Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 61. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 601
Link Soal
Adanya perpaduan antara budaya lokal dengan ajaran Islam, seperti pada arsitektur masjid kuno di Jawa yang memiliki atap tumpang, membuktikan bahwa...
A
Islam di Jawa bersifat sinkretis sepenuhnya
B
Penyebaran Islam di Jawa memanfaatkan sarana budaya sebagai alat dakwah
C
Budaya Hindu-Buddha lebih kuat daripada ajaran Islam
D
Arsitektur bangunan tidak memiliki kaitan dengan ajaran agama
E
Masyarakat Jawa menolak bentuk asli bangunan masjid
NO. 602
Link Soal
Dalam proses pemilihan lambang negara, salah satu desain ditolak karena dianggap memiliki unsur pengaruh pendudukan Jepang (sinar matahari). Desain yang ditolak tersebut adalah karya dari...
A
Ir. Soekarno
B
Sultan Hamid II
C
Mohammad Hatta
D
Mohammad Yamin
E
Ahmad Soebardjo
NO. 603
Link Soal
Pulau Kalimantan memiliki beberapa bentang alam yang khas, salah satunya adalah dataran tinggi. Dataran tinggi yang terletak di wilayah Kalimantan adalah...
A
Dataran Tinggi Dieng
B
Dataran Tinggi Wajo
C
Dataran Tinggi Muller
D
Dataran Tinggi Atlas
E
Dataran Tinggi Bingkoku
NO. 604
Link Soal
Keanggotaan PPKI pada mulanya berjumlah 21 orang, namun kemudian bertambah tanpa sepengetahuan pihak Jepang. Berapakah jumlah penambahan anggota tersebut?
A
4 orang
B
5 orang
C
6 orang
D
7 orang
E
8 orang
NO. 605
Link Soal
Indonesia sedang mempertimbangkan pembangunan 'Pulau Pintar Nasional' di salah satu gugusan pulau terluar yang kaya akan ekosistem laut unik dan dihuni oleh komunitas adat dengan kearifan lokal yang kuat. Proyek ini digadang-gadang akan menjadi pusat inovasi teknologi, ekonomi maritim, dan benteng pertahanan negara, namun dikhawatirkan akan menimbulkan kerusakan lingkungan yang parah dan mengikis budaya lokal. Dalam konteks nasionalisme Pancasila yang integral, bagaimana sikap terbaik yang harus diambil oleh pemerintah dan masyarakat?
A
Melakukan kajian mendalam, melibatkan aktif komunitas adat dalam perencanaan, mencari solusi teknologi dan kebijakan yang menjamin keberlanjutan lingkungan, serta mempromosikan inkulturasi teknologi dengan kearifan lokal, sebagai wujud nasionalisme yang berkeadaban dan berkelanjutan.
B
Mendahulukan pembangunan 'Pulau Pintar' demi kemajuan ekonomi dan pertahanan negara, mengesampingkan kekhawatiran lingkungan dan budaya lokal yang dianggap menghambat visi besar bangsa.
C
Menolak pembangunan proyek secara total dan mempertahankan status quo wilayah tersebut, demi menjaga keaslian budaya adat dan kelestarian lingkungan tanpa kompromi.
D
Mengundang investor dan ahli asing secara eksklusif untuk mengambil alih pembangunan proyek dengan janji percepatan ekonomi, tanpa terlalu melibatkan komunitas lokal dalam pengambilan keputusan.
E
Mengadakan referendum nasional untuk memutuskan proyek tersebut, sehingga keputusan akhir murni berdasarkan suara mayoritas rakyat tanpa mempertimbangkan aspek kerentanan minoritas atau lingkungan spesifik.
