Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 6. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 51
Link Soal
Strategi Belanda dalam menaklukkan Kerajaan Aceh sangat terbantu oleh seorang tokoh yang melakukan riset mendalam terhadap struktur sosial dan kebudayaan masyarakat Aceh. Tokoh yang dimaksud adalah...
A
Daendels
B
Baron van Hoevel
C
Snouck Hurgronje
D
Van Der Bosch
E
Van Heutz
NO. 52
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 terjadi karena adanya perbedaan pendapat antara golongan tua dan golongan muda mengenai...
A
Tokoh yang akan membacakan teks proklamasi
B
Waktu dan cara pelaksanaan proklamasi kemerdekaan
C
Lokasi pembacaan teks proklamasi
D
Susunan kabinet pemerintahan pertama
E
Bendera negara yang akan dikibarkan
NO. 53
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 merupakan momen krusial yang dilatarbelakangi oleh...
A
Desakan Sekutu agar Indonesia segera merdeka
B
Keinginan Jepang memberikan hadiah kemerdekaan
C
Perbedaan pendapat antara golongan tua dan muda mengenai waktu proklamasi
D
Kondisi keamanan Jakarta yang sudah dikuasai Belanda
E
Hilangnya kepercayaan rakyat terhadap pemimpin nasional
NO. 54
Link Soal
Pemilihan Umum pertama di Indonesia yang terlaksana pada tahun 1955 bertujuan untuk memilih anggota lembaga negara, yaitu...
A
DPR dan MPR
B
DPR dan Konstituante
C
Presiden dan Wakil Presiden
D
Konstituante dan DPD
E
DPRD dan Kepala Daerah
NO. 55
Link Soal
Di era disrupsi informasi, media sosial telah menjadi medan pertempuran ideologi yang baru. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan propaganda yang bertujuan mendiskreditkan pemerintah, memecah belah bangsa, atau bahkan meragukan ideologi negara, menjadi ancaman serius bagi nasionalisme dan persatuan Indonesia. Ancaman ini bersifat non-fisik, namun dampaknya bisa sangat masif dan destruktif. Bagaimana konsep 'bela negara' perlu direinterpretasikan dan diinternalisasikan oleh warga negara, khususnya generasi digital, agar mampu membentengi diri dari ancaman disintegrasi yang bersifat non-fisik di dunia maya?
A
Melalui literasi digital yang kuat untuk memverifikasi informasi, berpikir kritis terhadap konten, dan aktif menyebarkan narasi positif yang memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.
B
Dengan membentuk satuan tugas siber yang kuat dari unsur pemerintah dan masyarakat untuk memblokir dan menindak akun-akun penyebar hoaks secara tegas.
C
Mengurangi penggunaan media sosial dan beralih ke sumber informasi tradisional yang lebih terverifikasi untuk menghindari paparan berita palsu.
D
Mewajibkan kursus pendidikan kewarganegaraan secara daring yang menekankan bahaya hoaks dan pentingnya loyalitas terhadap negara di dunia maya.
E
Mendorong setiap individu untuk melaporkan setiap konten yang dianggap provokatif atau berpotensi merusak persatuan kepada pihak berwenang.
NO. 56
Link Soal
Amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan "Kemerdekaan adalah hak segala bangsa" menegaskan bahwa bangsa Indonesia...
A
Fokus hanya pada kemerdekaan bangsanya sendiri, tanpa memedulikan nasib bangsa lain.
B
Memiliki hak untuk mengintervensi urusan internal wilayah bangsa lain yang belum merdeka.
C
Menghargai dan mengakui hak setiap bangsa untuk meraih kemerdekaan dan menentukan nasibnya sendiri.
D
Berkomitmen untuk tidak terlibat dalam konflik atau sengketa internasional apa pun.
E
Memberikan dukungan penuh kepada semua negara dalam setiap situasi tanpa terkecuali.
NO. 57
Link Soal
Organisasi pergerakan nasional yang didirikan oleh Tiga Serangkai (Douwes Dekker, Cipto Mangunkusumo, dan Suwardi Suryaningrat) dikenal sebagai organisasi politik pertama yang secara tegas menyuarakan kemerdekaan dan bersifat non-kooperatif terhadap Belanda. Organisasi tersebut adalah...
A
Budi Utomo
B
Sarekat Islam
C
Indische Partij
D
Perhimpunan Indonesia
E
Partai Nasional Indonesia
NO. 58
Link Soal
Dalam kehidupan bermasyarakat, penghormatan terhadap keragaman suku bangsa dapat tercermin dari perilaku positif. Manakah di bawah ini yang BUKAN merupakan cerminan sikap tersebut?
A
Mengutamakan musyawarah dalam memecahkan masalah bersama
B
Bersaing dengan tetangga untuk memamerkan kekayaan materi
C
Aktif dalam kegiatan tolong-menolong antarwarga
D
Bekerja sama secara harmonis untuk memenuhi kebutuhan hidup
E
Mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan golongan
NO. 59
Link Soal
Seorang Kepala Dinas di sebuah kabupaten, Bapak Rahmat, dalam pidato pembukaan festival seni daerah, secara terang-terangan menyatakan bahwa kesenian tradisional dari etnis minoritas di daerahnya "kurang memiliki nilai jual" dan "sebaiknya diganti dengan hiburan yang lebih modern dan universal". Pernyataan ini menuai protes keras dari komunitas adat dan budayawan, dianggap merendahkan kearifan lokal dan memecah belah persatuan. Video pidato tersebut menjadi viral, memicu amarah publik dan tuntutan agar Bapak Rahmat dicopot dari jabatannya.
Melihat kasus Bapak Rahmat dari perspektif nilai-nilai nasionalisme dan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN), tindakan apa yang paling tepat dan berdasar hukum untuk menindaklanjuti pelanggaran yang dilakukannya?
A
Mengajukan tuntutan hukum pidana atas dasar ujaran kebencian (hate speech) dan diskriminasi sesuai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
B
Memberikan teguran lisan dan tertulis serta mewajibkan Bapak Rahmat untuk segera melakukan klarifikasi dan permohonan maaf kepada publik.
C
Melakukan pemeriksaan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) daerah dan/atau Majelis Kode Etik untuk menjatuhkan sanksi disiplin sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS.
D
Mengabaikan pernyataan tersebut sebagai bagian dari kebebasan berpendapat, meskipun tidak etis, dan fokus pada upaya mediasi antarpihak.
E
Mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk mengeluarkan mosi tidak percaya dan meminta Gubernur untuk mencopot Bapak Rahmat dari jabatannya.
NO. 60
Link Soal
Untuk meredam gejolak politik menjelang akhir kekuasaannya, Presiden Soekarno melakukan perombakan kabinet pada 21 Februari 1966. Apa nama kabinet hasil reshuffle yang dikenal juga dengan sebutan kabinet 100 menteri tersebut?
A
Kabinet Ampera
B
Kabinet Kerja
C
Kabinet Gotong Royong
D
Kabinet Pembangunan
E
Kabinet Dwikora yang Disempurnakan