Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 54. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 531
Link Soal
Menjelang akhir masa pendudukan Jepang tahun 1945, pasukan sekutu yang terdiri dari tentara Australia dan Amerika Serikat berhasil menguasai Morotai dan Irian Barat di bawah komando siapa?
A
Hubertus J. Van Mook
B
Van Den Bosch
C
Douglas MacArthur
D
James Brooke
E
Thomas Stamford Raffles
NO. 532
Link Soal
Di Kabupaten Harapan Jaya, seorang pejabat senior berinisial DR, yang menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), diketahui secara konsisten mengeluarkan kebijakan yang memberikan kelonggaran dan insentif luar biasa hanya kepada investor asing. Kebijakan ini, yang ia klaim sebagai "langkah progresif menuju globalisasi," secara tidak langsung mempersulit perizinan dan akses pasar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, bahkan cenderung memarjinalkan produk-produk asli daerah. Dalam beberapa kesempatan publik, DR juga terlihat secara terang-terangan mengunggulkan produk-produk impor dan gaya hidup luar negeri, sembari meremehkan potensi budaya dan ekonomi lokal. Akibatnya, banyak pelaku UMKM lokal merasa terpinggirkan, dan identitas ekonomi daerah terancam pudar karena dominasi produk asing. Berdasarkan studi kasus di atas, pelanggaran prinsip nasionalisme yang paling relevan dilakukan oleh pejabat DR adalah...
A
Pengabaian terhadap prinsip nasionalisme ekonomi dan pengikisan kebanggaan terhadap produk serta identitas dalam negeri.
B
Kesalahan dalam strategi promosi daerah yang tidak efektif dalam menarik minat wisatawan domestik.
C
Penyalahgunaan wewenang dan potensi tindakan korupsi karena keberpihakan pada pihak tertentu.
D
Upaya inovatif untuk menarik investasi global yang terkendala oleh kurangnya pemahaman masyarakat lokal.
E
Pelanggaran terhadap etika birokrasi yang mewajibkan pejabat untuk bersikap netral dalam setiap kebijakan.
NO. 533
Link Soal
Hoaks dan disinformasi adalah ancaman nirmiliter yang memecah belah bangsa. Langkah preventif apa yang paling fundamental untuk membangun ketahanan informasi masyarakat?
A
Pemutusan total jaringan internet nasional
B
Kampanye Literasi Digital untuk melatih nalar kritis masyarakat
C
Sikap pembiaran atas nama kebebasan berpendapat
D
Monopoli kebenaran informasi hanya melalui satu saluran pemerintah
E
Meminta pihak asing mengatur lalu lintas internet Indonesia
NO. 534
Link Soal
Hasil kerja Panitia Kecil dalam rangkaian sidang BPUPKI menghasilkan dokumen rumusan dasar negara yang kemudian dikenal dengan sebutan 'Piagam Jakarta'. Siapakah tokoh yang memberikan usulan nama dokumen tersebut?
A
Ir. Soekarno
B
Drs. Mohammad Hatta
C
KH. Wahid Hasyim
D
Mr. Ahmad Subardjo
E
Mr. Muhammad Yamin
NO. 535
Link Soal
Agar bangsa Indonesia dapat mencapai tingkat kemandirian yang merata dan komprehensif, maka faktor utama yang harus dimiliki oleh setiap elemen bangsa adalah...
A
Adanya keberagaman budaya
B
Toleransi yang kuat antar umat beragama
C
Semangat kekeluargaan di segala lini masyarakat
D
Etos kerja keras pada setiap individu Indonesia
E
Budaya gotong royong yang tinggi
NO. 536
Link Soal
Generasi Z saat ini lebih akrab dengan budaya pop global (seperti K-Pop atau Hollywood) dibandingkan budaya lokal. Sebagai pendidik yang berjiwa nasionalis, pendekatan pedagogis apa yang paling efektif untuk menanamkan cinta budaya lokal tanpa terkesan anti-perubahan?
A
Memblokir akses internet dan media sosial di lingkungan sekolah secara total.
B
Mengintegrasikan konten kearifan lokal ke dalam materi pembelajaran dengan metode kekinian dan relevan bagi siswa.
C
Mewajibkan siswa menggunakan pakaian adat lengkap setiap hari selama kegiatan belajar.
D
Menghapus mata pelajaran bahasa asing dan menggantinya dengan bahasa daerah sepenuhnya.
E
Melarang siswa mendengarkan musik atau menonton film luar negeri.
NO. 537
Link Soal
Sebagai negara yang besar dan memiliki banyak pulau, Indonesia memiliki tantangan dalam menyebarkan informasi yang merata ke seluruh wilayah. Hal ini penting agar seluruh masyarakat mendapatkan pemahaman yang sama tentang isu-isu nasional. Apa langkah yang paling efektif yang bisa dilakukan pemerintah untuk memastikan bahwa informasi mengenai nasionalisme dan isu-isu kebangsaan bisa menjangkau seluruh masyarakat, termasuk di daerah terpencil?
A
Membangun pusat informasi di kota-kota besar saja
B
Menggunakan teknologi digital seperti radio, televisi, dan internet untuk menjangkau daerah-daerah terpencil
C
Mengirimkan surat kepada setiap rumah tangga mengenai isu-isu kebangsaan
D
Mengadakan seminar kebangsaan hanya di kota besar
E
Menyebarkan informasi hanya melalui media cetak
NO. 538
Link Soal
Istilah dalam bahasa Jepang untuk menyebut Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia adalah...
A
Panitia Sembilan
B
Dokuritsu Junbi Cosakai
C
Dokuritsu Junbi Inkai
D
KNIP
E
Piagam Jakarta
NO. 539
Link Soal
Proses penyebaran Islam di Indonesia dilakukan melalui berbagai saluran. Berikut yang BUKAN merupakan saluran islamisasi di Indonesia adalah...
A
Pendidikan melalui pondok pesantren
B
Perkawinan antara pedagang Islam dengan penduduk lokal
C
Kesenian seperti pertunjukan wayang
D
Pemberitaan secara masif melalui media massa modern
E
Dakwah melalui tasawuf
NO. 540
Link Soal
Di tengah arus globalisasi dan tantangan disinformasi, sentimen kedaerahan atau identitas sub-nasional seringkali mengemuka dan berpotensi mengikis kohesi bangsa. Dalam konteks Indonesia, penerapan nilai-nilai nasionalisme Pancasila yang paling efektif untuk menjaga keutuhan dan keberlanjutan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah dengan cara...
A
Menguatkan doktrin persatuan dan kesatuan melalui penyeragaman budaya serta penekanan pada sejarah perjuangan bangsa.
B
Menekankan superioritas budaya nasional di atas budaya asing, serta membatasi interaksi dengan pihak luar yang dianggap dapat melemahkan identitas bangsa.
C
Mendorong setiap warga negara untuk lebih berfokus pada pembangunan daerah masing-masing, dengan keyakinan bahwa kemajuan daerah akan otomatis memperkuat nasionalisme.
D
Membangun dan memelihara kesadaran kolektif akan Bhinneka Tunggal Ika, memupuk toleransi, serta secara proaktif mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam bingkai kebangsaan Pancasila.
E
Mengandalkan peran aktif aparat keamanan dan intelijen dalam menindak setiap gerakan yang berpotensi memecah belah bangsa tanpa toleransi.