NO. 606
Link Soal
Pemerintah Daerah "Bumi Makmur" menerapkan kebijakan "Gerakan Bangga Produk Lokal" yang mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan instansi di lingkungannya untuk membeli dan menggunakan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asli daerah tersebut. Kebijakan ini, yang juga mencakup pengadaan barang dan jasa, dimaksudkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat identitas daerah. Namun, beberapa kalangan berpendapat bahwa kebijakan ini berpotensi menciptakan praktik proteksionisme internal dan menghambat persaingan sehat antar-produk UMKM dari berbagai daerah di Indonesia, yang pada akhirnya dapat melemahkan semangat persatuan ekonomi nasional.
Bagaimana seharusnya kebijakan "Gerakan Bangga Produk Lokal" diinterpretasikan dan diimplementasikan agar selaras dengan esensi Nasionalisme Indonesia yang berlandaskan Pancasila dalam konteks pembangunan ekonomi?
A
Kebijakan ini sudah tepat sebagai manifestasi kedaulatan ekonomi daerah dan bentuk konkrit dukungan terhadap UMKM lokal, sehingga tidak perlu diubah substansinya.
B
Kebijakan harus dibatalkan sepenuhnya karena secara langsung bertentangan dengan prinsip pasar bebas dan dapat memicu fragmentasi ekonomi, mengancam persatuan nasional.
C
Kebijakan perlu direvisi agar lebih fokus pada peningkatan kualitas, inovasi, dan daya saing produk UMKM lokal sehingga mampu bersaing di pasar nasional, tanpa membatasi peluang produk dari daerah lain.
D
Kebijakan ini adalah hak otonomi daerah yang mutlak dan tidak bisa diintervensi oleh pemerintah pusat selama bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat lokal.
E
Pemerintah daerah harus tetap memprioritaskan produk lokal namun dengan memberikan porsi atau kuota tertentu bagi produk UMKM dari provinsi lain sebagai bentuk toleransi ekonomi.
NO. 607
Link Soal
Panitia Sembilan dibentuk untuk merumuskan naskah rancangan pembukaan UUD. Tokoh berikut ini yang BUKAN merupakan bagian dari keanggotaan Panitia Sembilan adalah...
A
Mohammad Hatta
B
Sultan Hamid II
C
Abikoesno Tjokrosoejoso
D
Agus Salim
E
A.A. Maramis
NO. 608
Link Soal
Pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 7 Agustus 1945 memiliki makna strategis karena...
A
Menggantikan BPUPKI dan menandakan proses kemerdekaan memasuki tahap finalisasi/pelaksanaan
B
Menunjukkan bahwa Jepang sudah menyerah total kepada Sekutu
C
Merupakan hadiah langsung dari Jenderal Terauchi tanpa syarat
D
Dibentuk atas desakan golongan muda yang ingin segera merdeka
E
Bertugas menyusun teks proklamasi yang akan dibacakan Soekarno
NO. 609
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok merupakan momen krusial menjelang proklamasi kemerdekaan. Konflik antara golongan muda dan golongan tua saat itu sebenarnya bukan mengenai 'apakah' Indonesia harus merdeka, melainkan mengenai...
A
Siapa yang akan menandatangani teks proklamasi
B
Lokasi pembacaan teks proklamasi kemerdekaan
C
Waktu dan cara pelaksanaan proklamasi (tanpa campur tangan Jepang)
D
Bentuk negara yang akan didirikan (Republik atau Kerajaan)
E
Susunan kabinet pemerintahan pertama
NO. 610
Link Soal
Pada masa Orde Baru, pembangunan dilakukan secara bertahap melalui Rencana Pembangunan Lima Tahun (REPELITA). Jika REPELITA I fokus pada pertanian, maka titik berat REPELITA V adalah mewujudkan struktur ekonomi yang seimbang dengan fokus pada...
A
Pembangunan sektor pertanian menuju swasembada mutlak
B
Pengembangan industri berat yang menghasilkan mesin-mesin
C
Kekuatan sektor industri yang didukung oleh sektor pertanian yang kuat
D
Industri pariwisata dan ekonomi kreatif
E
Pembangunan infrastruktur maritim secara masif