Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 6. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 51
Link Soal
Di tengah keberagaman, ada kelompok yang memperjuangkan kepentingannya sendiri. Jika Anda seorang pemimpin daerah, tindakan paling tepat untuk mengatasi potensi konflik ini dan menjaga nasionalisme adalah ...
A
Menerapkan aturan yang sama untuk semua kelompok tanpa terkecuali
B
Meminta pemerintah pusat untuk mengawasi kelompok-kelompok tersebut
C
Melakukan pendekatan dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat dan menyosialisasikan pentingnya persatuan nasional
D
Melarang kelompok-kelompok tersebut untuk mengadakan kegiatan mereka
E
Menetapkan peraturan yang memihak salah satu kelompok terbesar di daerah tersebut
NO. 52
Link Soal
Sejarah mencatat bahwa penyebaran dan pertumbuhan bahasa Melayu sebagai lingua franca (bahasa pergaulan) di Nusantara sangat didukung oleh peran kelompok...
A
Pedagang dan penyebar agama
B
Pedagang dan nelayan
C
Petani dan nelayan
D
Petani dan pedagang
E
Buruh dan majikan
NO. 53
Link Soal
Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dibentuk oleh Jepang dengan tugas utama...
A
Menyusun strategi perang gerilya melawan Sekutu
B
Membentuk kabinet pemerintahan pertama Indonesia
C
Menyelidiki dan merumuskan dasar-dasar bagi negara Indonesia merdeka
D
Melatih pemuda Indonesia menggunakan senjata militer
E
Menghimpun dana perang dari masyarakat
NO. 54
Link Soal
Generasi muda Indonesia saat ini, yang sering disebut Gen Z atau Gen Alpha, tumbuh dalam era digital yang sangat terkoneksi dengan dunia. Mereka terpapar berbagai budaya, ideologi, dan isu transnasional melalui media sosial. Manifestasi nasionalisme pada kelompok ini tidak selalu tampak dalam bentuk tradisional seperti upacara bendera atau lagu kebangsaan, melainkan lebih sering dalam bentuk aktivisme digital untuk isu-isu sosial, lingkungan, atau kemanusiaan di tingkat lokal maupun global, namun tetap dengan perspektif keindonesiaan. Bagaimana pemerintah dan masyarakat dapat mengintegrasikan bentuk nasionalisme baru ini agar tetap relevan dan berkontribusi pada penguatan identitas bangsa yang kokoh, tanpa terjebak pada puritanisme atau antipati terhadap globalisasi?
A
Mendorong pengembangan platform digital yang memfasilitasi partisipasi aktif generasi muda dalam diskusi isu-isu kebangsaan dan proyek-proyek sosial-kewargaan, dengan tetap memberikan ruang bagi ekspresi identitas global mereka.
B
Merevitalisasi nilai-nilai tradisional nasionalisme melalui kurikulum pendidikan formal yang lebih modern dan interaktif, agar generasi muda tidak kehilangan akar budaya dan sejarahnya.
C
Mengadakan kampanye masif di media sosial untuk mempromosikan kebudayaan dan capaian bangsa Indonesia, sehingga menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan pada tanah air yang lebih besar.
D
Meningkatkan sanksi hukum bagi penyebar hoaks atau konten yang merusak persatuan bangsa, guna menciptakan lingkungan digital yang aman dan kondusif bagi pertumbuhan nasionalisme yang positif.
E
Membatasi akses generasi muda terhadap konten asing yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan budaya bangsa, untuk membendung arus pengaruh negatif globalisasi.
NO. 55
Link Soal
Indische Partij merupakan partai politik pertama di Indonesia yang didirikan oleh tokoh-tokoh 'Tiga Serangkai'. Siapakah mereka?
A
Soekarno, Hatta, dan Sjahrir
B
Dr. Soetomo, dr. Wahidin, dan Ki Hajar Dewantara
C
Dr. Tjipto Mangunkusumo, Suwardi Suryaningrat, dan E.F.E. Douwes Dekker
D
HOS Tjokroaminoto, Agus Salim, dan Abikoesno
E
Tjipto Mangunkusumo, Ki Hajar Dewantara, dan HOS Tjokroaminoto
NO. 56
Link Soal
Siapakah tokoh pahlawan nasional yang memimpin perlawanan rakyat dalam Perang Tapanuli di Sumatera Utara?
A
Panglima Polim
B
Thomas Matulessi
C
Mohammad Shahab
D
Sisingamangaraja XII
E
Peto Syarif
NO. 57
Link Soal
Bagaimana sikap pemerintah Orde Baru dalam menghadapi kelompok kritis atau lawan politik yang berseberangan pendapat?
