Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 58. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 571
Link Soal
Dalam proses perumusan naskah proklamasi, terdapat tiga tokoh utama yang berperan langsung dalam menyusun kalimat-kalimatnya. Siapakah ketiga tokoh tersebut?
A
Soekarno, Moh. Hatta, dan Sutan Sjahrir
B
Soekarno, Moh. Hatta, dan Ahmad Soebardjo
C
Soekarno, Ahmad Soebardjo, dan Sukarni
D
Moh. Hatta, Ahmad Soebardjo, dan Sayuti Melik
E
Soekarno, Moh. Yamin, dan Moh. Hatta
NO. 572
Link Soal
Secara etimologi, nama 'Indonesia' berakar dari bahasa Latin yang memiliki arti harfiah sebagai...
A
Kepulauan Melayu
B
India dan pulau-pulau
C
Samudra dan India
D
India dan perairan
E
Melayu dan perairan
NO. 573
Link Soal
Siapakah tokoh cendekiawan (sarjana) Indonesia pertama yang mempopulerkan penggunaan istilah 'Indonesia' saat sedang menjalani masa pengasingan di Belanda?
A
Ki Hajar Dewantara
B
Drs. Moh Hatta
C
Mr. Ahmad Subarjo
D
Sukiman
E
Ali Sastroamijoyo
NO. 574
Link Soal
Di tengah derasnya arus informasi digital, penyebaran disinformasi dan hoaks yang menargetkan sentimen primordial semakin marak, berpotensi mengancam keutuhan dan persatuan bangsa. Sebagai seorang aparatur sipil negara (ASN) yang menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalisme, tindakan konkret apa yang paling tepat Anda lakukan untuk menjaga dan memperkuat integrasi nasional?
A
Membatasi akses terhadap media sosial dan berita daring serta hanya fokus pada informasi dari lembaga pemerintah.
B
Mengambil peran aktif dalam memverifikasi kebenaran informasi, melaporkan hoaks kepada pihak berwenang jika valid, serta secara proaktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya literasi digital dan persatuan bangsa.
C
Menggalang dukungan dari sesama ASN untuk membuat narasi tandingan yang masif di media sosial, terlepas dari sumber informasi, demi mendominasi opini publik.
D
Bersikap netral dan pasif terhadap penyebaran hoaks, dengan keyakinan bahwa kebenaran akan muncul dengan sendirinya tanpa intervensi.
E
Hanya berdiskusi dan bertukar informasi dengan kelompok yang memiliki pandangan kebangsaan serupa untuk menghindari perdebatan yang memecah belah.
NO. 575
Link Soal
Di masa perjuangan kemerdekaan negara fiktif 'Nusantara Makmur', nasionalisme diwujudkan melalui semangat membara untuk persatuan dan perlawanan kolektif terhadap penjajah. Rakyat dari berbagai suku dan agama bersatu padu, mengesampingkan perbedaan demi cita-cita kemerdekaan. Lagu kebangsaan dinyanyikan dengan penuh haru, bendera diarak sebagai simbol pemersatu mutlak, dan pengorbanan jiwa raga demi kedaulatan bangsa adalah hal yang lumrah.
Satu abad kemudian, Nusantara Makmur telah menjadi negara maju dengan tantangan yang berbeda. Arus globalisasi membawa invasi budaya dan ekonomi, teknologi informasi menghubungkan warga dengan dunia luar, dan isu-isu seperti korupsi, kesenjangan sosial, serta keberlanjutan lingkungan mendominasi diskusi publik. Semangat cinta tanah air tetap membara, namun manifestasinya jauh lebih kompleks dan beragam. Nasionalisme kini seringkali diartikan sebagai upaya memajukan bangsa melalui inovasi, menjaga integritas digital, atau bahkan melalui kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah demi perbaikan.
Berdasarkan narasi di atas, pergeseran esensi dan implementasi nasionalisme di Nusantara Makmur dari masa lalu ke masa kini paling tepat digambarkan sebagai perubahan dari:
A
Fokus utama pada pertahanan terhadap ancaman eksternal dan persatuan primordial menuju penguatan identitas melalui inovasi, kritik konstruktif, serta pembangunan internal yang berkelanjutan.
B
Kepatuhan buta terhadap pemimpin dan tradisi menuju individualisme ekstrem dan penolakan terhadap nilai-nilai luhur bangsa.
C
Ekspresi emosional yang murni dan spontan menuju pragmatisme ekonomis yang semata-mata berorientasi pada keuntungan pribadi.
D
Ideologi yang kaku dan tidak adaptif terhadap perubahan global menuju pembiaran terhadap pengaruh asing tanpa filter.
E
Semangat juang militan yang bersifat fisik menuju pasifisme absolut yang menolak segala bentuk bela negara.
