Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 56. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 551
Link Soal
Manakah di antara nama-nama berikut yang BUKAN merupakan tokoh pelopor atau pendiri ASEAN?
A
Thanat Khoman
B
Narciso Ramos
C
Tun Abdul Razak
D
Kwik Kian Gie
E
S. Rajaratnam
NO. 552
Link Soal
Sebelum terbentuknya Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat melalui pemilihan umum, tugas kepresidenan dibantu oleh sebuah komite. Siapakah yang ditunjuk sebagai ketua Komite Nasional Indonesia (KNI) Pusat tersebut?
A
Mr. Kasman Singodimedjo
B
H.O.S Tjokroaminoto
C
Adam Malik
D
Mr. Ahmad Subardjo
E
H. Agus Salim
NO. 553
Link Soal
Penyimpangan konstitusional pertama yang terjadi pasca kemerdekaan terhadap UUD 1945 adalah perubahan sistem pemerintahan presidensial menjadi parlementer. Hal ini ditandai dengan keluarnya...
A
Dekrit Presiden 5 Juli 1959
B
Maklumat Pemerintah 14 November 1945
C
Maklumat Wakil Presiden No. X
D
Perjanjian Linggarjati
E
Konferensi Meja Bundar
NO. 554
Link Soal
Di tengah arus globalisasi yang masif dan tantangan geopolitik yang kompleks di abad ke-21, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk tidak hanya memahami, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai nasionalisme secara kontekstual. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan implementasi nasionalisme yang adaptif dan konstruktif untuk menjaga ketahanan serta kemajuan bangsa Indonesia?
A
Mengutamakan penggunaan produk dalam negeri dan membatasi impor secara ketat untuk melindungi industri nasional dari persaingan global, demi kedaulatan ekonomi.
B
Secara aktif menyaring dan mengintegrasikan inovasi serta pengetahuan global yang relevan, sambil terus memperkuat ideologi Pancasila sebagai landasan utama dalam setiap kebijakan pembangunan dan interaksi internasional.
C
Mempromosikan budaya lokal dan tradisi secara eksklusif, serta mengedepankan identitas etnis sebagai pondasi utama persatuan bangsa, guna menangkal homogenisasi budaya global.
D
Memfokuskan pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia dengan mengadopsi sepenuhnya model pembangunan negara maju, agar Indonesia dapat bersaing di tingkat global secepat mungkin.
E
Menekankan narasi sejarah perjuangan kemerdekaan dan kebesaran masa lalu secara terus-menerus, untuk menumbuhkan kebanggaan nasional dan semangat bela negara di kalangan generasi muda.
NO. 555
Link Soal
Rumah adat 'Tongkonan' yang memiliki atap melengkung menyerupai perahu merupakan identitas budaya dari provinsi...
A
Sulawesi Selatan
B
Sulawesi Utara
C
Sulawesi Tengah
D
Sulawesi Tenggara
E
Maluku
NO. 556
Link Soal
Saat terjadi bencana alam, terlihat gejala apatisme di sebagian masyarakat. Bagaimana cara seorang pemimpin daerah merevitalisasi semangat gotong royong yang mulai pudar?
A
Melakukan sosialisasi masif tentang nilai solidaritas sosial dan kemanusiaan
B
Memberikan penghargaan materiil hanya pada donatur besar
C
Sepenuhnya mengandalkan bantuan asing agar praktis
D
Membiarkan relawan bekerja tanpa koordinasi
E
Mewajibkan iuran bencana dengan nominal tinggi secara paksa
NO. 557
Link Soal
Di tengah arus globalisasi dan disrupsi informasi, muncul tantangan baru terhadap pemahaman dan implementasi nasionalisme di kalangan generasi muda Indonesia. Berbagai ideologi transnasional dan budaya asing mudah diakses, berpotensi mengikis rasa kebanggaan dan persatuan nasional yang berlandaskan Pancasila. Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berintegritas dan visioner, inisiatif strategis manakah yang paling efektif untuk memperkuat nasionalisme Pancasila di kalangan generasi Z dan milenial dalam konteks kekinian?
A
Mengembangkan platform digital interaktif yang memungkinkan generasi muda untuk berkreasi, berbagi, dan berdiskusi mengenai nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal dalam bentuk konten multimedia yang relevan.
B
Memperketat pengawasan dan sensor terhadap konten digital asing yang dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif.
C
Menggalakkan kembali program penataran P4 secara masif di seluruh jenjang pendidikan, serta mewajibkan upacara bendera dengan intensitas lebih tinggi.
D
Mendorong penggunaan produk dalam negeri secara agresif melalui kampanye iklan besar-besaran, dengan fokus utama pada aspek ekonomi tanpa melibatkan edukasi filosofis.
E
Menyelenggarakan kegiatan studi banding ke negara-negara yang berhasil menjaga nasionalismenya di era modern, kemudian mengadaptasi program mereka secara langsung tanpa penyesuaian konteks lokal.
NO. 558
Link Soal
BPUPKI mengawali rangkaian sidangnya dengan agenda utama membahas dasar negara. Secara resmi, sidang pertama tersebut berlangsung pada rentang waktu...
A
28 Mei sampai 1 Juni 1945
B
29 Mei sampai 1 Juni 1945
C
1 Juni sampai 31 Juli 1945
D
29 Mei sampai 31 Mei 1945
E
28 Mei sampai 31 Juni 1945
NO. 559
Link Soal
Kebangkitan nasional Indonesia didorong oleh faktor internal dan eksternal. Salah satu faktor internal (dari dalam negeri) yang paling berpengaruh dalam menumbuhkan rasa kebangsaan adalah...
A
Kemenangan Jepang atas Rusia tahun 1905
B
Masuknya paham liberalisme dan humanisme
C
Munculnya golongan terpelajar atau cendekiawan
D
Perkembangan gerakan nasional di Asia-Afrika
E
Kenangan kejayaan masa lampau
NO. 560
Link Soal
Penerapan kebijakan otonomi daerah (desentralisasi) bertujuan memberikan kemandirian kepada daerah. Namun, fenomena ini kerap memunculkan "Raja-raja kecil" atau peraturan daerah yang bertentangan dengan kebijakan nasional, yang berpotensi mengganggu integrasi bangsa. Langkah strategis apa yang harus diambil pemerintah pusat untuk menyelaraskan otonomi tanpa mematikan kreativitas daerah?
A
Menarik kembali seluruh kewenangan daerah ke pusat (Resentralisasi) demi stabilitas keamanan.
B
Menerbitkan regulasi payung dan pedoman umum (Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria) agar kebijakan daerah tetap segaris dengan visi nasional.
C
Memberikan kebebasan mutlak kepada daerah untuk membuat aturan apapun tanpa campur tangan pusat.
D
Menghapus sistem pemerintahan daerah dan menggantinya dengan sistem penunjukan langsung dari pusat.
E
Menyerahkan urusan vital seperti pertahanan dan kebijakan moneter sepenuhnya kepada daerah agar mandiri.