Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 54. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 531
Link Soal
Siapakah tokoh yang menyempurnakan desain lambang Garuda Pancasila pada tanggal 20 Maret 1950 dengan menambahkan skala ukuran dan tata warna?
A
Ida Ayu Soemantri
B
Iwa Koesoemasumantri
C
Sultan Hamid II
D
Moh. Yamin
E
Ahmad Soebardjo
NO. 532
Link Soal
Revolusi Perancis memberikan sumbangan besar bagi pemikiran kebangsaan dan hak asasi manusia di dunia. Semboyan Revolusi Perancis yang menjadi dasar nilai-nilai demokrasi modern adalah...
A
Vini, Vidi, Vici
B
Gold, Glory, Gospel
C
Liberty, Equality, Fraternity
D
Momento Mori
E
Devide et Impera
NO. 533
Link Soal
Struktur kepengurusan BPUPKI terdiri dari anggota aktif dan anggota istimewa. Berapa total jumlah anggota yang tergabung dalam badan tersebut?
A
48 orang
B
67 orang
C
74 orang
D
97 orang
E
37 orang
NO. 534
Link Soal
Di sebuah negeri fiktif bernama 'Nusantara Jaya', hiduplah seorang tokoh bernama Bapak Dirgantara. Beliau dikenal sebagai sosok yang selalu mengedepankan musyawarah mufakat di antara berbagai suku dan adat istiadat yang berbeda di wilayahnya, yaitu Lembah Swadaya dan Dataran Perkasa. Bapak Dirgantara tak pernah lelah berkeliling, menyatukan visi dan misi, serta membangun jembatan persahabatan antar-komunitas demi terciptanya sebuah identitas tunggal yang kuat, yaitu 'Warga Nusantara Jaya', tanpa menghilangkan kearifan lokal masing-masing. Beliau menolak segala bentuk sektarianisme dan provokasi yang dapat memecah belah persatuan. Tindakan dan semangat Bapak Dirgantara ini paling tepat mencerminkan nilai nasionalisme dalam aspek...
A
Cinta tanah air yang mendalam terhadap wilayahnya.
B
Semangat rela berkorban demi mempertahankan kedaulatan negara.
C
Pembinaan persatuan dan kesatuan bangsa di atas keberagaman.
D
Pengembangan rasa bangga sebagai bagian dari komunitas lokal.
E
Perjuangan untuk meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat.
NO. 535
Link Soal
Fenomena korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta praktik birokrasi yang lambat dan berbelit-belit masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Praktik-praktik ini secara langsung merugikan negara dan rakyat, menghambat pembangunan, serta mengikis kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah. Jika nasionalisme diartikan sebagai pengabdian tulus demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat, maka KKN adalah bentuk anti-nasionalisme yang paling merusak. Bagaimana perilaku KKN ini, secara fundamental, merusak fondasi nasionalisme yang seharusnya berlandaskan pada pengabdian dan integritas, serta apa implikasinya terhadap legitimasi negara di mata warganya?
A
Menciptakan jurang kepercayaan yang dalam antara rakyat dan pemerintah, karena perilaku koruptif menunjukkan pengkhianatan terhadap amanah dan kepentingan publik, sehingga melemahkan legitimasi negara.
B
Menyebabkan kerugian finansial negara yang besar, menghambat alokasi dana untuk program-program pembangunan penting yang seharusnya meningkatkan kualitas hidup rakyat.
C
Mendorong budaya permisif di masyarakat di mana individu lebih mementingkan keuntungan pribadi daripada kepentingan bersama, mengikis etos kerja dan gotong royong.
D
Mempersulit masuknya investasi asing karena iklim usaha yang tidak kondusif dan sarat pungli, sehingga menghambat pertumbuhan ekonomi nasional.
E
Merusak reputasi Indonesia di mata dunia internasional, yang dapat berdampak pada citra negara dan posisi tawar dalam hubungan diplomatik dan perdagangan.
NO. 536
Link Soal
Dalam pembentukan organisasi ASEAN, negara Singapura diwakili oleh salah satu tokoh diplomatnya dalam Deklarasi Bangkok. Tokoh yang dimaksud adalah...
A
Thanat Khoman
B
Narciso Ramos
C
S. Rajaratnam
D
Tun Abdul Razak
E
Lee Kuan Yew
NO. 537
Link Soal
Perang Dunia I merupakan peristiwa besar yang mengubah peta politik dunia. Kapankah secara resmi konflik global ini berakhir?
A
1914
B
1916
C
1918
D
1921
E
1924
NO. 538
Link Soal
Sebuah negara memutuskan untuk menjalin hubungan internasional dengan negara lain. Manakah di bawah ini yang merupakan faktor INTERNAL (berasal dari dalam negeri) yang mendorong terjadinya hubungan tersebut?
A
Ketergantungan ekonomi global
B
Hukum alam bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri
C
Keinginan menciptakan perdamaian dunia
D
Kekhawatiran akan ancaman kelangsungan hidup bangsa (kudeta/intervensi)
E
Adanya kesamaan budaya dan ideologi
NO. 539
Link Soal
Menurut catatan dalam buku Jaringan Ulama Indonesia, Kerajaan Sriwijaya telah menjalin komunikasi dengan dunia Islam sejak abad ke-7 Masehi. Salah satu bentuk komunikasinya adalah pengiriman surat kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang bertujuan untuk...
A
Membangun pakta pertahanan militer bersama
B
Meminta pengiriman dai atau mubaligh ke wilayah Sriwijaya
C
Melakukan pertukaran komoditas rempah dengan minyak wangi
D
Menyelesaikan sengketa batas wilayah perairan
E
Membentuk aliansi perdagangan eksklusif
NO. 540
Link Soal
Era globalisasi dan keterbukaan informasi telah membawa berbagai dampak, termasuk masuknya ideologi transnasional, penyebaran hoaks yang memecah belah, serta arus budaya asing yang masif. Dalam konteks ini, nasionalisme Indonesia diuji relevansi dan ketahanannya. Sikap nasionalisme yang paling tepat untuk diimplementasikan oleh warga negara Indonesia guna menjaga persatuan, integritas, dan identitas bangsa di tengah dinamika global tersebut adalah...
A
Membatasi diri dari segala bentuk interaksi global dan menolak masuknya informasi atau budaya asing secara total untuk mempertahankan kemurnian identitas nasional.
B
Mengembangkan nasionalisme yang adaptif dan inklusif, dengan kritis menyaring informasi serta menginternalisasi nilai-nilai universal yang selaras dengan Pancasila, sambil memperkuat jati diri bangsa.
C
Menitikberatkan pada penguatan sentimen kedaerahan dan identitas primordial sebagai benteng utama pertahanan terhadap pengaruh globalisasi.
D
Mengutamakan kepentingan ekonomi global dan keterbukaan pasar di atas segalanya, dengan keyakinan bahwa kesejahteraan akan secara otomatis memperkuat nasionalisme.
E
Bersikap acuh tak acuh terhadap isu-isu global dan hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, karena nasionalisme akan terbangun dengan sendirinya melalui kemajuan material.