NO. 576
Link Soal
Dalam sejarah perumusan konstitusi, Panitia Kecil memiliki tanggung jawab utama untuk...
A
Menyusun teks proklamasi kemerdekaan
B
Membantu tugas Panitia Sembilan dalam melobi pihak Jepang
C
Merancang draf undang-undang dasar dengan merujuk pada hasil sidang BPUPKI dan Panitia Hukum
D
Mengesahkan UUD 1945 dalam sidang pleno
E
Menunjuk Presiden dan Wakil Presiden sementara
NO. 577
Link Soal
Bagaimana sebaiknya pemerintah dan masyarakat mengelola sumber daya alam dengan bijak untuk menjaga keberlanjutan dan mencerminkan nasionalisme?
A
Mengeksploitasi sumber daya alam sebanyak mungkin untuk meningkatkan pendapatan negara
B
Membangun lebih banyak industri berat di kawasan hutan lindung
C
Menggalakkan program konservasi alam serta menanamkan kesadaran lingkungan di masyarakat
D
Membiarkan perusahaan asing mengambil alih pengelolaan sumber daya alam
E
Memusatkan semua pengelolaan sumber daya alam pada pemerintah pusat
NO. 578
Link Soal
Perumusan naskah proklamasi dilakukan di rumah seorang perwira tinggi Angkatan Laut Jepang yang bersimpati pada perjuangan Indonesia. Di manakah letak rumah tersebut?
A
Jalan Pegangsaan Timur No. 56
B
Jalan Imam Bonjol No. 1
C
Jalan Kebon Sirih No. 80
D
Jalan Medan Merdeka Barat
E
Jalan Thamrin No. 1
NO. 579
Link Soal
Setelah konflik berkepanjangan mengenai wilayah Papua Barat, PBB membentuk sebuah badan khusus untuk mengelola masa transisi dan penyerahan kekuasaan dari Belanda kepada Indonesia. Badan yang dimaksud adalah...
A
United Nations Commission for Indonesia (UNCI)
B
United Nations Temporary Executive Administration (UNTEA)
C
Komisi Tiga Negara (KTN)
D
Allied Forces Netherlands East Indies (AFNEI)
E
United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO)
NO. 580
Link Soal
Dahulu kala, di Desa Harmoni yang asri, semangat nasionalisme begitu kental terasa. Penduduknya, dipimpin oleh Bapak Suryo, bergotong royong tanpa pamrih membangun bendungan irigasi yang vital demi kemandirian pangan. Mereka menyumbangkan tenaga, waktu, bahkan sedikit harta benda mereka, meyakini bahwa setiap tetes keringat adalah demi masa depan bangsa yang lebih baik. Kepentingan pribadi dikesampingkan demi kepentingan bersama yang lebih besar, yakni ketahanan desa sebagai bagian integral dari negara.
Kini, di Kota Maju yang megah, generasi muda seperti Putri menghadapi dilema berbeda. Teknologi informasi yang serbacanggih membuka gerbang budaya global, menawarkan beragam pilihan produk dan gaya hidup dari seluruh dunia. Meskipun Putri bangga dengan warisan budaya Indonesia dan sering mempromosikannya melalui media sosial, ia juga tak jarang memilih produk impor yang dianggap lebih praktis atau berkualitas. Diskusi mengenai investasi asing besar-besaran untuk pembangunan infrastruktur seringkali memunculkan perdebatan antara menjaga kedaulatan ekonomi nasional dan memanfaatkan peluang pertumbuhan global.
Narasi di atas menggambarkan evolusi dan tantangan nasionalisme dari masa lalu ke masa kini. Perbedaan mendasar dalam implementasi semangat nasionalisme antara Desa Harmoni di masa lalu dan Kota Maju di masa kini paling tepat digambarkan sebagai:
A
Nasionalisme di Desa Harmoni ditandai dengan pengorbanan kolektif, kemandirian fisik, dan penyatuan tujuan di tengah keterbatasan, sedangkan di Kota Maju diuji oleh infiltrasi budaya global, pilihan konsumsi individual, dan perdebatan kedaulatan ekonomi dalam kerangka investasi asing.
B
Nasionalisme masa lalu hanya muncul saat ada ancaman fisik, sementara nasionalisme masa kini lebih bersifat seremonial dan kurang substansial.
C
Keduanya menunjukkan bentuk gotong royong yang sama, hanya saja media penyalurannya yang berbeda karena perkembangan teknologi.
D
Nasionalisme di masa lalu lebih otentik karena belum terpengaruh modernisasi, sedangkan masa kini cenderung pragmatis dan instan.
E
Semangat nasionalisme di Desa Harmoni bersifat statis dan kaku, sementara di Kota Maju lebih dinamis dan adaptif terhadap perubahan global tanpa batasan.