Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 60. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 591
Link Soal
Sejarah pembangunan Jakarta mencatat upaya Gubernur Ali Sadikin mengganti moda transportasi becak yang dianggap kurang manusiawi dengan kendaraan bermotor roda tiga. Kendaraan yang diluncurkan pertama kali pada 24 Maret 1971 tersebut adalah...
A
Bajaj
B
Bemo
C
Helicak
D
Oplet
E
TransJakarta
NO. 592
Link Soal
Dalam sejarah maritim Indonesia, Kerajaan Sriwijaya dianggap sebagai Kerajaan Nusantara pertama karena armada lautnya yang sangat kuat. Faktor utama yang mendorong Sriwijaya membangun kekuatan maritim tersebut adalah...
A
Keinginan untuk menguasai jalur perdagangan dan memperluas wilayah kekuasaan
B
Ancaman serangan dari Kerajaan Majapahit
C
Kebutuhan untuk mencari rempah-rempah di pulau lain
D
Persaingan dengan kerajaan maritim di India
E
Perintah dari Kekaisaran Tiongkok
NO. 593
Link Soal
ASEAN diawali dengan Deklarasi Bangkok ditandatangani oleh lima menteri luar negeri negara peserta konferensi, adapun delegasi dari Singapura adalah ....
A
H. Adam Malik
B
Tun Abdul Razak
C
S. Rajaratman
D
Narsisco Ramos
E
Thanat Khoman
NO. 594
Link Soal
Pancasila bukanlah paham yang menganut chauvinisme. Definisi yang paling tepat untuk mendeskripsikan istilah chauvinisme adalah...
A
Kesetiaan tinggi terhadap tradisi kuno daerah asal
B
Paham yang menganggap semua bangsa di dunia memiliki kedudukan setara
C
Rasa cinta tanah air yang sangat ekstrim dengan merendahkan martabat bangsa lain
D
Perjuangan bersenjata untuk mendapatkan kemerdekaan nasional
E
Paham yang mengutamakan kepentingan individu di atas negara
NO. 595
Link Soal
Generasi muda Indonesia saat ini, yang sering disebut Gen Z atau Gen Alpha, tumbuh dalam era digital yang sangat terkoneksi dengan dunia. Mereka terpapar berbagai budaya, ideologi, dan isu transnasional melalui media sosial. Manifestasi nasionalisme pada kelompok ini tidak selalu tampak dalam bentuk tradisional seperti upacara bendera atau lagu kebangsaan, melainkan lebih sering dalam bentuk aktivisme digital untuk isu-isu sosial, lingkungan, atau kemanusiaan di tingkat lokal maupun global, namun tetap dengan perspektif keindonesiaan. Bagaimana pemerintah dan masyarakat dapat mengintegrasikan bentuk nasionalisme baru ini agar tetap relevan dan berkontribusi pada penguatan identitas bangsa yang kokoh, tanpa terjebak pada puritanisme atau antipati terhadap globalisasi?
A
Mendorong pengembangan platform digital yang memfasilitasi partisipasi aktif generasi muda dalam diskusi isu-isu kebangsaan dan proyek-proyek sosial-kewargaan, dengan tetap memberikan ruang bagi ekspresi identitas global mereka.
B
Merevitalisasi nilai-nilai tradisional nasionalisme melalui kurikulum pendidikan formal yang lebih modern dan interaktif, agar generasi muda tidak kehilangan akar budaya dan sejarahnya.
C
Mengadakan kampanye masif di media sosial untuk mempromosikan kebudayaan dan capaian bangsa Indonesia, sehingga menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan pada tanah air yang lebih besar.
D
Meningkatkan sanksi hukum bagi penyebar hoaks atau konten yang merusak persatuan bangsa, guna menciptakan lingkungan digital yang aman dan kondusif bagi pertumbuhan nasionalisme yang positif.
E
Membatasi akses generasi muda terhadap konten asing yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan budaya bangsa, untuk membendung arus pengaruh negatif globalisasi.
NO. 596
Link Soal
Berdasarkan hasil perolehan suara terbanyak dalam Pemilu 1955, urutan empat partai pemenang kursi secara berturut-turut adalah...
A
Masyumi, PNI, PKI, NU
B
PNI, PKI, Masyumi, NU
C
PNI, Masyumi, Nahdlatul Ulama, PKI
D
NU, Masyumi, PKI, PNI
E
Masyumi, PKI, PNI, NU
NO. 597
Link Soal
Indonesia, sebagai negara majemuk, menghadapi tantangan dalam mempertahankan nasionalisme di tengah arus globalisasi dan kepentingan regional. Sebuah kebijakan pemerintah daerah mengizinkan investasi asing besar-besaran yang menjanjikan lapangan kerja, namun berpotensi menggerus kearifan lokal dan keberlanjutan lingkungan. Dalam konteks nasionalisme Pancasila, tindakan yang paling bijaksana bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan adalah:
A
Menolak seluruh investasi asing demi menjaga kearifan lokal dan lingkungan sebagai benteng terakhir identitas bangsa.
B
Mendukung penuh investasi dengan alasan pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja adalah prioritas utama untuk kemajuan bangsa.
C
Mengadvokasi negosiasi ulang dengan investor asing untuk memastikan klausul perlindungan kearifan lokal dan lingkungan hidup yang ketat, serta transfer teknologi yang bermanfaat bagi bangsa.
D
Membiarkan mekanisme pasar yang menentukan, karena intervensi pemerintah dapat menghambat investasi dan daya saing global.
E
Mengajak masyarakat untuk melakukan demonstrasi menentang investasi sebagai bentuk perlawanan terhadap potensi "penjajahan ekonomi" modern.
NO. 598
Link Soal
Revolusi Perancis yang meletus pada tahun 1789 merupakan perlawanan rakyat terhadap sistem monarki absolut yang dipimpin oleh raja...
A
Raja Louis XVI
B
Maximilien Robespierre
C
Napoleon Bonaparte
D
Hugues Capet
E
Philip Dieudonne
NO. 599
Link Soal
Tempat dilaksanakannya rapat perdana BPUPKI yang berlokasi di Jalan Pejambon 6, Jakarta, adalah gedung...
A
Gedung Bakteriologi
B
Istana Negara
C
Gedung Chuo Sangi In
D
Gedung Pengangsaan Timur
E
Gedung Proklamasi
NO. 600
Link Soal
Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai nasionalisme bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi semakin kompleks. Seorang ASN dituntut tidak hanya mempertahankan identitas kebangsaan, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman. Dalam konteks ini, tindakan yang paling mencerminkan penerapan nasionalisme Pancasila yang inklusif, adaptif, dan strategis dalam menghadapi tantangan global adalah...
A
Mengutamakan produk dalam negeri dan menolak segala bentuk produk atau inovasi dari luar negeri demi kemandirian ekonomi.
B
Aktif berpartisipasi dalam forum internasional, menguasai teknologi global, namun tetap kritis terhadap ideologi asing yang bertentangan dengan Pancasila, serta berupaya mempromosikan nilai-nilai Pancasila di kancah dunia.
C
Membiarkan budaya asing masuk tanpa filterisasi ketat, dengan keyakinan bahwa nasionalisme akan tetap lestari seiring waktu.
D
Fokus pada pelestarian tradisi lokal secara murni dan menghindari interaksi dengan budaya global agar tidak terjadi akulturasi.
E
Menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pemertahanan nasionalisme kepada lembaga negara tanpa perlu partisipasi aktif individu ASN.