Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 66. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 651
Link Soal
Tokoh menteri luar negeri dari Indonesia yang ikut memprakarsai berdirinya organisasi kerja sama regional ASEAN pada 1967 adalah...
A
Adam Malik
B
Muchtar Kusumaatmaja
C
Frans Seda
D
Ali Alatas
E
Amir Machmud
NO. 652
Link Soal
Dalam peristiwa Rapat Raksasa di Lapangan Ikada pada 19 September 1945, Presiden Soekarno memilih untuk hanya menyampaikan pidato singkat dan meminta massa segera membubarkan diri dengan tertib. Alasan utama tindakan ini adalah...
A
Presiden Soekarno memiliki agenda pertemuan diplomatik mendesak
B
Mencegah terjadinya bentrokan fisik dengan tentara Jepang yang bersiaga penuh
C
Kondisi kesehatan Presiden Soekarno yang sedang menurun
D
Massa yang hadir melebihi kapasitas lapangan sehingga tidak kondusif
E
Menghormati kesepakatan gencatan senjata dengan Sekutu
NO. 653
Link Soal
Di era globalisasi yang ditandai dengan interkoneksi antarnegara dan munculnya isu-isu transnasional seperti perubahan iklim, pandemi, serta digitalisasi, konsep nasionalisme seringkali dihadapkan pada tantangan baru. Sebagian berpendapat nasionalisme harus lebih inklusif dan adaptif terhadap nilai-nilai universal, sementara yang lain bersikeras pada penguatan identitas dan kepentingan nasional murni. Dalam konteks Indonesia, yang kaya akan keberagaman dan memiliki Pancasila sebagai dasar negara, bagaimana seharusnya nasionalisme diimplementasikan untuk menjaga keutuhan bangsa sekaligus berdaya saing di kancah global?
A
Mengedepankan kepentingan nasional absolut di atas segala-galanya, bahkan jika bertentangan dengan konsensus global, demi kedaulatan penuh dan kemandirian.
B
Membuka diri terhadap pengaruh asing dan nilai-nilai universal secara total, sehingga identitas nasional dapat beradaptasi dan berkembang tanpa batasan demi kemajuan global.
C
Memperkuat nasionalisme berbasis nilai-nilai Pancasila yang inklusif, toleran, dan mengedepankan kerja sama internasional tanpa mengorbankan identitas serta kepentingan strategis bangsa.
D
Mengutamakan pembangunan ekonomi domestik dengan membatasi investasi asing dan menolak perjanjian perdagangan internasional yang dianggap merugikan, agar kemandirian ekonomi terjaga sepenuhnya.
E
Mendorong homogenisasi budaya dan bahasa nasional untuk memastikan kesatuan identitas yang solid di tengah keberagaman, agar bangsa lebih kuat menghadapi tantangan global.
NO. 654
Link Soal
Salah satu indikator kuat bahwa seseorang memiliki jiwa nasionalisme adalah sikap rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara. Contoh nyata dari sikap rela berkorban dalam konteks kehidupan sehari-hari adalah...
A
Membayar pajak tepat waktu dan melaporkan jika ada penyelewengan.
B
Menggunakan produk luar negeri karena kualitasnya lebih baik.
C
Tidak peduli dengan isu-isu sosial politik yang terjadi di negara.
D
Menuntut hak-hak pribadi tanpa memperhatikan kewajiban.
E
Bersikap individualis dan tidak mau terlibat dalam kegiatan masyarakat.
NO. 655
Link Soal
Pembangunan nasional bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga mental. Tujuan akhir dari seluruh kebijakan pembangunan nasional yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia pada hakikatnya bermuara pada...
A
Kekuatan militer yang disegani dunia
B
Pertumbuhan ekonomi berbasis pasar bebas
C
Kemakmuran rakyat secara adil dan merata
D
Stabilitas politik yang kaku
E
Dominasi budaya nasional atas budaya asing
NO. 656
Link Soal
Di Desa Sembilan Bintang, hiduplah seorang tokoh masyarakat bernama Pak Harun. Meskipun usianya sudah senja, semangatnya untuk memajukan bangsa tak pernah padam. Setiap pagi, ia kerap terlihat membimbing anak-anak muda desa, menceritakan kisah perjuangan para pahlawan dengan penuh semangat, menanamkan nilai-nilai cinta tanah air dan pentingnya menjaga persatuan. Ia juga aktif menggalakkan penggunaan produk-produk lokal, meyakini bahwa kemandirian ekonomi adalah pilar kedaulatan bangsa. Ketika ada perbedaan pendapat di desa, Pak Harun selalu menjadi penengah yang bijak, mengingatkan semua pihak akan pentingnya musyawarah untuk mufakat demi keutuhan bersama, jauh dari perpecahan. Baginya, Indonesia adalah harga mati yang harus dijaga dengan segenap jiwa dan raga.
Sikap dan nilai-nilai nasionalisme yang diemban serta perjuangan yang ditunjukkan oleh Pak Harun paling relevan dengan semangat dan cita-cita perjuangan tokoh Proklamator Indonesia, yaitu...
A
Soekarno
B
Mohammad Hatta
C
Ki Hajar Dewantara
D
Jenderal Sudirman
E
Sutan Sjahrir
NO. 657
Link Soal
Setelah berhasil mengusir armada Portugis, Fatahillah secara resmi mengubah nama pelabuhan strategis Sunda Kelapa. Nama baru yang melambangkan kemenangan tersebut adalah...
A
Batavia
B
Jayakarta
C
Betawi
D
Jakarta
E
Banten
NO. 658
Link Soal
Merkantilisme adalah sistem ekonomi yang berkembang di Eropa pada abad ke-16 hingga ke-18. Salah satu ciri utama kebijakan merkantilisme adalah...
A
Mendorong impor barang sebanyak mungkin
B
Melarang perdagangan internasional
C
Menyerahkan perekonomian sepenuhnya pada pasar
D
Mengumpulkan cadangan logam mulia sebanyak-banyaknya
E
Menghapus bea cukai antar negara
NO. 659
Link Soal
Sebagai tindak lanjut sidang PPKI pada Agustus 1945, dibentuklah Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) untuk membantu tugas Presiden sebelum terbentuknya MPR/DPR. Tokoh yang dilantik sebagai ketua pertama KNIP adalah...
A
Mr. Johannes Latuharhary
B
Adam Malik
C
Sutarjo Kartohadikusumo
D
H. Agus Salim
E
Mr. Kasman Singodimejo
NO. 660
Link Soal
Di era globalisasi dan revolusi industri 4.0, nasionalisme Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk tetap relevan dan kokoh tanpa jatuh ke dalam chauvinisme atau isolasionisme. Konsep 'nasionalisme kebangsaan' yang dicetuskan oleh para pendiri bangsa, jika diinterpretasikan secara kontekstual di masa kini, paling tepat dimaknai sebagai upaya untuk...
A
Memperkuat identitas budaya lokal agar tidak tergerus arus globalisasi, sebagai fondasi utama nasionalisme.
B
Mengembangkan kapasitas sumber daya manusia dan teknologi untuk bersaing di kancah internasional, demi martabat bangsa.
C
Mendorong sikap kritis terhadap pengaruh asing sambil tetap terbuka pada inovasi yang mendukung kemajuan nasional, berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
D
Menjaga kedaulatan wilayah dan sumber daya alam secara ketat dari intervensi pihak luar, sebagai wujud patriotisme sejati.
E
Mengutamakan kepentingan ekonomi nasional melalui proteksi pasar dalam negeri dari produk impor, demi kesejahteraan dan kemandirian.