Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 59. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 581
Link Soal
Pada 14 November 1945, terjadi perubahan sistem pemerintahan dari presidensial menjadi parlementer. Siapakah tokoh yang menggantikan posisi Ir. Soekarno sebagai kepala pemerintahan (Perdana Menteri) saat itu?
A
Moh. Hatta
B
Amir Syarifudin
C
Sutan Syahrir
D
Mr. Ahmad Subardjo
E
Tan Malaka
NO. 582
Link Soal
Tragedi Perang Bubat pada masa kejayaan Majapahit bermula dari kesalahpahaman antara Mahapatih Gajah Mada dengan rombongan kerajaan lain. Siapakah raja yang terlibat perselisihan dengan Gajah Mada dalam peristiwa tersebut?
A
Raja Kertanegara (Singasari)
B
Prabu Maharaja Linggabuana (Pajajaran)
C
Raja Jayabaya (Kediri)
D
Sultan Hasanuddin (Gowa)
E
Raden Patah (Demak)
NO. 583
Link Soal
Dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia, semboyan Bhinneka Tunggal Ika secara resmi digunakan pertama kali dalam Sidang Kabinet RIS pada tanggal...
A
17 Agustus 1945
B
18 Agustus 1945
C
11 Februari 1950
D
5 Juli 1959
E
1 Juni 1945
NO. 584
Link Soal
Panitia Sembilan memiliki komposisi anggota yang merepresentasikan dua kelompok ideologi besar. Siapakah tokoh berikut yang TIDAK termasuk dalam kelompok Nasionalis?
A
Mohammad Hatta
B
A.A. Maramis
C
Muhammad Yamin
D
Abikusno Tjokrosuyoso
E
Ahmad Soebardjo
NO. 585
Link Soal
Dalam menghadapi persaingan global, Indonesia perlu membekali generasi mudanya dengan keterampilan yang relevan. Namun, nasionalisme juga perlu dipertahankan di tengah pengaruh globalisasi. Bagaimana sebaiknya pendidikan nasionalisme dikombinasikan dengan pendidikan keterampilan global bagi generasi muda?
A
Menekankan pendidikan keterampilan global dan mengabaikan pendidikan nasionalisme
B
Mewajibkan pendidikan nasionalisme dan keterampilan global untuk membekali generasi muda agar siap bersaing secara internasional dengan tetap mencintai tanah air
C
Mengajarkan keterampilan global saja karena lebih relevan dalam persaingan dunia
D
Menghindari pendidikan nasionalisme karena dianggap tidak sesuai dengan era modern
E
Mengajarkan keterampilan global tetapi membatasi akses terhadap budaya lokal
NO. 586
Link Soal
Dalam menjaga nilai-nilai nasionalisme, pendidikan di Indonesia mengajarkan mata pelajaran yang berfokus pada sejarah perjuangan bangsa. Tujuan utama dari pengajaran sejarah perjuangan kemerdekaan adalah ...
A
agar generasi muda mengetahui penderitaan masa lalu tanpa belajar dari pengalaman
B
untuk membuat generasi muda membenci negara-negara lain
C
membangun kebanggaan dan rasa cinta tanah air melalui pemahaman terhadap perjuangan para pahlawan
D
memperkenalkan ide-ide budaya dari bangsa lain
E
membuat generasi muda melupakan budaya lokal
NO. 587
Link Soal
Polaritas kekuatan dunia pasca Perang Dunia II terbagi menjadi Blok Barat dan Blok Timur. Negara yang menjadi pemimpin atau poros utama dari Blok Barat adalah...
A
Inggris
B
Prancis
C
Amerika Serikat
D
Kanada
E
Belanda
NO. 588
Link Soal
Siapakah raja terbesar dari Kerajaan Kahuripan yang berhasil mempersatukan seluruh wilayah Jawa di bawah kekuasaannya pada tahun 1037?
A
Dharmawangsa
B
Udayana
C
Airlangga
D
Marakata
E
Anak Wungsu
NO. 589
Link Soal
Menjelang berakhirnya Perang Dunia II, strategi Sekutu di Eropa melibatkan pembagian wilayah kekuasaan yang kemudian berdampak pada...
A
Penguasaan penuh Rusia atas seluruh wilayah Perancis
B
Pembagian Jerman menjadi Jerman Barat dan Jerman Timur
C
Pendudukan Inggris atas wilayah Polandia secara penuh
D
Amerika Serikat menguasai seluruh wilayah Jerman tanpa sisa
E
Penggabungan wilayah Jerman dengan Polandia
NO. 590
Link Soal
Pemerintah Daerah "Bumi Pertiwi" berencana mengganti nama-nama jalan di wilayahnya dengan nama pahlawan nasional untuk menumbuhkan semangat nasionalisme. Namun, rencana ini menuai protes dari sebagian masyarakat adat yang bersikeras mempertahankan nama jalan tradisional mereka, dengan alasan nama-nama tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas dan warisan budaya lokal mereka. Konflik ini menimbulkan dilema antara penguatan identitas nasional dan pelestarian kearifan lokal.
Sebagai seorang ASN yang menjunjung tinggi nilai nasionalisme dan Bhinneka Tunggal Ika, langkah strategis apa yang paling tepat untuk menangani situasi ini?
A
Memaksakan penggantian nama jalan sesuai rencana awal dan melakukan sosialisasi masif tentang pentingnya nasionalisme di atas identitas lokal demi persatuan bangsa.
B
Membatalkan seluruh rencana penggantian nama jalan untuk menjaga kerukunan dan menghindari konflik dengan masyarakat lokal, serta menghormati sepenuhnya kearifan lokal.
C
Menginisiasi dialog multi-pihak yang melibatkan pemerintah daerah, tokoh masyarakat adat, budayawan, dan ahli sejarah untuk merumuskan solusi kompromi yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai kepahlawanan nasional tanpa menghilangkan identitas lokal yang berharga.
D
Mengganti nama jalan hanya di area-area perkotaan yang tidak memiliki resistensi kuat, sementara nama jalan tradisional di perkampungan tetap dipertahankan.
E
Memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan ekonomi di wilayah tersebut, dengan harapan masyarakat akan lebih menerima kebijakan penggantian nama jalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan.