Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 65. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 641
Link Soal
Penggunaan istilah 'Pancasila' untuk menyebut dasar negara pertama kali diperkenalkan secara resmi oleh tokoh bangsa pada momen...
A
Pidato Moh. Yamin pada 29 Mei 1945 di BPUPKI
B
Pidato Moh. Yamin pada 1 Juni 1945 di BPUPKI
C
Pidato Ir. Soekarno pada 29 Mei 1945 di BPUPKI
D
Pidato Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945 di BPUPKI
E
Pidato Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945 di PPKI
NO. 642
Link Soal
Panitia Sembilan dibentuk untuk merumuskan dasar negara Indonesia. Manakah di antara kombinasi tokoh berikut yang semuanya merupakan anggota dari Panitia Sembilan?
A
Ir. Soekarno, Moh. Hatta, dan Ahmad Soebarjo
B
Mr. Soepomo, Dr. Radjiman Wideodiningrat, dan Sukarni
C
Ki Hajar Dewantara, Ernest Douwes Dekker, dan Tjipto Mangoenkoesoemo
D
Sutan Sjahrir, Amir Sjarifuddin, dan Tan Malaka
E
Fatmawati, Sayuti Melik, dan Laksamana Maeda
NO. 643
Link Soal
Sebuah negara memutuskan untuk menjalin hubungan internasional dengan negara lain. Manakah di bawah ini yang merupakan faktor INTERNAL (berasal dari dalam negeri) yang mendorong terjadinya hubungan tersebut?
A
Ketergantungan ekonomi global
B
Hukum alam bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri
C
Keinginan menciptakan perdamaian dunia
D
Kekhawatiran akan ancaman kelangsungan hidup bangsa (kudeta/intervensi)
E
Adanya kesamaan budaya dan ideologi
NO. 644
Link Soal
Perjuangan pembebasan Irian Barat melibatkan diplomasi internasional melalui PBB. Pada tanggal berapakah PBB secara resmi menyerahkan otoritas administrasi Irian Barat kepada pemerintah Indonesia?
A
1 Mei 1963
B
17 Agustus 1962
C
30 September 1962
D
19 Desember 1961
E
1 Oktober 1962
NO. 645
Link Soal
Apa alasan utama di balik pembentukan panitia kecil yang beranggotakan sembilan tokoh (Panitia Sembilan) oleh BPUPKI?
A
Membentuk komite untuk memproklamasikan kemerdekaan secepatnya
B
Menghimpun masukan, usulan, serta konsep terkait dasar negara dari para anggota BPUPKI
C
Merumuskan strategi hukum perang melawan penjajah
D
Mengkaji keselarasan antara adat istiadat kuno dengan sistem pemerintahan modern
E
Menyusun struktur keanggotaan organisasi PPKI
NO. 646
Link Soal
Pada masa Orde Baru, pembangunan nasional dibagi ke dalam tahapan Repelita. Fokus utama yang menjadi sasaran dalam Repelita IV adalah...
A
Sektor pertanian untuk swasembada pangan mutlak.
B
Industri dasar dan kimia untuk menopang pertahanan.
C
Sektor pertanian dan prasarana pengairan.
D
Peningkatan industri yang mengolah bahan baku menjadi barang jadi.
E
Sektor pertanian menuju industri yang menghasilkan mesin-mesin sendiri (industri berat dan ringan).
NO. 647
Link Soal
Keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar disebut...
A
Struktur sosial
B
Kebahagiaan
C
Kebudayaan
D
Kepercayaan
E
Ideologi
NO. 648
Link Soal
Bagaimanakah nasionalisme dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pembangunan dan kemajuan suatu bangsa?
A
Dengan menciptakan persaingan antar daerah yang tidak sehat dan menguntungkan segelintir pihak.
B
Dengan mendorong sikap apatis dan ketidakpedulian warga terhadap proyek-proyek pembangunan.
C
Dengan menyatukan seluruh elemen bangsa untuk bekerja sama demi mencapai tujuan pembangunan bersama.
D
Dengan mengutamakan kepentingan pribadi atau golongan tertentu di atas kepentingan pembangunan nasional.
E
Dengan menghambat masuknya investasi asing yang berpotensi memajukan perekonomian.
NO. 649
Link Soal
Dalam sejarah diplomasi mempertahankan kemerdekaan, Indonesia pernah terikat dalam perjanjian yang menyebabkan wilayah Republik Indonesia menjadi sangat sempit dan terkepung oleh wilayah pendudukan Belanda. Perjanjian yang dimaksud adalah...
A
Perjanjian Linggarjati
B
Konferensi Meja Bundar
C
Perjanjian Roem-Royen
D
Perjanjian Renville
E
Konferensi Malino
NO. 650
Link Soal
Siapakah tokoh yang memimpin Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritsu Junbi Inkai?
A
Mohammad Yamin
B
Ahmad Soebardjo
C
Dr. Radjiman Wideodiningrat
D
Mr. Soepomo
E
Ir. Soekarno