Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 60. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 591
Link Soal
Siapakah tokoh yang memimpin Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritsu Junbi Inkai?
A
Mohammad Yamin
B
Ahmad Soebardjo
C
Dr. Radjiman Wideodiningrat
D
Mr. Soepomo
E
Ir. Soekarno
NO. 592
Link Soal
Setelah teks proklamasi selesai dirumuskan, muncul perdebatan mengenai penandatanganan naskah. Siapakah yang mengusulkan agar teks tersebut ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta atas nama bangsa Indonesia?
A
Sayuti Melik
B
Chairul Saleh
C
Sukarni
D
Ahmad Soebardjo
E
B.M. Diah
NO. 593
Link Soal
Manfaat paling strategis dari kegiatan pelayaran dan perdagangan antar-pulau di Indonesia bagi keutuhan negara adalah...
A
Mempercepat proses integrasi nasional
B
Menghilangkan kebudayaan lokal daerah
C
Sekadar saling mengenal antar suku
D
Hanya menimbulkan rasa persaudaraan sesaat
E
Meningkatkan angka perkawinan antar daerah
NO. 594
Link Soal
Indonesia, sebagai bangsa yang kaya akan seni dan tradisi, menjunjung tinggi keberagaman budayanya. Peran generasi muda dalam melestarikan seni dan budaya tradisional sebagai wujud nasionalisme dapat diwujudkan melalui tindakan...
A
Mengikuti secara aktif tren kebudayaan asing yang sedang digandrungi.
B
Mendalami dan mengamalkan praktik seni budaya tradisional dari daerahnya.
C
Hanya mendukung bentuk seni budaya yang memberikan keuntungan materi.
D
Mengesampingkan aspek seni budaya demi prioritas pendidikan formal.
E
Menolak warisan budaya lokal yang kurang dikenal di kancah internasional.
NO. 595
Link Soal
Ir. Soekarno menyampaikan pidato monumental mengenai dasar negara yang kini diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Kapan peristiwa tersebut terjadi?
A
1 Juni 1945
B
22 Juni 1945
C
1 Oktober 1945
D
10 Oktober 1945
E
20 Mei 1945
NO. 596
Link Soal
Di kota Agra, India, berdiri sebuah monumen megah yang masuk dalam jajaran tujuh keajaiban dunia sejak 2007. Bangunan ini merupakan simbol cinta dan kasih sayang. Objek yang dimaksud adalah...
A
Acropolis
B
Alhambra
C
Taj Mahal
D
Moai
E
Petra
NO. 597
Link Soal
Cita-cita persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia akan sulit terwujud apabila masyarakat cenderung memiliki sikap...
A
Membiasakan diri bergotong royong di lingkungan sekitar
B
Bersahabat dan saling membantu tanpa memandang latar belakang
C
Menjadikan Pancasila sebagai pedoman tingkah laku sehari-hari
D
Hanya bersedia membantu teman yang berasal dari suku, agama, atau ras yang sama
E
Memandang wilayah nasional beserta kekayaannya sebagai satu kesatuan utuh
NO. 598
Link Soal
Pemerintah berupaya menjaga integrasi nasional di tengah ratusan etnis yang berbeda. Pendekatan kultural manakah yang paling tepat untuk menjaga persatuan tanpa memberangus keberagaman?
A
Memaksakan satu budaya nasional tunggal dan menghapus budaya daerah.
B
Mempromosikan toleransi melalui festival lintas budaya yang melibatkan partisipasi aktif berbagai etnis.
C
Melarang penampilan seni budaya daerah di tingkat nasional.
D
Memusatkan pembangunan kebudayaan hanya pada etnis mayoritas saja.
E
Mewajibkan warga meninggalkan adat istiadatnya demi kemajuan zaman.
NO. 599
Link Soal
Ketergantungan Indonesia pada energi fosil yang tidak terbarukan mengancam kedaulatan energi masa depan. Sebagai wujud nasionalisme visioner (berorientasi masa depan), kebijakan apa yang harus diprioritaskan pemerintah?
A
Meningkatkan eksploitasi batu bara secara masif selagi harga pasar dunia tinggi.
B
Melakukan transisi energi dengan mempercepat investasi pada Energi Baru Terbarukan (EBT) seperti surya dan panas bumi.
C
Melarang masyarakat menggunakan teknologi alternatif yang dapat mengganggu industri migas.
D
Mempertahankan subsidi BBM fosil sebesar-besarnya demi popularitas politik semata.
E
Menyerahkan seluruh aset energi negara kepada perusahaan multinasional yang lebih canggih.
NO. 600
Link Soal
Partai Nasional Indonesia (PNI) memiliki strategi perjuangan yang tegas menolak bekerja sama dengan pemerintah kolonial. Strategi dan asas perjuangan ini dikenal dengan istilah...
A
Koperasi dan Marhaenisme
B
Radikalisme dan Liberalisme
C
Non-koperasi dan Marhaenisme
D
Bawah tanah dan Gerilya
E
Diplomasi dan Negosiasi