Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 63. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 621
Link Soal
Berikut ini yang BUKAN merupakan unsur-unsur pembentuk nasionalisme Indonesia adalah...
A
Kesatuan wilayah
B
Kesatuan nasib
C
Kesamaan ras dan keturunan
D
Kesatuan budaya
E
Kesatuan cita-cita
NO. 622
Link Soal
Bukti sejarah bahwa nilai-nilai Pancasila sudah diterapkan sejak masa kerajaan Nusantara terlihat pada Kerajaan Kutai, yaitu berupa...
A
Penyusunan kitab undang-undang kerajaan yang adil
B
Pemberian sedekah sapi kepada para Brahmana
C
Kerja sama maritim dengan kerajaan tetangga
D
Sistem pemilihan raja secara musyawarah
E
Pembangunan candi sebagai tempat ibadah bersama
NO. 623
Link Soal
Menjelang akhir masa pendudukan Jepang tahun 1945, pasukan sekutu yang terdiri dari tentara Australia dan Amerika Serikat berhasil menguasai Morotai dan Irian Barat di bawah komando siapa?
A
Hubertus J. Van Mook
B
Van Den Bosch
C
Douglas MacArthur
D
James Brooke
E
Thomas Stamford Raffles
NO. 624
Link Soal
Pengakuan de facto Belanda atas wilayah Republik Indonesia yang hanya meliputi Sumatera, Jawa, dan Madura adalah hasil dari kesepakatan dalam perundingan...
A
Roem-Royen
B
Konferensi Meja Bundar
C
Renville
D
Giyanti
E
Linggarjati
NO. 625
Link Soal
Rumusan ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 mengandung komitmen putra-putri Indonesia terhadap bahasa. Manakah pernyataan yang paling akurat sesuai naskah aslinya?
A
Mengaku memiliki satu bahasa yang sama yaitu bahasa Indonesia.
B
Menyepakati penggunaan bahasa Indonesia dalam segala aspek kehidupan.
C
Menjunjung tinggi bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
D
Menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi pemerintahan.
E
Mengakui bahwa bahasa Indonesia adalah satu-satunya bahasa di nusantara.
NO. 626
Link Soal
Apa tujuan utama dari diadakannya Kongres Wina (1814-1815) yang dipimpin oleh negarawan Austria, Klemens Wenzel von Metternich?
A
Mengatur penyerahan kembali Hindia Belanda
B
Memperoleh daerah Lombardia dan Venesia
C
Membuka sungai-sungai untuk perdagangan
D
Menghapus perbudakan di Inggris
E
Menentukan kembali peta politik di Eropa
NO. 627
Link Soal
Pada sidang BPUPKI tanggal 10 Juli 1945, dibentuk beberapa panitia kecil untuk membahas aspek teknis negara. Siapakah tokoh yang ditunjuk sebagai ketua Panitia Pembela Tanah Air (PETA)?
A
Ir. Soekarno
B
Drs. Moh. Hatta
C
Jenderal Soedirman
D
Abikusno Tjokrosujoso
E
Suparman
NO. 628
Link Soal
Siapakah di antara tokoh berikut yang TIDAK pernah menjabat sebagai Raja di Kerajaan Singasari?
A
Tohjaya
B
Ken Arok
C
Raden Wijaya
D
Ranggawuni
E
Anusapati
NO. 629
Link Soal
Dalam struktur kepengurusan PPKI, siapakah yang mendampingi Ir. Soekarno sebagai wakil ketua?
A
Dr. Radjiman Wideodiningrat
B
Ahmad Soebardjo
C
Mr. Soepomo
D
Mohammad Hatta
E
Moh. Yamin
NO. 630
Link Soal
Di tengah arus globalisasi dan disrupsi informasi, muncul tantangan baru terhadap pemahaman dan implementasi nasionalisme di kalangan generasi muda Indonesia. Berbagai ideologi transnasional dan budaya asing mudah diakses, berpotensi mengikis rasa kebanggaan dan persatuan nasional yang berlandaskan Pancasila. Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berintegritas dan visioner, inisiatif strategis manakah yang paling efektif untuk memperkuat nasionalisme Pancasila di kalangan generasi Z dan milenial dalam konteks kekinian?
A
Mengembangkan platform digital interaktif yang memungkinkan generasi muda untuk berkreasi, berbagi, dan berdiskusi mengenai nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal dalam bentuk konten multimedia yang relevan.
B
Memperketat pengawasan dan sensor terhadap konten digital asing yang dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif.
C
Menggalakkan kembali program penataran P4 secara masif di seluruh jenjang pendidikan, serta mewajibkan upacara bendera dengan intensitas lebih tinggi.
D
Mendorong penggunaan produk dalam negeri secara agresif melalui kampanye iklan besar-besaran, dengan fokus utama pada aspek ekonomi tanpa melibatkan edukasi filosofis.
E
Menyelenggarakan kegiatan studi banding ke negara-negara yang berhasil menjaga nasionalismenya di era modern, kemudian mengadaptasi program mereka secara langsung tanpa penyesuaian konteks lokal.