Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 61. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 601
Link Soal
Ketergantungan Indonesia pada energi fosil yang tidak terbarukan mengancam kedaulatan energi masa depan. Sebagai wujud nasionalisme visioner (berorientasi masa depan), kebijakan apa yang harus diprioritaskan pemerintah?
A
Meningkatkan eksploitasi batu bara secara masif selagi harga pasar dunia tinggi.
B
Melakukan transisi energi dengan mempercepat investasi pada Energi Baru Terbarukan (EBT) seperti surya dan panas bumi.
C
Melarang masyarakat menggunakan teknologi alternatif yang dapat mengganggu industri migas.
D
Mempertahankan subsidi BBM fosil sebesar-besarnya demi popularitas politik semata.
E
Menyerahkan seluruh aset energi negara kepada perusahaan multinasional yang lebih canggih.
NO. 602
Link Soal
Beberapa tokoh nasional terlibat aktif dalam kepanitiaan kecil BPUPKI. Siapakah tokoh di bawah ini yang tidak termasuk dalam daftar anggota Panitia Sembilan?
A
Soepomo
B
Wahid Hasjim
C
Mohammad Yamin
D
Abdul Kahar Muzakir
E
Achmad Soebardjo
NO. 603
Link Soal
ASEAN didirikan pada 8 Agustus 1967 melalui Deklarasi Bangkok. Negara manakah di bawah ini yang TIDAK termasuk dalam lima negara pendiri yang menandatangani deklarasi tersebut?
A
Filipina
B
Indonesia
C
Myanmar
D
Singapura
E
Thailand
NO. 604
Link Soal
Kalimat pertama dalam naskah proklamasi yang berbunyi 'Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia' merupakan gagasan yang disumbangkan oleh...
A
Drs. Moh. Hatta
B
Mr. Ahmad Soebardjo
C
Ir. Soekarno
D
Sukarni
E
Sayuti Melik
NO. 605
Link Soal
Sebuah perusahaan manufaktur asing berencana menanamkan investasi besar di Indonesia dengan janji menciptakan ribuan lapangan kerja. Namun, dalam proposalnya, perusahaan tersebut bersikeras menggunakan sebagian besar material dan komponen impor, serta menempatkan tenaga kerja asing di hampir semua posisi manajerial kunci, meskipun ada kompetensi dan potensi bahan baku lokal yang memadai. Sikap pemerintah daerah yang paling tepat dalam menghadapi tawaran ini agar selaras dengan semangat nasionalisme ekonomi adalah...
A
Menerima tawaran tersebut sepenuhnya demi menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja.
B
Menolak investasi tersebut karena terlalu banyak menggunakan komponen impor dan tenaga kerja asing.
C
Menerima tawaran tetapi dengan negosiasi yang kuat untuk meningkatkan persentase penggunaan komponen lokal dan penyerapan tenaga kerja Indonesia di semua tingkatan.
D
Memberikan insentif fiskal tambahan agar perusahaan mau mengubah kebijakannya.
E
Meminta perusahaan lain dari negara yang sama untuk menawarkan investasi serupa sebagai perbandingan.
NO. 606
Link Soal
Bapak Surya Negara, seorang tokoh karismatik dari Desa Harmoni di Provinsi Bhinneka Raya, mendedikasikan hidupnya untuk menyatukan berbagai suku dan adat istiadat yang berbeda di wilayahnya. Ia tidak pernah lelah menyuarakan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa, menolak tawaran asing yang dapat memecah belah komunitas demi keuntungan pribadi, dan justru mendorong masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal demi kemajuan nasional. Di masa sulit, ketika disintegrasi mengancam, Bapak Surya Negara menjadi benteng terakhir yang mengingatkan semua pihak akan identitas kolektif dan cita-cita luhur pendirian negara. Semangatnya menginspirasi banyak pemuda untuk mengabdi kepada negara.
Perjuangan Bapak Surya Negara tersebut secara paling tepat mencerminkan nilai luhur...
A
Nasionalisme yang mengedepankan kepentingan bangsa di atas golongan atau pribadi.
B
Patriotisme yang berani berkorban demi mempertahankan kedaulatan negara.
C
Demokrasi yang menjunjung tinggi kebebasan berpendapat dan partisipasi warga.
D
Pluralisme yang menghargai perbedaan budaya dan agama dalam masyarakat.
E
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat yang merata tanpa diskriminasi.
