Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 60. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 591
Link Soal
Konferensi London yang digelar pada 16 Agustus 1956 menghasilkan keputusan terkait sengketa Terusan Suez, yang menyatakan bahwa...
A
Terusan Suez adalah milik penuh pemerintah Inggris
B
Terusan Suez harus dikelola secara bersama oleh PBB
C
Terusan Suez dikembalikan sepenuhnya kepada Mesir
D
Terusan Suez berstatus sebagai perairan internasional
E
Terusan Suez ditutup untuk kapal-kapal perang
NO. 592
Link Soal
Sejak era Reformasi, penerapan kebijakan desentralisasi bertujuan untuk memperluas otonomi bagi pemerintah daerah. Kebijakan ini merupakan manifestasi nasionalisme karena...
A
Mendorong daerah untuk memisahkan diri sepenuhnya dari pemerintahan pusat.
B
Memberikan peluang lebih besar bagi setiap daerah untuk mengelola dan mengatur kepentingan lokalnya sesuai dengan karakteristik dan kebutuhannya.
C
Memotivasi daerah-daerah untuk mengadopsi sistem pemerintahan dari negara asing.
D
Membatasi ekspresi dan perkembangan kebudayaan lokal di berbagai wilayah.
E
Menghapus sama sekali fungsi dan peranan pemerintah pusat dalam proses pembangunan nasional.
NO. 593
Link Soal
Pada tanggal berapakah Jepang secara resmi menyatakan menyerah tanpa syarat kepada pihak Sekutu?
A
13 Agustus 1945
B
14 Agustus 1945
C
15 Agustus 1945
D
16 Agustus 1945
E
17 Agustus 1945
NO. 594
Link Soal
Dalam sejarah maritim Indonesia, Kerajaan Sriwijaya dianggap sebagai Kerajaan Nusantara pertama karena armada lautnya yang sangat kuat. Faktor utama yang mendorong Sriwijaya membangun kekuatan maritim tersebut adalah...
A
Keinginan untuk menguasai jalur perdagangan dan memperluas wilayah kekuasaan
B
Ancaman serangan dari Kerajaan Majapahit
C
Kebutuhan untuk mencari rempah-rempah di pulau lain
D
Persaingan dengan kerajaan maritim di India
E
Perintah dari Kekaisaran Tiongkok
NO. 595
Link Soal
Kekecewaan terhadap Perjanjian Renville yang mempersempit wilayah RI menjadi salah satu pemicu proklamasi Negara Islam Indonesia (NII) oleh Kartosuwiryo. Hal ini mengajarkan bahwa ancaman terhadap keutuhan bangsa dapat muncul akibat...
A
Intervensi asing yang memberikan bantuan senjata.
B
Ketidakpuasan daerah terhadap kebijakan diplomasi pusat yang dianggap merugikan.
C
Kurangnya pendidikan agama di kalangan masyarakat.
D
Lemahnya sistem pertahanan semesta di wilayah Jawa Barat.
E
Adanya keinginan untuk mengganti presiden secara inkonstitusional.
NO. 596
Link Soal
Siapakah raja terbesar dari Kerajaan Kahuripan yang berhasil mempersatukan seluruh wilayah Jawa di bawah kekuasaannya pada tahun 1037?
A
Dharmawangsa
B
Udayana
C
Airlangga
D
Marakata
E
Anak Wungsu
NO. 597
Link Soal
Disparitas pendidikan di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) menghambat pemerataan semangat kebangsaan. Solusi kebijakan yang paling strategis untuk mengatasi hal ini adalah ...
A
Pembangunan fisik sekolah besar-besaran hanya di pulau Jawa
B
Ekspansi infrastruktur digital untuk mendukung akses e-learning di pelosok
C
Sentralisasi materi pendidikan kebudayaan di kota besar
D
Distribusi buku fisik setahun sekali tanpa pendampingan
E
Menunggu urbanisasi alami masyarakat desa ke kota
NO. 598
Link Soal
Dalam dinamika politik global, interaksi antarnegara adalah hal yang mutlak. Ketika sebuah kerja sama terjalin secara eksklusif dan hanya melibatkan dua negara saja untuk mencapai tujuan bersama, bentuk kerja sama tersebut dikenal dengan istilah...
A
Kerja sama Regional
B
Kerja sama Multilateral
C
Kerja sama Bilateral
D
Kerja sama Internasional
E
Kerja sama Monolateral
NO. 599
Link Soal
Negara yang temasuk dalam blok fasis dalam Perang Dunia II adalah ....
A
Inggris
B
Perancis
C
Austria
D
Polandia
E
Belgia
NO. 600
Link Soal
Di masa perjuangan kemerdekaan negara fiktif 'Nusantara Makmur', nasionalisme diwujudkan melalui semangat membara untuk persatuan dan perlawanan kolektif terhadap penjajah. Rakyat dari berbagai suku dan agama bersatu padu, mengesampingkan perbedaan demi cita-cita kemerdekaan. Lagu kebangsaan dinyanyikan dengan penuh haru, bendera diarak sebagai simbol pemersatu mutlak, dan pengorbanan jiwa raga demi kedaulatan bangsa adalah hal yang lumrah.
Satu abad kemudian, Nusantara Makmur telah menjadi negara maju dengan tantangan yang berbeda. Arus globalisasi membawa invasi budaya dan ekonomi, teknologi informasi menghubungkan warga dengan dunia luar, dan isu-isu seperti korupsi, kesenjangan sosial, serta keberlanjutan lingkungan mendominasi diskusi publik. Semangat cinta tanah air tetap membara, namun manifestasinya jauh lebih kompleks dan beragam. Nasionalisme kini seringkali diartikan sebagai upaya memajukan bangsa melalui inovasi, menjaga integritas digital, atau bahkan melalui kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah demi perbaikan.
Berdasarkan narasi di atas, pergeseran esensi dan implementasi nasionalisme di Nusantara Makmur dari masa lalu ke masa kini paling tepat digambarkan sebagai perubahan dari:
A
Fokus utama pada pertahanan terhadap ancaman eksternal dan persatuan primordial menuju penguatan identitas melalui inovasi, kritik konstruktif, serta pembangunan internal yang berkelanjutan.
B
Kepatuhan buta terhadap pemimpin dan tradisi menuju individualisme ekstrem dan penolakan terhadap nilai-nilai luhur bangsa.
C
Ekspresi emosional yang murni dan spontan menuju pragmatisme ekonomis yang semata-mata berorientasi pada keuntungan pribadi.
D
Ideologi yang kaku dan tidak adaptif terhadap perubahan global menuju pembiaran terhadap pengaruh asing tanpa filter.
E
Semangat juang militan yang bersifat fisik menuju pasifisme absolut yang menolak segala bentuk bela negara.