Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 53. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 521
Link Soal
Kabinet Ali Sastroamidjojo II memiliki beberapa program kerja utama. Dari daftar berikut, manakah yang BUKAN merupakan program kerja kabinet tersebut?
A
Pembatalan hasil Konferensi Meja Bundar (KMB)
B
Penyelesaian masalah Irian Barat
C
Pembentukan Provinsi Irian Barat
D
Pembentukan Dewan Nasional
E
Pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif
NO. 522
Link Soal
Indonesia, sebagai negara majemuk, menghadapi tantangan signifikan dalam memupuk nasionalisme yang inklusif di era digital. Informasi dan ideologi transnasional mudah menyebar, berpotensi mengikis rasa kebangsaan atau memicu polarisasi. Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), pendekatan manakah yang paling tepat untuk menguatkan nasionalisme yang berlandaskan Pancasila, tanpa jatuh ke dalam chauvinisme sempit atau melarut dalam homogenisasi global?
A
Mengkampanyekan narasi keunggulan budaya dan sejarah Indonesia secara masif dan membatasi akses informasi asing yang dinilai tidak sejalan, guna membangkitkan kebanggaan mutlak pada identitas nasional.
B
Mendorong dialog antarbudaya dan antarumat beragama di tingkat lokal maupun nasional, memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila sebagai perekat keberagaman, serta memfasilitasi adaptasi inovasi global yang selaras dengan kearifan lokal.
C
Memprioritaskan pembangunan ekonomi dan teknologi untuk menjadikan Indonesia sejajar dengan negara maju, dengan asumsi bahwa kesejahteraan materi akan secara otomatis memperkuat rasa nasionalisme masyarakat.
D
Membiarkan arus informasi global berkembang bebas dengan keyakinan bahwa masyarakat akan secara selektif memilih yang terbaik dan nasionalisme akan terbentuk secara organik tanpa intervensi aktif.
E
Fokus pada penanaman disiplin dan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah sebagai bentuk utama nasionalisme, serta mengurangi ekspresi keberagaman yang dianggap berpotensi menimbulkan perpecahan.
NO. 523
Link Soal
Di tengah arus globalisasi dan liberalisasi ekonomi, Indonesia menghadapi dilema signifikan. Di satu sisi, ada desakan untuk membuka pasar dan menarik investasi asing guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan teknologi. Di sisi lain, muncul kekhawatiran bahwa keterbukaan berlebihan dapat mengikis kedaulatan ekonomi, mematikan industri lokal, dan pada akhirnya mereduksi semangat kemandirian bangsa. Fenomena ini memunculkan perdebatan antara 'nasionalisme ekonomi' yang cenderung proteksionis dan kebutuhan adaptasi terhadap sistem ekonomi global. Bagaimana dilema ini, jika tidak dikelola dengan bijak, dapat mereduksi esensi nasionalisme Indonesia yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa?
A
Melemahnya kapasitas negara untuk melindungi kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyatnya, sehingga memudarkan rasa bangga dan kepemilikan terhadap bangsa sendiri di mata warganya.
B
Menyebabkan ketergantungan ekonomi yang ekstrem pada pihak asing, yang pada gilirannya menghilangkan kemampuan bangsa untuk menentukan arah kebijakan ekonominya secara mandiri.
C
Memicu konflik kepentingan antara elit politik dan pengusaha nasional yang pro-globalisasi dengan kelompok masyarakat yang menginginkan proteksi penuh terhadap pasar domestik.
D
Menghambat inovasi dan daya saing produk domestik karena kurangnya kompetisi, yang akhirnya membuat bangsa tertinggal dalam persaingan global dan kehilangan pijakan di kancah internasional.
E
Menciptakan kesenjangan sosial yang parah akibat persaingan bebas, di mana hanya kelompok tertentu yang diuntungkan, sehingga mengikis rasa keadilan sosial yang merupakan pilar nasionalisme.
NO. 524
Link Soal
Kebijakan pemerintah yang mendukung industri dalam negeri merupakan wujud nyata dari upaya…
A
Globalisasi.
B
Liberalisasi Ekonomi.
C
Nasionalisme Ekonomi.
D
Kapitalisme.
E
Proteksionisme.
NO. 525
Link Soal
Kepemimpinan BPUPKI bersifat kolektif dengan adanya perwakilan dari pihak Jepang sebagai wakil ketua. Siapakah orang Jepang yang menjabat posisi tersebut?
A
Kabashima Sakae
B
Ichibangase Yosio
C
Toyohiko Masuda
D
Hirohito
E
Oba Sakae
NO. 526
Link Soal
Teks proklamasi disusun oleh tiga tokoh utama di kediaman Laksamana Maeda. Siapakah ketiga tokoh penyusun tersebut?
A
Sukarno, Hatta, dan Sayuti Melik
B
Sukarno, Hatta, dan Ahmad Soebardjo
C
Sukarno, Hatta, dan Sukarni
D
Sukarno, Hatta, dan Moh. Yamin
E
Sukarno, Hatta, dan B.M. Diah
NO. 527
Link Soal
Sejarah reformasi 1998 mencatat berbagai peristiwa kelam, salah satunya bentrokan antara mahasiswa dan aparat keamanan yang mengakibatkan korban jiwa. Peristiwa pelanggaran HAM berat yang terjadi di area Jembatan Semanggi dikenal dengan sebutan...
A
Tragedi Trisakti
B
Tragedi Semanggi I
C
Peristiwa Malari
D
Peristiwa Tanjung Priok
E
Tragedi Gejayan
NO. 528
Link Soal
Indonesia dikenal dengan keberagaman suku bangsa, budaya, dan adat istiadat. Keberagaman ini secara positif berdampak pada...
A
Peningkatan konflik antardaerah karena perbedaan pandangan.
B
Meningkatnya rasa bangga yang berlebihan terhadap suku sendiri (primordialisme).
C
Kesulitan dalam mencapai kata sepakat karena banyaknya ego golongan.
D
Munculnya hambatan dalam proses asimilasi budaya nasional.
E
Kekayaan sifat dan makna yang memperkuat persatuan bangsa serta negara.
NO. 529
Link Soal
Salah satu wujud nasionalisme dalam kehidupan ekonomi adalah adanya gerakan untuk mencintai produk dalam negeri. Gerakan ini bertujuan untuk ...
A
meningkatkan ketergantungan pada produk asing
B
mengurangi ekspor produk-produk dalam negeri
C
memperkuat perekonomian nasional dan menciptakan lapangan kerja lokal
D
mendukung perusahaan asing dalam memasarkan produk mereka di Indonesia
E
memperbesar utang negara dengan mengimpor barang
NO. 530
Link Soal
Manakah di antara pilihan berikut yang paling tepat mencerminkan contoh perilaku nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari sebagai warga negara Indonesia?
A
Mengikuti upacara bendera dengan penuh khidmat dan rasa hormat.
B
Senang mengonsumsi produk-produk impor demi gengsi.
C
Bersikap acuh tak acuh terhadap isu-isu politik nasional.
D
Secara membabi buta membenci segala bentuk produk asing.
E
Mengkritik kebijakan pemerintah tanpa dasar dan solusi.