Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 58. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 571
Link Soal
Salah satu tantangan besar di Indonesia adalah ketimpangan ekonomi antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Jika dibiarkan, ketimpangan ini bisa memicu konflik sosial yang mengancam persatuan bangsa. Sebagai pemerintah, apa kebijakan yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini?
A
Membangun infrastruktur hanya di kota besar yang lebih potensial
B
Meningkatkan pembangunan di pedesaan, termasuk akses infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan untuk menciptakan pemerataan ekonomi
C
Mengalihkan penduduk desa ke kota agar dapat menikmati fasilitas perkotaan
D
Menurunkan anggaran pembangunan desa untuk mendukung kota-kota besar
E
Mengurangi pembangunan di perkotaan agar seimbang dengan pedesaan
NO. 572
Link Soal
Setelah periode Republik Indonesia Serikat (RIS), bangsa Indonesia secara resmi kembali ke bentuk negara kesatuan (NKRI) pada tanggal...
A
17 Agustus 1945
B
18 Agustus 1945
C
27 Desember 1949
D
17 Agustus 1950
E
5 Juli 1959
NO. 573
Link Soal
Bangsa Indonesia menyadari kedudukannya sebagai bagian dari masyarakat internasional, sehingga senantiasa menjalin kerja sama yang harmonis dengan negara-negara lain. Hal ini mencerminkan pengamalan...
A
Sila Pertama
B
Sila Kedua
C
Sila Ketiga
D
Sila Keempat
E
Sila Kelima
NO. 574
Link Soal
Di bawah ini perjanjian yang timbul dari Perang Dunia I, kecuali ....
A
Perjanjian Versailles
B
Perjanjian St. Germani)
C
Perjanjian Neulily
D
Perjanjian Trianon
E
Perjanjian Postdam
NO. 575
Link Soal
Pada masa Demokrasi Terpimpin, arah politik dalam negeri Indonesia mengalami pergeseran ideologis yang kuat. Salah satu ciri utamanya adalah upaya menyatukan tiga kekuatan besar ideologi di Indonesia, yang dikenal dengan konsep...
A
Pancasila Sakti
B
Manipol USDEK
C
Nasakom
D
Berdikari
E
Nefo dan Oldefo
NO. 576
Link Soal
Peristiwa yang menjadi faktor penentu dan memaksa Jepang untuk menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada Agustus 1945 adalah...
A
Kurangnya dukungan rakyat Indonesia terhadap pendudukan Jepang
B
Habisnya persediaan logistik dan personil militer utama Jepang
C
Keputusan kaisar untuk menghentikan seluruh operasi perang
D
Tewasnya para petinggi militer Jepang dalam pertempuran
E
Serangan bom atom Amerika Serikat di Hiroshima dan Nagasaki
NO. 577
Link Soal
Berikut ini adalah poin-poin yang berkaitan dengan isi Perjanjian Renville. Manakah pernyataan yang TIDAK termasuk dalam kesepakatan tersebut?
A
Belanda mengakui kedaulatan RI secara penuh atas seluruh pulau Jawa
B
TNI harus ditarik mundur dari daerah kantong ke wilayah RI
C
Republik Indonesia merupakan bagian dari Republik Indonesia Serikat (RIS)
D
Akan diselenggarakan pemilihan umum
E
Akan dibentuk dewan konstitusi RIS dalam waktu dekat
NO. 578
Link Soal
Tokoh perjuangan yang dikenal dengan strategi diplomasi dan merupakan salah satu perumus naskah proklamasi bersama Soekarno dan Ahmad Soebardjo adalah...
A
H.O.S. Cokroaminoto
B
Dr. Sutomo
C
Mohammad Hatta
D
Ki Hajar Dewantara
E
Sutan Sjahrir
NO. 579
Link Soal
Sebagai bangsa yang besar, Indonesia memiliki banyak kepentingan yang harus dijaga dalam hubungan internasional. Namun, Indonesia juga berkomitmen untuk tidak memihak blok mana pun. Prinsip ini dikenal sebagai “politik bebas aktif.” Di era globalisasi saat ini, bagaimana Indonesia dapat mempertahankan prinsip tersebut dalam menjaga hubungan internasional?
A
Menjaga jarak dengan semua negara dan menghindari kerja sama internasional
B
Membangun aliansi dengan negara-negara yang memiliki pandangan politik sama
C
Menjalin kerja sama dengan negara lain berdasarkan kepentingan bersama tanpa terikat pada blok kekuatan tertentu
D
Menghindari hubungan diplomatik dengan negara besar yang memiliki pengaruh global
E
Mengizinkan negara asing untuk mempengaruhi kebijakan nasional Indonesia
NO. 580
Link Soal
Dalam proses perumusan naskah proklamasi, terdapat tiga tokoh utama yang berperan langsung dalam menyusun kalimat-kalimatnya. Siapakah ketiga tokoh tersebut?
A
Soekarno, Moh. Hatta, dan Sutan Sjahrir
B
Soekarno, Moh. Hatta, dan Ahmad Soebardjo
C
Soekarno, Ahmad Soebardjo, dan Sukarni
D
Moh. Hatta, Ahmad Soebardjo, dan Sayuti Melik
E
Soekarno, Moh. Yamin, dan Moh. Hatta