar Indonesia segera merdeka
B
Keinginan Jepang memberikan hadiah kemerdekaan
C
Perbedaan pendapat antara golongan tua dan muda mengenai waktu proklamasi
D
Kondisi keamanan Jakarta yang sudah dikuasai Belanda
E
Hilangnya kepercayaan rakyat terhadap pemimpin nasional
NO. 516
Link Soal
Dalam aksi 'pengamanan' Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok agar terhindar dari pengaruh Jepang, kelompok pemuda tersebut bergerak di bawah pimpinan...
A
Sutan Sjahrir
B
Sukarni
C
Cudanco Subeno
D
Yusuf Kunto
E
Sayuti Melik
NO. 517
Link Soal
Di sebuah negeri kepulauan bernama Nusantara Jaya, terdapat Provinsi Seruni yang kaya akan sumber daya alam. Namun, belakangan ini, sentimen kedaerahan di Seruni mulai menguat, didorong oleh beberapa tokoh lokal yang merasa kebijakan pemerintah pusat tidak adil dan hanya menguntungkan daerah lain. Mereka sering menyuarakan kepentingan daerah di atas kepentingan nasional, bahkan sampai muncul wacana untuk memisahkan diri jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. Pada saat yang sama, masuknya investasi dan budaya asing yang masif tanpa filter yang kuat telah mengikis rasa bangga terhadap produk dan identitas nasional di kalangan generasi muda Seruni. Banyak pemuda lebih mengidolakan budaya luar dan merasa asing dengan nilai-nilai luhur bangsanya sendiri. Berdasarkan narasi tersebut, dampak negatif paling signifikan yang mungkin terjadi akibat situasi di Provinsi Seruni adalah...
A
Munculnya potensi disintegrasi bangsa dan melemahnya persatuan serta kesatuan nasional.
B
Peningkatan konflik horizontal antar suku dan agama di Provinsi Seruni.
C
Terhambatnya laju investasi asing dan pertumbuhan ekonomi di daerah.
D
Penguatan identitas budaya lokal Seruni secara signifikan di kancah global.
E
Rendahnya kualitas sumber daya manusia akibat terpapar budaya asing.
NO. 518
Link Soal
Di era disrupsi informasi, media sosial telah menjadi medan pertempuran ideologi yang baru. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan propaganda yang bertujuan mendiskreditkan pemerintah, memecah belah bangsa, atau bahkan meragukan ideologi negara, menjadi ancaman serius bagi nasionalisme dan persatuan Indonesia. Ancaman ini bersifat non-fisik, namun dampaknya bisa sangat masif dan destruktif. Bagaimana konsep 'bela negara' perlu direinterpretasikan dan diinternalisasikan oleh warga negara, khususnya generasi digital, agar mampu membentengi diri dari ancaman disintegrasi yang bersifat non-fisik di dunia maya?
A
Melalui literasi digital yang kuat untuk memverifikasi informasi, berpikir kritis terhadap konten, dan aktif menyebarkan narasi positif yang memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.
B
Dengan membentuk satuan tugas siber yang kuat dari unsur pemerintah dan masyarakat untuk memblokir dan menindak akun-akun penyebar hoaks secara tegas.
C
Mengurangi penggunaan media sosial dan beralih ke sumber informasi tradisional yang lebih terverifikasi untuk menghindari paparan berita palsu.
D
Mewajibkan kursus pendidikan kewarganegaraan secara daring yang menekankan bahaya hoaks dan pentingnya loyalitas terhadap negara di dunia maya.
E
Mendorong setiap individu untuk melaporkan setiap konten yang dianggap provokatif atau berpotensi merusak persatuan kepada pihak berwenang.
NO. 519
Link Soal
Manfaat paling strategis dari kegiatan pelayaran dan perdagangan antar-pulau di Indonesia bagi keutuhan negara adalah...
A
Mempercepat proses integrasi nasional
B
Menghilangkan kebudayaan lokal daerah
C
Sekadar saling mengenal antar suku
D
Hanya menimbulkan rasa persaudaraan sesaat
E
Meningkatkan angka perkawinan antar daerah
NO. 520
Link Soal
Dalam sebuah provinsi di Indonesia, muncul wacana peraturan daerah (Perda) yang, meski bertujuan memperkuat identitas lokal, mengadopsi norma-norma yang sangat spesifik dan eksklusif bagi kelompok mayoritas tertentu. Pendekatan ini berpotensi mengekang praktik kebudayaan atau keyakinan minoritas yang telah lama hidup berdampingan di daerah tersebut. Meskipun para pemrakarsa Perda berargumen bahwa ini adalah bentuk otonomi daerah dan manifestasi 'cinta tanah air' di level lokal, banyak pihak khawatir akan implikasi jangka panjangnya terhadap persatuan nasional dan identitas kebangsaan yang lebih luas. Menilai kasus ini, apa prinsip fundamental nasionalisme Indonesia yang paling terancam oleh wacana Perda tersebut, dan mengapa hal itu krusial bagi keberlanjutan Negara Kesatuan Republik Indonesia?
A
Prinsip Persatuan Indonesia, karena tindakan eksklusif lokal dapat memecah belah bangsa dan mengikis semangat Bhinneka Tunggal Ika, yang pada akhirnya melemahkan sendi-sendi NKRI.
B
Prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa, sebab Perda tersebut berpotensi memaksakan keyakinan mayoritas dan melanggar hak asasi beragama bagi kelompok minoritas, mengancam kerukunan antarumat beragama.
C
Prinsip Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, karena Perda semacam itu dapat menimbulkan diskriminasi terhadap kelompok minoritas, mengurangi martabat kemanusiaan mereka dan melanggar keadilan sosial.
D
Prinsip Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, karena Perda tersebut mungkin tidak melewati proses musyawarah yang inklusif dan aspiratif bagi seluruh elemen masyarakat.
E
Prinsip Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, karena Perda tersebut dapat menciptakan ketimpangan sosial dan hukum bagi warga negara berdasarkan identitas kelompok, menghambat tercapainya kesejahteraan bersama.