Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 6. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 51
Link Soal
Dalam konteks globalisasi dan tantangan transnasional seperti perubahan iklim dan pandemi, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dihadapkan pada dilema bagaimana mengaktualisasikan nasionalisme secara relevan dan konstruktif. Manakah sikap dan pemahaman nasionalisme yang paling tepat bagi seorang ASN untuk memastikan kemajuan bangsa tanpa terjebak dalam chauvinisme atau isolasionisme?
A
Mengutamakan kepentingan nasional secara mutlak dengan membatasi keterlibatan dalam forum-forum internasional yang dianggap berpotensi menggerus kedaulatan atau identitas bangsa.
B
Mengembangkan nasionalisme inklusif yang memadukan kecintaan pada tanah air dengan kesadaran akan peran dan tanggung jawab global, serta aktif berkontribusi dalam kerjasama multilateral demi kepentingan nasional dan kemanusiaan.
C
Mendorong patriotisme melalui penguatan identitas budaya lokal dan promosi produk dalam negeri secara agresif, sembari menjaga jarak dari pengaruh budaya asing yang dianggap mengancam nilai-nilai luhur bangsa.
D
Menegaskan kedaulatan negara dengan menolak segala bentuk intervensi asing dan mengambil kebijakan ekonomi yang sepenuhnya mandiri, meskipun berisiko memperlambat pertumbuhan ekonomi di tengah persaingan global.
E
Menunjukkan loyalitas tertinggi kepada negara dengan mendukung penuh setiap kebijakan pemerintah tanpa kritik, meyakini bahwa pemerintah selalu bertindak demi kepentingan terbaik bangsa.
NO. 52
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 merupakan momen krusial yang dilatarbelakangi oleh...
A
Desakan Sekutu agar Indonesia segera merdeka
B
Keinginan Jepang memberikan hadiah kemerdekaan
C
Perbedaan pendapat antara golongan tua dan muda mengenai waktu proklamasi
D
Kondisi keamanan Jakarta yang sudah dikuasai Belanda
E
Hilangnya kepercayaan rakyat terhadap pemimpin nasional
NO. 53
Link Soal
Siapakah sosok Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang menetapkan kebijakan sistem tanam paksa (cultuurstelsel) di Indonesia?
A
Raffles
B
Van Daalen
C
Van Der Bosch
D
Baron van Hoevel
E
Van Switen
NO. 54
Link Soal
Indische Partij merupakan partai politik pertama di Indonesia yang didirikan oleh tokoh-tokoh 'Tiga Serangkai'. Siapakah mereka?
A
Soekarno, Hatta, dan Sjahrir
B
Dr. Soetomo, dr. Wahidin, dan Ki Hajar Dewantara
C
Dr. Tjipto Mangunkusumo, Suwardi Suryaningrat, dan E.F.E. Douwes Dekker
D
HOS Tjokroaminoto, Agus Salim, dan Abikoesno
E
Tjipto Mangunkusumo, Ki Hajar Dewantara, dan HOS Tjokroaminoto
NO. 55
Link Soal
Isu perbatasan seringkali menjadi dilema antara kedaulatan dan hubungan tetangga. Strategi "Jalan Tengah" yang paling tepat dalam diplomasi perbatasan adalah ...
A
Operasi militer ofensif ke wilayah sengketa
B
Kombinasi patroli keamanan rutin dan negosiasi diplomatik intensif
C
Menerapkan pengelolaan bersama (joint management) tanpa batas waktu
D
Isolasi total wilayah perbatasan dari interaksi luar
E
Mengalah demi menjaga perasaan negara tetangga
NO. 56
Link Soal
Dalam kehidupan bermasyarakat, penghormatan terhadap keragaman suku bangsa dapat tercermin dari perilaku positif. Manakah di bawah ini yang BUKAN merupakan cerminan sikap tersebut?
A
Mengutamakan musyawarah dalam memecahkan masalah bersama
B
Bersaing dengan tetangga untuk memamerkan kekayaan materi
C
Aktif dalam kegiatan tolong-menolong antarwarga
D
Bekerja sama secara harmonis untuk memenuhi kebutuhan hidup
E
Mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan golongan
NO. 57
Link Soal
Tujuan utama pembangunan nasional Indonesia bukanlah sekadar fisik, melainkan untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa. Apa implikasi dari tujuan tersebut?
A
Agar Indonesia ditakuti oleh negara tetangga secara militer.
B
Menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu bersaing dan tidak diremehkan.
C
Memperluas wilayah kekuasaan negara ke negara lain.
D
Meningkatkan gaya hidup mewah para pejabat negara.
E
Mengisolasi diri dari pergaulan internasional agar mandiri.
NO. 58
Link Soal
Saat terjadi bencana alam, terlihat gejala apatisme di sebagian masyarakat. Bagaimana cara seorang pemimpin daerah merevitalisasi semangat gotong royong yang mulai pudar?
A
Melakukan sosialisasi masif tentang nilai solidaritas sosial dan kemanusiaan
B
Memberikan penghargaan materiil hanya pada donatur besar
C
Sepenuhnya mengandalkan bantuan asing agar praktis
D
Membiarkan relawan bekerja tanpa koordinasi
E
Mewajibkan iuran bencana dengan nominal tinggi secara paksa
NO. 59
Link Soal
Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dibentuk untuk mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan bagi negara baru. Tokoh yang ditunjuk untuk memimpin badan ini sebagai ketua adalah...
A
Ir. Soekarno
B
Drs. Moh. Hatta
C
Dr. Radjiman Widiodiningrat
D
Sutan Sjahrir
E
Mr. Kasman Singodimejo
NO. 60
Link Soal
Di era globalisasi yang ditandai dengan interkoneksi antarnegara dan munculnya isu-isu transnasional seperti perubahan iklim, pandemi, serta digitalisasi, konsep nasionalisme seringkali dihadapkan pada tantangan baru. Sebagian berpendapat nasionalisme harus lebih inklusif dan adaptif terhadap nilai-nilai universal, sementara yang lain bersikeras pada penguatan identitas dan kepentingan nasional murni. Dalam konteks Indonesia, yang kaya akan keberagaman dan memiliki Pancasila sebagai dasar negara, bagaimana seharusnya nasionalisme diimplementasikan untuk menjaga keutuhan bangsa sekaligus berdaya saing di kancah global?
A
Mengedepankan kepentingan nasional absolut di atas segala-galanya, bahkan jika bertentangan dengan konsensus global, demi kedaulatan penuh dan kemandirian.
B
Membuka diri terhadap pengaruh asing dan nilai-nilai universal secara total, sehingga identitas nasional dapat beradaptasi dan berkembang tanpa batasan demi kemajuan global.
C
Memperkuat nasionalisme berbasis nilai-nilai Pancasila yang inklusif, toleran, dan mengedepankan kerja sama internasional tanpa mengorbankan identitas serta kepentingan strategis bangsa.
D
Mengutamakan pembangunan ekonomi domestik dengan membatasi investasi asing dan menolak perjanjian perdagangan internasional yang dianggap merugikan, agar kemandirian ekonomi terjaga sepenuhnya.
E
Mendorong homogenisasi budaya dan bahasa nasional untuk memastikan kesatuan identitas yang solid di tengah keberagaman, agar bangsa lebih kuat menghadapi tantangan global.