A
Memberikan ruang dialog terbuka untuk demokrasi
B
Menangkap dan memenjarakan mereka yang dianggap mengganggu stabilitas
C
Menganggap sebagai mitra oposisi untuk kemajuan bangsa
D
Memberikan kebebasan penuh dalam menyampaikan aspirasi
E
Mengajak kerjasama dalam kabinet pemerintahan
NO. 58
Link Soal
Di Kabupaten Merdeka, sentimen lokal yang berlebihan mulai mendominasi wacana publik. Para pemimpin adat dan sebagian besar masyarakatnya semakin mengedepankan tradisi dan kepentingan kesukuan mereka di atas nilai-nilai persatuan nasional. Dalam kurikulum pendidikan lokal, materi tentang sejarah perjuangan kemerdekaan nasional mulai dikurangi, digantikan dengan penekanan pada sejarah heroik tokoh-tokoh lokal. Dana pembangunan lebih banyak dialokasikan untuk proyek-proyek yang hanya menguntungkan kelompok etnis tertentu, sementara fasilitas umum di wilayah yang dihuni etnis minoritas terbengkalai. Media massa lokal juga sering memberitakan isu-isu yang memojokkan kebijakan pemerintah pusat. Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa intervensi yang tepat, dampak negatif yang paling mungkin terjadi terhadap keutuhan bangsa adalah...
A
Terbentuknya identitas budaya baru yang lebih inklusif dan memperkaya keberagaman nasional.
B
Peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) karena fokus pada potensi ekonomi lokal yang unik.
C
Munculnya gerakan-gerakan separatisme atau disintegrasi yang mengancam persatuan dan keutuhan wilayah negara.
D
Penguatan sistem otonomi daerah yang lebih mandiri dan efektif dalam pembangunan lokal.
E
Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan politik di tingkat daerah.
NO. 59
Link Soal
Di masa perjuangan kemerdekaan negara fiktif 'Nusantara Makmur', nasionalisme diwujudkan melalui semangat membara untuk persatuan dan perlawanan kolektif terhadap penjajah. Rakyat dari berbagai suku dan agama bersatu padu, mengesampingkan perbedaan demi cita-cita kemerdekaan. Lagu kebangsaan dinyanyikan dengan penuh haru, bendera diarak sebagai simbol pemersatu mutlak, dan pengorbanan jiwa raga demi kedaulatan bangsa adalah hal yang lumrah.
Satu abad kemudian, Nusantara Makmur telah menjadi negara maju dengan tantangan yang berbeda. Arus globalisasi membawa invasi budaya dan ekonomi, teknologi informasi menghubungkan warga dengan dunia luar, dan isu-isu seperti korupsi, kesenjangan sosial, serta keberlanjutan lingkungan mendominasi diskusi publik. Semangat cinta tanah air tetap membara, namun manifestasinya jauh lebih kompleks dan beragam. Nasionalisme kini seringkali diartikan sebagai upaya memajukan bangsa melalui inovasi, menjaga integritas digital, atau bahkan melalui kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah demi perbaikan.
Berdasarkan narasi di atas, pergeseran esensi dan implementasi nasionalisme di Nusantara Makmur dari masa lalu ke masa kini paling tepat digambarkan sebagai perubahan dari:
A
Fokus utama pada pertahanan terhadap ancaman eksternal dan persatuan primordial menuju penguatan identitas melalui inovasi, kritik konstruktif, serta pembangunan internal yang berkelanjutan.
B
Kepatuhan buta terhadap pemimpin dan tradisi menuju individualisme ekstrem dan penolakan terhadap nilai-nilai luhur bangsa.
C
Ekspresi emosional yang murni dan spontan menuju pragmatisme ekonomis yang semata-mata berorientasi pada keuntungan pribadi.
D
Ideologi yang kaku dan tidak adaptif terhadap perubahan global menuju pembiaran terhadap pengaruh asing tanpa filter.
E
Semangat juang militan yang bersifat fisik menuju pasifisme absolut yang menolak segala bentuk bela negara.
NO. 60
Link Soal
Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dikeluarkan untuk mengatasi krisis ketatanegaraan. Berikut ini adalah poin-poin yang termuat dalam dekrit tersebut, kecuali...
A
Pembubaran lembaga Konstituante
B
Pemberlakuan kembali UUD 1945
C
Pernyataan tidak berlakunya UUDS 1950
D
Pembentukan MPRS dan DPAS sesegera mungkin
E
Pembubaran Kabinet yang dianggap terlibat G30S/PKI