Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 61. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 601
Link Soal
Pemerintah Daerah "Bumi Pertiwi" berencana mengganti nama-nama jalan di wilayahnya dengan nama pahlawan nasional untuk menumbuhkan semangat nasionalisme. Namun, rencana ini menuai protes dari sebagian masyarakat adat yang bersikeras mempertahankan nama jalan tradisional mereka, dengan alasan nama-nama tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas dan warisan budaya lokal mereka. Konflik ini menimbulkan dilema antara penguatan identitas nasional dan pelestarian kearifan lokal.
Sebagai seorang ASN yang menjunjung tinggi nilai nasionalisme dan Bhinneka Tunggal Ika, langkah strategis apa yang paling tepat untuk menangani situasi ini?
A
Memaksakan penggantian nama jalan sesuai rencana awal dan melakukan sosialisasi masif tentang pentingnya nasionalisme di atas identitas lokal demi persatuan bangsa.
B
Membatalkan seluruh rencana penggantian nama jalan untuk menjaga kerukunan dan menghindari konflik dengan masyarakat lokal, serta menghormati sepenuhnya kearifan lokal.
C
Menginisiasi dialog multi-pihak yang melibatkan pemerintah daerah, tokoh masyarakat adat, budayawan, dan ahli sejarah untuk merumuskan solusi kompromi yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai kepahlawanan nasional tanpa menghilangkan identitas lokal yang berharga.
D
Mengganti nama jalan hanya di area-area perkotaan yang tidak memiliki resistensi kuat, sementara nama jalan tradisional di perkampungan tetap dipertahankan.
E
Memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan ekonomi di wilayah tersebut, dengan harapan masyarakat akan lebih menerima kebijakan penggantian nama jalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan.
NO. 602
Link Soal
Upaya untuk memperkuat jiwa nasionalisme di tengah masyarakat Indonesia harus dilakukan secara konsisten. Tindakan berikut ini yang merupakan hal positif dan harus dikembangkan guna mendukung semangat tersebut adalah...
A
Sikap mengunggulkan suku bangsa sendiri secara berlebihan (Sukuisme)
B
Menerapkan sikap cinta tanah air yang wajar dan rela berkorban (Patriotisme)
C
Keyakinan yang sangat kuat terhadap satu golongan tertentu (Fanatik golongan)
D
Mengagungkan bangsa sendiri secara membabi buta sambil meremehkan bangsa lain (Chauvinisme)
E
Memegang teguh paham yang kaku dan cenderung menghalalkan kekerasan (Ekstrimisme)
NO. 603
Link Soal
Setelah bentuk negara serikat (RIS) dibubarkan, Indonesia kembali ke Negara Kesatuan dengan menggunakan Undang-Undang Dasar Sementara (UUDS) 1950 yang mulai berlaku pada tanggal...
A
27 Desember 1949
B
17 Agustus 1950
C
5 Juli 1959
D
1 Juni 1945
E
29 September 1955
NO. 604
Link Soal
Panitia Sembilan dibentuk untuk merumuskan naskah rancangan pembukaan UUD. Tokoh berikut ini yang BUKAN merupakan bagian dari keanggotaan Panitia Sembilan adalah...
A
Mohammad Hatta
B
Sultan Hamid II
C
Abikoesno Tjokrosoejoso
D
Agus Salim
E
A.A. Maramis
NO. 605
Link Soal
Organisasi BPUPKI dipimpin oleh seorang tokoh senior yang menjabat sebagai ketua umum. Sosok yang dimaksud adalah...
A
Raden Pandji Soeroso
B
Mohammad Yamin
C
Radjiman Wedyodiningrat
D
Ichibangase Yosio
E
Sultan Hamid II
NO. 606
Link Soal
Penghapusan politik Apartheid secara resmi di Afrika Selatan terjadi pada masa kepemimpinan Presiden...
A
Nelson Mandela
B
Paul Kruger
C
F.W. de Klerk
D
Pieter Botha
E
Jacob Zuma
NO. 607
Link Soal
Selama masa kolonialisme Belanda, berbagai wilayah di Nusantara melakukan perlawanan fisik yang gigih. Manakah di antara daerah berikut yang secara historis TIDAK tercatat melakukan perlawanan besar terhadap kolonialisme Belanda?
