Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 61. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 601
Link Soal
Sumpah Pemuda 1928 memiliki makna strategis bagi perjuangan kemerdekaan. Sebelum 1928, perjuangan bersifat kedaerahan. Setelah Sumpah Pemuda, pola perjuangan berubah menjadi...
A
Perjuangan fisik bersenjata secara gerilya
B
Perjuangan bersifat nasional dan mengutamakan persatuan
C
Kooperatif sepenuhnya dengan pemerintah Belanda
D
Fokus pada perjuangan agama semata
E
Meminta bantuan militer dari negara tetangga
NO. 602
Link Soal
Istilah dalam bahasa Jepang untuk menyebut Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia adalah...
A
Panitia Sembilan
B
Dokuritsu Junbi Cosakai
C
Dokuritsu Junbi Inkai
D
KNIP
E
Piagam Jakarta
NO. 603
Link Soal
Pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) terjadi di beberapa wilayah Indonesia sebagai bentuk disintegrasi bangsa. Di antara provinsi berikut di Pulau Jawa, manakah yang TIDAK menjadi basis pemberontakan tersebut?
A
Jawa Barat
B
Jawa Tengah
C
Jawa Timur
D
Banten (saat itu bagian Jabar)
E
Aceh (luar Jawa)
NO. 604
Link Soal
Salah satu hasil diplomasi yang menyatakan bahwa Belanda mengakui kekuasaan de facto Republik Indonesia atas Jawa, Madura, dan Sumatera adalah isi dari perjanjian...
A
Konferensi Meja Bundar
B
Perjanjian Linggarjati
C
Perjanjian Renville
D
Perjanjian Roem-Royen
E
Konferensi Inter-Indonesia
NO. 605
Link Soal
Tujuan utama pembangunan nasional Indonesia bukanlah sekadar fisik, melainkan untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa. Apa implikasi dari tujuan tersebut?
A
Agar Indonesia ditakuti oleh negara tetangga secara militer.
B
Menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu bersaing dan tidak diremehkan.
C
Memperluas wilayah kekuasaan negara ke negara lain.
D
Meningkatkan gaya hidup mewah para pejabat negara.
E
Mengisolasi diri dari pergaulan internasional agar mandiri.
NO. 606
Link Soal
Tokoh bangsa yang mengemban jabatan ganda sebagai Wakil Ketua BPUPKI sekaligus memimpin kantor tata usaha atau sekretariat badan tersebut adalah...
A
Raden Pandji Soeroso
B
Dr. Radjiman Wedyodiningrat
C
Mr. Abdoel Gafar Pringgodigdo
D
Moh. Hatta
E
Moh. Yamin
NO. 607
Link Soal
Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) secara resmi mengesahkan UUD 1945 sebagai konstitusi negara pada tanggal...
A
9 Agustus 1945
B
17 Agustus 1945
C
18 Agustus 1945
D
22 Agustus 1945
E
1 Juni 1945
NO. 608
Link Soal
Di tengah tantangan globalisasi, bagaimana peran pemerintah dan masyarakat untuk menjaga identitas budaya Indonesia tanpa menolak pengaruh positif dari luar?
A
Melarang masuknya budaya asing ke Indonesia secara total
B
Mempromosikan budaya lokal dan menciptakan ruang kolaborasi budaya yang positif
C
Menggantikan budaya lokal dengan budaya asing yang lebih modern
D
Mewajibkan seluruh masyarakat untuk mengikuti satu jenis budaya saja
E
Menetapkan aturan ketat yang melarang masyarakat untuk mengakses media asing
NO. 609
Link Soal
Kapan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) secara resmi dibubarkan oleh pemerintah Kerajaan Belanda?
A
1 Januari 1800
B
31 Desember 1799
C
17 Agustus 1945
D
12 Oktober 1798
E
20 Mei 1908
NO. 610
Link Soal
Pasca-kemerdekaan, fondasi nasionalisme Indonesia banyak dibentuk oleh perjuangan melawan kolonialisme yang menekankan persatuan dan anti-penjajahan. Dalam konteks Indonesia saat ini yang menghadapi tantangan disrupsi teknologi dan polarisasi sosial, interpretasi nasionalisme yang paling relevan untuk menjaga persatuan bangsa adalah...
A
Mempertahankan nilai-nilai tradisional dan menolak segala bentuk pengaruh asing yang dianggap tidak sesuai dengan budaya luhur bangsa.
B
Mengutamakan kepentingan ekonomi nasional di atas segalanya, bahkan jika harus mengorbankan kerjasama internasional.
C
Mengedepankan semangat persatuan melalui penguatan identitas lokal yang beragam sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas nasional.
D
Mengintegrasikan semangat persatuan dan kebanggaan akan warisan budaya dengan keterbukaan terhadap inovasi serta kerjasama global yang berlandaskan Pancasila untuk kemajuan bangsa.
E
Fokus pada pembangunan infrastruktur dan stabilitas politik agar Indonesia memiliki posisi tawar yang kuat di kancah internasional.