Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 63. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 621
Link Soal
Seorang Kepala Dinas di sebuah kabupaten, Bapak Rahmat, dalam pidato pembukaan festival seni daerah, secara terang-terangan menyatakan bahwa kesenian tradisional dari etnis minoritas di daerahnya "kurang memiliki nilai jual" dan "sebaiknya diganti dengan hiburan yang lebih modern dan universal". Pernyataan ini menuai protes keras dari komunitas adat dan budayawan, dianggap merendahkan kearifan lokal dan memecah belah persatuan. Video pidato tersebut menjadi viral, memicu amarah publik dan tuntutan agar Bapak Rahmat dicopot dari jabatannya.
Melihat kasus Bapak Rahmat dari perspektif nilai-nilai nasionalisme dan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN), tindakan apa yang paling tepat dan berdasar hukum untuk menindaklanjuti pelanggaran yang dilakukannya?
A
Mengajukan tuntutan hukum pidana atas dasar ujaran kebencian (hate speech) dan diskriminasi sesuai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
B
Memberikan teguran lisan dan tertulis serta mewajibkan Bapak Rahmat untuk segera melakukan klarifikasi dan permohonan maaf kepada publik.
C
Melakukan pemeriksaan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) daerah dan/atau Majelis Kode Etik untuk menjatuhkan sanksi disiplin sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS.
D
Mengabaikan pernyataan tersebut sebagai bagian dari kebebasan berpendapat, meskipun tidak etis, dan fokus pada upaya mediasi antarpihak.
E
Mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk mengeluarkan mosi tidak percaya dan meminta Gubernur untuk mencopot Bapak Rahmat dari jabatannya.
NO. 622
Link Soal
Sebagai tindak lanjut sidang PPKI pada Agustus 1945, dibentuklah Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) untuk membantu tugas Presiden sebelum terbentuknya MPR/DPR. Tokoh yang dilantik sebagai ketua pertama KNIP adalah...
A
Mr. Johannes Latuharhary
B
Adam Malik
C
Sutarjo Kartohadikusumo
D
H. Agus Salim
E
Mr. Kasman Singodimejo
NO. 623
Link Soal
Upaya untuk memperkuat jiwa nasionalisme di tengah masyarakat Indonesia harus dilakukan secara konsisten. Tindakan berikut ini yang merupakan hal positif dan harus dikembangkan guna mendukung semangat tersebut adalah...
A
Sikap mengunggulkan suku bangsa sendiri secara berlebihan (Sukuisme)
B
Menerapkan sikap cinta tanah air yang wajar dan rela berkorban (Patriotisme)
C
Keyakinan yang sangat kuat terhadap satu golongan tertentu (Fanatik golongan)
D
Mengagungkan bangsa sendiri secara membabi buta sambil meremehkan bangsa lain (Chauvinisme)
E
Memegang teguh paham yang kaku dan cenderung menghalalkan kekerasan (Ekstrimisme)
NO. 624
Link Soal
Dalam menjalankan perannya di kancah internasional, Indonesia memegang teguh prinsip politik luar negeri 'Bebas Aktif'. Manakah di antara pernyataan berikut yang BUKAN merupakan cerminan prinsip dasar politik luar negeri Indonesia tersebut?
A
Berpartisipasi aktif dalam menciptakan perdamaian dunia yang abadi
B
Mengikuti arus persekutuan militer global yang paling kuat
C
Menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dalam hubungan antarnegara
D
Menentang segala bentuk penjajahan dan kolonialisme
E
Kebijakan yang diambil selalu berorientasi pada kepentingan nasional
NO. 625
Link Soal
Kebijakan pemerintah yang mendukung industri dalam negeri merupakan wujud nyata dari upaya…
A
Globalisasi.
B
Liberalisasi Ekonomi.
C
Nasionalisme Ekonomi.
D
Kapitalisme.
E
Proteksionisme.
NO. 626
Link Soal
Sistem segregasi rasial atau Apartheid di Afrika Selatan menjadi sorotan dunia. Tokoh yang menjabat sebagai presiden Afrika Selatan saat era Apartheid benar-benar berakhir dan transisi demokrasi terwujud adalah...
A
Pieter Willem Botha
B
Nelson Mandela
C
F.W. de Klerk
D
Thabo Mbeki
E
Jacob Zuma
NO. 627
Link Soal
Nasionalisme yang berdasarkan Pancasila dikenal sebagai nasionalisme yang inklusif, artinya...
A
Hanya mengakui satu suku bangsa sebagai pemilik sah negara.
B
Mampu merangkul berbagai perbedaan dan menyatukannya dalam bingkai persatuan tanpa menghilangkan identitas asli.
C
Menolak pengaruh dari negara lain dalam segala bentuk.
D
Lebih mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan global secara mutlak.
E
Mewajibkan semua warga negara untuk menganut agama yang sama.
NO. 628
Link Soal
Tokoh revolusioner yang dikenal sebagai bapak pendiri Vietnam modern dan pernah menjabat sebagai Presiden Republik Demokratik Vietnam (Vietnam Utara) pada periode 1945–1969 adalah...
A
Ton Duc Thang
B
Ngo Dinh Diem
C
Ho Chi Minh
D
Tran Duc Luong
E
Nguyen Minh Triet
NO. 629
Link Soal
Sejarah mencatat Indonesia pernah keluar dari keanggotaan PBB. Peristiwa keluarnya Indonesia sebagai satu-satunya negara yang pernah melakukan hal tersebut terjadi pada tanggal...
A
7 Januari 1965
B
28 September 1966
C
28 September 1950
D
9 Agustus 1964
E
10 Oktober 1965
NO. 630
Link Soal
Di era globalisasi yang semakin pesat, Indonesia menghadapi berbagai tantangan, termasuk penetrasi budaya asing, disinformasi, dan kepentingan ekonomi global yang seringkali bertentangan dengan kedaulatan nasional. Bagaimana sikap nasionalisme yang paling tepat diimplementasikan oleh seorang ASN dalam menghadapi dinamika tersebut agar tetap menjaga identitas bangsa tanpa terjebak dalam chauvinisme?
A
Menolak keras segala bentuk investasi dan budaya asing yang dianggap dapat merusak kearifan lokal, serta memprioritaskan hanya produk dalam negeri.
B
Menganalisis secara kritis setiap pengaruh asing, menyaring informasi, dan mengadaptasi nilai-nilai universal yang relevan selama sejalan dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, guna memperkuat daya saing dan identitas bangsa.
C
Mengembangkan nasionalisme ekonomi dengan membatasi impor dan memfokuskan sumber daya pada penguatan industri strategis nasional, bahkan jika itu berarti isolasi dari pasar global.
D
Mengedepankan narasi kebanggaan sejarah perjuangan dan keberagaman budaya Indonesia, menolak segala bentuk kritik terhadap identitas bangsa, serta mewajibkan penggunaan bahasa Indonesia dalam setiap interaksi resmi.
E
Memprioritaskan keamanan dan kedaulatan wilayah dengan memperkuat alutsista serta meningkatkan pengawasan perbatasan, sebagai bentuk fundamental dari nasionalisme.