NO. 607
Link Soal
Desa Sukamaju di tahun 1960-an dikenal dengan semangat gotong royongnya yang tinggi. Saat itu, masyarakat bahu-membahu membangun dam irigasi mandiri yang vital untuk pertanian mereka, tanpa mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat. Para pemuda mengorbankan waktu dan tenaganya, bahkan menunda studi, demi kepentingan bersama. Nasionalisme mereka terwujud dalam upaya kolektif mewujudkan kemandirian pangan desa dan melestarikan budaya lokal dari pengaruh asing yang mulai masuk. Kini, di Desa Sukamaju yang sama, tantangan berbeda muncul. Alih-alih membangun infrastruktur fisik, masyarakat dihadapkan pada masalah erosi nilai-nilai lokal, penyebaran hoaks yang memecah belah, dan ketergantungan pada produk luar negeri. Para pemuda, meski aktif berinteraksi di media sosial, lebih sering terlibat dalam debat virtual tentang isu nasional ketimbang aksi nyata di desa. Semangat kebersamaan masih ada, namun bentuk dan manifestasinya terasa berbeda, lebih personal dan terkadang kurang terikat pada kepentingan kolektif desa secara langsung. Berdasarkan narasi di atas, bagaimana perbandingan manifestasi nasionalisme di Desa Sukamaju pada masa lalu dan masa kini menggambarkan evolusi konsep tersebut di tengah masyarakat Indonesia?
A
Nasionalisme masa lalu lebih terwujud dalam aksi kolektif fisik dan upaya kemandirian lokal, sementara masa kini cenderung diekspresikan melalui platform digital dan kesadaran isu nasional yang lebih bersifat virtual.
B
Nasionalisme pada kedua periode sama-sama berfokus pada pembangunan infrastruktur, namun dengan skala yang berbeda akibat kemajuan teknologi.
C
Masa lalu menunjukkan nasionalisme yang didasari oleh ketakutan terhadap ancaman fisik, sementara masa kini didorong oleh keinginan untuk mendapatkan pengakuan internasional.
D
Manifestasi nasionalisme di masa lalu cenderung individualistis, sementara masa kini lebih menonjolkan semangat gotong royong dalam bentuk kampanye daring.
E
Pada masa lalu, nasionalisme tidak mengenal konsep kemandirian, berbeda dengan masa kini yang sangat menekankan swasembada pangan.
NO. 608
Link Soal
Ketegangan perebutan Irian Barat melibatkan intervensi internasional, termasuk usulan dari Ellsworth Bunker. Peristiwa diplomatik yang akhirnya disepakati untuk menyelesaikan sengketa tersebut, yang juga didorong oleh kekhawatiran Amerika Serikat atas bantuan senjata Uni Soviet kepada Indonesia, dikenal sebagai...
A
Konferensi Meja Bundar
B
Perjanjian Renville
C
Perjanjian New York
D
Perjanjian Linggarjati
E
Perjanjian Roem-Royen
NO. 609
Link Soal
Pada sidang BPUPKI tanggal 10 Juli 1945, dibentuk beberapa panitia kecil untuk membahas aspek teknis negara. Siapakah tokoh yang ditunjuk sebagai ketua Panitia Pembela Tanah Air (PETA)?
A
Ir. Soekarno
B
Drs. Moh. Hatta
C
Jenderal Soedirman
D
Abikusno Tjokrosujoso
E
Suparman
NO. 610
Link Soal
Di era otonomi daerah dan globalisasi, sebuah pemerintah kabupaten sedang merancang Peraturan Daerah (Perda) yang secara tegas membatasi masuknya produk dan investasi dari luar wilayah kabupaten, bahkan dari provinsi lain di Indonesia, dengan alasan untuk melindungi perekonomian lokal dan identitas budaya setempat. Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpegang teguh pada nilai nasionalisme dan persatuan bangsa, bagaimana Anda seharusnya menyikapi rancangan Perda tersebut?
A
Mendukung penuh rancangan Perda tersebut sebagai bentuk konkret implementasi kedaulatan daerah dan keberpihakan terhadap ekonomi lokal.
B
Menolak secara mutlak Perda tersebut karena setiap pembatasan antar-wilayah di Indonesia akan merusak integrasi ekonomi nasional dan mengikis semangat persatuan.
C
Mengusulkan kajian mendalam terhadap Perda tersebut dengan melibatkan pakar hukum tata negara dan ekonomi nasional untuk memastikan bahwa Perda tersebut tidak bertentangan dengan UUD 1945 dan prinsip Bhinneka Tunggal Ika, serta mencari solusi yang harmonis antara kepentingan lokal dan nasional.
D
Membiarkan Perda tersebut karena merupakan kewenangan otonomi daerah, tanpa perlu intervensi dari ASN yang bukan bagian dari pemerintah daerah tersebut.
E
Mengadvokasi agar Perda tersebut dijadikan contoh bagi daerah lain untuk memperkuat identitas dan ekonomi lokal masing-masing, sebagai wujud keberagaman Indonesia.