Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 64. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 631
Link Soal
Peristiwa diplomasi manakah yang secara resmi mengakhiri konfrontasi fisik Indonesia-Belanda melalui penyerahan dan pengakuan kedaulatan pada akhir tahun 1949?
A
Perjanjian Linggarjati
B
Perundingan Roem-Royen
C
Perjanjian Renville
D
Konferensi Meja Bundar (KMB)
E
Diplomasi Beras ke India
NO. 632
Link Soal
Apa tujuan utama dari diadakannya Kongres Wina (1814-1815) yang dipimpin oleh negarawan Austria, Klemens Wenzel von Metternich?
A
Mengatur penyerahan kembali Hindia Belanda
B
Memperoleh daerah Lombardia dan Venesia
C
Membuka sungai-sungai untuk perdagangan
D
Menghapus perbudakan di Inggris
E
Menentukan kembali peta politik di Eropa
NO. 633
Link Soal
Pada 14 November 1945, terjadi perubahan sistem pemerintahan dari presidensial menjadi parlementer. Siapakah tokoh yang menggantikan posisi Ir. Soekarno sebagai kepala pemerintahan (Perdana Menteri) saat itu?
A
Moh. Hatta
B
Amir Syarifudin
C
Sutan Syahrir
D
Mr. Ahmad Subardjo
E
Tan Malaka
NO. 634
Link Soal
Salah satu prinsip nasionalisme Indonesia adalah Wawasan Nusantara. Konsep ini berarti bahwa...
A
Indonesia hanya fokus pada pengembangan wilayah daratan
B
Kepulauan Indonesia dipandang sebagai satu kesatuan utuh dalam segala aspek
C
Indonesia harus menjadi negara maritim terkuat di dunia
D
Kebudayaan daerah lebih penting dari kebudayaan nasional
E
Indonesia hanya mengakui batas-batas teritorial yang ditetapkan oleh PBB
NO. 635
Link Soal
Siapakah tokoh yang memimpin Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) saat lembaga tersebut dibentuk pada 7 Agustus 1945?
A
Mohammad Hatta
B
Ir. Soekarno
C
Mr. Soepomo
D
Dr. Radjiman Wideodiningrat
E
Ahmad Soebardjo
NO. 636
Link Soal
Tokoh golongan tua yang berperan sebagai penengah (mediator) dan berhasil meyakinkan golongan muda untuk melepaskan Soekarno-Hatta kembali ke Jakarta guna mempersiapkan proklamasi adalah...
A
Dr. Radjiman Widiodiningrat
B
H. Agus Salim
C
Mr. Ahmad Subardjo
D
Drs. Moh. Hatta
E
Mr. Maramis
NO. 637
Link Soal
Seorang diaspora Indonesia yang sukses membangun bisnis teknologi di Silicon Valley, Amerika Serikat, memilih untuk secara aktif mendirikan pusat inovasi di daerah asalnya di Indonesia. Ia juga secara rutin menjadi mentor bagi startup lokal dan memfasilitasi kerjasama antara talenta Indonesia dengan perusahaan-perusahaan teknologi global, meskipun ia memiliki kesempatan untuk sepenuhnya mengadopsi identitas dan kewarganegaraan negara tempat ia sukses tersebut. Tindakan diaspora tersebut paling tepat mencerminkan manifestasi nasionalisme dalam konteks era globalisasi adalah...
A
Nasionalisme yang sempit, karena fokus pada daerah asal daripada seluruh Indonesia.
B
Nasionalisme yang adaptif dan konstruktif, dengan memanfaatkan koneksi global untuk kemajuan bangsa.
C
Nasionalisme yang materialistis, karena kepentingannya adalah keuntungan bisnis.
D
Nasionalisme yang defensif, karena khawatir akan dominasi asing di sektor teknologi.
E
Nasionalisme yang tradisional, yaitu kembali ke akar budaya dan meninggalkan modernitas.
NO. 638
Link Soal
Berikut ini yang bukan merupakan upaya mempertahankan nasionalisme di era globalisasi adalah…
A
Menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
B
Membudayakan sikap dan perilaku cinta tanah air.
C
Mengembangkan dan melestarikan budaya bangsa.
D
Mengutamakan produk dalam negeri.
E
Menolak semua pengaruh budaya asing yang masuk.
NO. 639
Link Soal
Pergerakan nasional Indonesia yang dipelopori oleh kaum terpelajar memiliki karakteristik utama berupa semangat kebangsaan yang bertujuan untuk...
A
Meningkatkan status sosial golongan priyayi
B
Membangun sistem pendidikan yang berbasis budaya barat
C
Mencapai kemerdekaan Indonesia melalui perjuangan diplomasi dan organisasi
D
Menggalang kekuatan militer untuk melawan penjajah secara frontal
E
Memisahkan diri dari pengaruh budaya tradisional
NO. 640
Link Soal
Disparitas pendidikan di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) menghambat pemerataan semangat kebangsaan. Solusi kebijakan yang paling strategis untuk mengatasi hal ini adalah ...
A
Pembangunan fisik sekolah besar-besaran hanya di pulau Jawa
B
Ekspansi infrastruktur digital untuk mendukung akses e-learning di pelosok
C
Sentralisasi materi pendidikan kebudayaan di kota besar
D
Distribusi buku fisik setahun sekali tanpa pendampingan
E
Menunggu urbanisasi alami masyarakat desa ke kota