Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 58. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 571
Link Soal
Di era disrupsi informasi, media sosial telah menjadi medan pertempuran ideologi yang baru. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan propaganda yang bertujuan mendiskreditkan pemerintah, memecah belah bangsa, atau bahkan meragukan ideologi negara, menjadi ancaman serius bagi nasionalisme dan persatuan Indonesia. Ancaman ini bersifat non-fisik, namun dampaknya bisa sangat masif dan destruktif. Bagaimana konsep 'bela negara' perlu direinterpretasikan dan diinternalisasikan oleh warga negara, khususnya generasi digital, agar mampu membentengi diri dari ancaman disintegrasi yang bersifat non-fisik di dunia maya?
A
Melalui literasi digital yang kuat untuk memverifikasi informasi, berpikir kritis terhadap konten, dan aktif menyebarkan narasi positif yang memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.
B
Dengan membentuk satuan tugas siber yang kuat dari unsur pemerintah dan masyarakat untuk memblokir dan menindak akun-akun penyebar hoaks secara tegas.
C
Mengurangi penggunaan media sosial dan beralih ke sumber informasi tradisional yang lebih terverifikasi untuk menghindari paparan berita palsu.
D
Mewajibkan kursus pendidikan kewarganegaraan secara daring yang menekankan bahaya hoaks dan pentingnya loyalitas terhadap negara di dunia maya.
E
Mendorong setiap individu untuk melaporkan setiap konten yang dianggap provokatif atau berpotensi merusak persatuan kepada pihak berwenang.
NO. 572
Link Soal
Setelah periode Republik Indonesia Serikat (RIS), bangsa Indonesia secara resmi kembali ke bentuk negara kesatuan (NKRI) pada tanggal...
A
17 Agustus 1945
B
18 Agustus 1945
C
27 Desember 1949
D
17 Agustus 1950
E
5 Juli 1959
NO. 573
Link Soal
Wilayah perbatasan Indonesia seringkali menghadapi tantangan unik, seperti keterbatasan infrastruktur, akses informasi yang minim terhadap kebijakan pusat, dan pengaruh budaya serta ekonomi yang kuat dari negara tetangga. Kondisi ini dapat menyebabkan masyarakat perbatasan merasa kurang terhubung dengan 'Indonesia' sebagai entitas nasional yang lebih besar, meskipun secara administrasi mereka adalah warga negara sah. Dalam konteks penguatan nasionalisme di wilayah-wilayah ini, pendekatan seperti apa yang paling komprehensif dan berkelanjutan untuk memastikan bahwa masyarakat perbatasan tetap merasa menjadi bagian integral dari NKRI, tanpa menghilangkan identitas lokal mereka yang khas?
A
Melakukan pembangunan infrastruktur fisik secara masif dan merata, serta memastikan ketersediaan layanan dasar dan ekonomi yang setara dengan wilayah lain, disertai penguatan identitas nasional melalui pendidikan inklusif.
B
Meningkatkan kehadiran militer dan aparat keamanan di perbatasan untuk menunjukkan kedaulatan negara dan mencegah infiltrasi budaya atau ekonomi dari negara tetangga.
C
Mendorong program pertukaran budaya antar-daerah di Indonesia agar masyarakat perbatasan dapat merasakan langsung keberagaman dan kekayaan budaya nasional.
D
Mengintensifkan sosialisasi ideologi Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan melalui berbagai media, agar kesadaran nasionalisme tumbuh kuat di kalangan masyarakat perbatasan.
E
Memberikan insentif ekonomi khusus bagi penduduk di wilayah perbatasan untuk mengurangi daya tarik ekonomi dari negara tetangga dan memperkuat loyalitas mereka terhadap Indonesia.
NO. 574
Link Soal
Pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) terjadi di beberapa wilayah Indonesia sebagai bentuk disintegrasi bangsa. Di antara provinsi berikut di Pulau Jawa, manakah yang TIDAK menjadi basis pemberontakan tersebut?