A
Tapanuli
B
Maluku
C
Nusa Tenggara Timur
D
Sumatera Barat
E
Bali
NO. 608
Link Soal
Dalam filosofi kepemimpinan Ki Hajar Dewantara, seorang pemimpin harus mampu memberikan dorongan moral dan semangat kepada bawahannya dari belakang. Asas ini dikenal dengan istilah...
A
Ing Ngarso Sung Tulodo
B
Ing Madya Mangun Karso
C
Tut Wuri Handayani
D
Demokrasi Pancasila
E
Bhinneka Tunggal Ika
NO. 609
Link Soal
Sebuah perusahaan manufaktur asing berencana menanamkan investasi besar di Indonesia dengan janji menciptakan ribuan lapangan kerja. Namun, dalam proposalnya, perusahaan tersebut bersikeras menggunakan sebagian besar material dan komponen impor, serta menempatkan tenaga kerja asing di hampir semua posisi manajerial kunci, meskipun ada kompetensi dan potensi bahan baku lokal yang memadai. Sikap pemerintah daerah yang paling tepat dalam menghadapi tawaran ini agar selaras dengan semangat nasionalisme ekonomi adalah...
A
Menerima tawaran tersebut sepenuhnya demi menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja.
B
Menolak investasi tersebut karena terlalu banyak menggunakan komponen impor dan tenaga kerja asing.
C
Menerima tawaran tetapi dengan negosiasi yang kuat untuk meningkatkan persentase penggunaan komponen lokal dan penyerapan tenaga kerja Indonesia di semua tingkatan.
D
Memberikan insentif fiskal tambahan agar perusahaan mau mengubah kebijakannya.
E
Meminta perusahaan lain dari negara yang sama untuk menawarkan investasi serupa sebagai perbandingan.
NO. 610
Link Soal
Di masa perjuangan kemerdekaan negara fiktif 'Nusantara Makmur', nasionalisme diwujudkan melalui semangat membara untuk persatuan dan perlawanan kolektif terhadap penjajah. Rakyat dari berbagai suku dan agama bersatu padu, mengesampingkan perbedaan demi cita-cita kemerdekaan. Lagu kebangsaan dinyanyikan dengan penuh haru, bendera diarak sebagai simbol pemersatu mutlak, dan pengorbanan jiwa raga demi kedaulatan bangsa adalah hal yang lumrah.
Satu abad kemudian, Nusantara Makmur telah menjadi negara maju dengan tantangan yang berbeda. Arus globalisasi membawa invasi budaya dan ekonomi, teknologi informasi menghubungkan warga dengan dunia luar, dan isu-isu seperti korupsi, kesenjangan sosial, serta keberlanjutan lingkungan mendominasi diskusi publik. Semangat cinta tanah air tetap membara, namun manifestasinya jauh lebih kompleks dan beragam. Nasionalisme kini seringkali diartikan sebagai upaya memajukan bangsa melalui inovasi, menjaga integritas digital, atau bahkan melalui kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah demi perbaikan.
Berdasarkan narasi di atas, pergeseran esensi dan implementasi nasionalisme di Nusantara Makmur dari masa lalu ke masa kini paling tepat digambarkan sebagai perubahan dari:
A
Fokus utama pada pertahanan terhadap ancaman eksternal dan persatuan primordial menuju penguatan identitas melalui inovasi, kritik konstruktif, serta pembangunan internal yang berkelanjutan.
B
Kepatuhan buta terhadap pemimpin dan tradisi menuju individualisme ekstrem dan penolakan terhadap nilai-nilai luhur bangsa.
C
Ekspresi emosional yang murni dan spontan menuju pragmatisme ekonomis yang semata-mata berorientasi pada keuntungan pribadi.
D
Ideologi yang kaku dan tidak adaptif terhadap perubahan global menuju pembiaran terhadap pengaruh asing tanpa filter.
E
Semangat juang militan yang bersifat fisik menuju pasifisme absolut yang menolak segala bentuk bela negara.