Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 54. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 531
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok sempat menegang karena perbedaan pendapat golongan muda dan tua. Siapakah tokoh yang berhasil menengahi dan menjemput Soekarno-Hatta kembali ke Jakarta dengan jaminan proklamasi akan segera dilaksanakan?
A
Sutan Syahrir
B
Wikana
C
Achmad Soebardjo
D
Sayuti Melik
E
Chairul Saleh
NO. 532
Link Soal
Prinsip nasionalisme yang secara tegas termaktub dalam falsafah Pancasila dan menjadi ciri khas Indonesia adalah ....
A
Mengutamakan kepentingan kelompok atau golongan di atas kepentingan nasional.
B
Menjaga kebhinekaan dalam bingkai persatuan dan kesatuan bangsa.
C
Mengembangkan sikap egoisme rasial dan primordial yang kuat.
D
Menolak segala bentuk interaksi dan kerja sama dengan negara lain.
E
Mengarahkan pada pembentukan negara kesatuan yang totaliter.
NO. 533
Link Soal
Panitia Sembilan dibentuk untuk merumuskan dasar negara Indonesia. Manakah di antara kombinasi tokoh berikut yang semuanya merupakan anggota dari Panitia Sembilan?
A
Ir. Soekarno, Moh. Hatta, dan Ahmad Soebarjo
B
Mr. Soepomo, Dr. Radjiman Wideodiningrat, dan Sukarni
C
Ki Hajar Dewantara, Ernest Douwes Dekker, dan Tjipto Mangoenkoesoemo
D
Sutan Sjahrir, Amir Sjarifuddin, dan Tan Malaka
E
Fatmawati, Sayuti Melik, dan Laksamana Maeda
NO. 534
Link Soal
Ketika posisi Jepang mulai terdesak oleh Sekutu dalam Perang Dunia II, Perdana Menteri Koiso memberikan janji kemerdekaan kepada Indonesia pada 7 September 1944. Apa motif politik di balik janji tersebut?
A
Jepang ingin memberikan hadiah tulus kepada rakyat Indonesia
B
Agar rakyat Indonesia bersedia membantu Jepang menghadapi tentara Sekutu
C
Karena Jepang sudah menyerah tanpa syarat kepada Sekutu
D
Desakan dari pemimpin nasionalis Indonesia yang memberontak
E
Perintah langsung dari Kaisar Hirohito untuk memerdekakan semua jajahan
NO. 535
Link Soal
Sebelum kembali ke UUD 1945 melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959, Indonesia pernah menerapkan sistem Demokrasi Liberal dengan menggunakan konstitusi...
A
UUD 1945 (Naskah Asli)
B
Konstitusi RIS
C
UUDS 1950
D
UUD Amandemen
E
Piagam Jakarta
NO. 536
Link Soal
Gedung Pancasila yang bersejarah dulunya dikenal sebagai Gedung Chuo Sangi In pada masa Jepang. Namun, pada masa kolonial Belanda, gedung ini difungsikan sebagai...
A
Gedung Permusyawaratan
B
Gedung Volksraad (Dewan Perwakilan Rakyat)
C
Kantor Berita
D
Gedung Perintis Kemerdekaan
E
Pusat Pemuda Rakyat
NO. 537
Link Soal
Tokoh bangsa yang mengemban jabatan ganda sebagai Wakil Ketua BPUPKI sekaligus memimpin kantor tata usaha atau sekretariat badan tersebut adalah...
A
Raden Pandji Soeroso
B
Dr. Radjiman Wedyodiningrat
C
Mr. Abdoel Gafar Pringgodigdo
D
Moh. Hatta
E
Moh. Yamin
NO. 538
Link Soal
Perjuangan pembebasan Irian Barat melibatkan diplomasi internasional melalui PBB. Pada tanggal berapakah PBB secara resmi menyerahkan otoritas administrasi Irian Barat kepada pemerintah Indonesia?
A
1 Mei 1963
B
17 Agustus 1962
C
30 September 1962
D
19 Desember 1961
E
1 Oktober 1962
NO. 539
Link Soal
Tokoh "Tiga Serangkai" pendiri Indische Partij terdiri dari E.F.E. Douwes Dekker, Suwardi Suryaningrat, dan...
A
H.O.S. Tjokroaminoto
B
Dr. Sutomo
C
Dr. Tjipto Mangunkusumo
D
Ki Hajar Dewantara
E
Haji Samanhudi
NO. 540
Link Soal
Pemerintah daerah 'X' mengeluarkan kebijakan yang secara eksklusif memprioritaskan tenaga kerja lokal untuk semua posisi strategis di sektor industri baru, dengan alasan 'melindungi kepentingan putra daerah'. Kebijakan ini menimbulkan potensi protes dari warga negara Indonesia di luar daerah 'X' yang merasa haknya untuk bekerja di mana saja di wilayah NKRI terbatasi, serta berpotensi menghambat investasi dan pemerataan ekonomi nasional.
Apabila ditinjau dari perspektif nasionalisme Pancasila, tindakan pemerintah daerah 'X' tersebut paling utama bertentangan dengan prinsip apa dan mengapa?
A
Sila kedua Pancasila, karena kebijakan tersebut berpotensi melanggar hak asasi manusia warga negara Indonesia yang bukan 'putra daerah'.
B
Sila ketiga Pancasila, karena mengedepankan primordialisme lokal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa serta mengabaikan identitas keindonesiaan.
C
Sila keempat Pancasila, karena keputusan tersebut tidak mencerminkan musyawarah mufakat yang melibatkan seluruh komponen masyarakat di tingkat nasional.
D
Sila kelima Pancasila, karena menciptakan ketidakadilan ekonomi dan kesempatan kerja yang tidak merata bagi seluruh rakyat Indonesia.
E
Pembukaan UUD 1945 alinea ketiga, karena tidak mendukung perwujudan kemerdekaan yang berdaulat dalam bingkai negara kesatuan.