A
Jawa Barat
B
Jawa Tengah
C
Jawa Timur
D
Banten (saat itu bagian Jabar)
E
Aceh (luar Jawa)
NO. 575
Link Soal
Siapakah tokoh pahlawan nasional yang memimpin perlawanan rakyat dalam Perang Tapanuli di Sumatera Utara?
A
Panglima Polim
B
Thomas Matulessi
C
Mohammad Shahab
D
Sisingamangaraja XII
E
Peto Syarif
NO. 576
Link Soal
Wilayah perbatasan masih menghadapi masalah penyelundupan. Solusi yang paling efektif untuk memperkuat nasionalisme dan kedaulatan di wilayah perbatasan ini adalah ...
A
Membangun lebih banyak pos penjagaan militer
B
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan melalui pendidikan dan akses kesehatan
C
Membatasi akses keluar-masuk wilayah perbatasan bagi masyarakat setempat
D
Meningkatkan kerjasama militer dengan negara tetangga
E
Memindahkan masyarakat di perbatasan ke wilayah yang lebih aman
NO. 577
Link Soal
Pada pelaksanaan KTT Gerakan Non-Blok (GNB) ke-X yang diselenggarakan di Jakarta, dihasilkan kesepakatan penting berupa...
A
Kerja sama militer negara-negara Selatan
B
Kerja sama teknologi nuklir antar anggota GNB
C
Kerja sama ekonomi Selatan-Selatan
D
Kesepakatan pembentukan pakta pertahanan baru
E
Pembubaran organisasi GNB
NO. 578
Link Soal
Salah satu indikator kuat bahwa seseorang memiliki jiwa nasionalisme adalah sikap rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara. Contoh nyata dari sikap rela berkorban dalam konteks kehidupan sehari-hari adalah...
A
Membayar pajak tepat waktu dan melaporkan jika ada penyelewengan.
B
Menggunakan produk luar negeri karena kualitasnya lebih baik.
C
Tidak peduli dengan isu-isu sosial politik yang terjadi di negara.
D
Menuntut hak-hak pribadi tanpa memperhatikan kewajiban.
E
Bersikap individualis dan tidak mau terlibat dalam kegiatan masyarakat.
NO. 579
Link Soal
Sumpah Pemuda merupakan tonggak sejarah pergerakan nasional. Isi ikrar pada butir kedua Sumpah Pemuda menegaskan tentang...
A
Satu tanah air, Indonesia
B
Menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia
C
Satu bangsa, bangsa Indonesia
D
Satu kebudayaan, kebudayaan nasional
E
Satu tujuan, kemerdekaan Indonesia
NO. 580
Link Soal
Seorang Kepala Dinas di sebuah kabupaten, Bapak Rahmat, dalam pidato pembukaan festival seni daerah, secara terang-terangan menyatakan bahwa kesenian tradisional dari etnis minoritas di daerahnya "kurang memiliki nilai jual" dan "sebaiknya diganti dengan hiburan yang lebih modern dan universal". Pernyataan ini menuai protes keras dari komunitas adat dan budayawan, dianggap merendahkan kearifan lokal dan memecah belah persatuan. Video pidato tersebut menjadi viral, memicu amarah publik dan tuntutan agar Bapak Rahmat dicopot dari jabatannya.
Melihat kasus Bapak Rahmat dari perspektif nilai-nilai nasionalisme dan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN), tindakan apa yang paling tepat dan berdasar hukum untuk menindaklanjuti pelanggaran yang dilakukannya?
A
Mengajukan tuntutan hukum pidana atas dasar ujaran kebencian (hate speech) dan diskriminasi sesuai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
B
Memberikan teguran lisan dan tertulis serta mewajibkan Bapak Rahmat untuk segera melakukan klarifikasi dan permohonan maaf kepada publik.
C
Melakukan pemeriksaan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) daerah dan/atau Majelis Kode Etik untuk menjatuhkan sanksi disiplin sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS.
D
Mengabaikan pernyataan tersebut sebagai bagian dari kebebasan berpendapat, meskipun tidak etis, dan fokus pada upaya mediasi antarpihak.
E
Mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk mengeluarkan mosi tidak percaya dan meminta Gubernur untuk mencopot Bapak Rahmat dari jabatannya.