Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 67. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 661
Link Soal
Siapakah di antara tokoh berikut yang TIDAK pernah menjabat sebagai Raja di Kerajaan Singasari?
A
Tohjaya
B
Ken Arok
C
Raden Wijaya
D
Ranggawuni
E
Anusapati
NO. 662
Link Soal
Salah satu peninggalan zaman megalitikum berupa peti jenazah yang terbuat dari batu utuh (batu tunggal) disebut...
A
Menhir
B
Punden berundak
C
Beliung
D
Sarkofagus
E
Dolmen
NO. 663
Link Soal
Mahapatih Gadjah Mada yang sangat dikenal dengan 'Sumpah Palapa'-nya untuk menyatukan Nusantara, mengabdi pada masa kejayaan Kerajaan ...
A
Singosari
B
Majapahit
C
Samudera Pasai
D
Kutai
E
Sriwijaya
NO. 664
Link Soal
Salah satu peristiwa ketatanegaraan krusial pasca-proklamasi yang dilakukan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 18 Agustus 1945 adalah...
A
Pembubaran BPUPKI
B
Pembentukan tentara keamanan rakyat
C
Pengesahan UUD 1945
D
Pemilihan anggota legislatif
E
Penetapan ibu kota negara
NO. 665
Link Soal
Menjelang Proklamasi, golongan muda mengadakan rapat di Lembaga Bakteriologi. Siapakah utusan yang ditunjuk untuk menyampaikan hasil rapat tersebut kepada Soekarno-Hatta?
A
Sukarni dan Yusuf Kunto
B
Wikana dan Darwis
C
Dr. Muwardi dan Wikana
D
Darwis dan Sukarni
E
Chairul Saleh dan Dr. Muwardi
NO. 666
Link Soal
BPUPKI mengawali rangkaian sidangnya dengan agenda utama membahas dasar negara. Secara resmi, sidang pertama tersebut berlangsung pada rentang waktu...
A
28 Mei sampai 1 Juni 1945
B
29 Mei sampai 1 Juni 1945
C
1 Juni sampai 31 Juli 1945
D
29 Mei sampai 31 Mei 1945
E
28 Mei sampai 31 Juni 1945
NO. 667
Link Soal
Kebangkitan Nasional 1908 bukan hanya soal berdirinya organisasi modern, tetapi juga perubahan paradigma pergerakan. Pergeseran strategi perjuangan yang paling mendasar dari masa sebelum 1908 ke masa pergerakan nasional adalah...
A
Dari perjuangan fisik bersenjata menjadi perjuangan diplomasi dan politik melalui organisasi
B
Dari perjuangan yang bergantung pada pemimpin karismatik menjadi perjuangan rakyat semesta
C
Dari perlawanan bersifat kedaerahan menjadi perlawanan yang meminta bantuan asing
D
Perubahan dari sistem kerajaan menjadi sistem republik yang demokratis
E
Fokus perjuangan yang awalnya mengusir penjajah menjadi menuntut persamaan hak dagang
NO. 668
Link Soal
Berikut ini yang BUKAN merupakan unsur-unsur pembentuk nasionalisme Indonesia adalah...
A
Kesatuan wilayah
B
Kesatuan nasib
C
Kesamaan ras dan keturunan
D
Kesatuan budaya
E
Kesatuan cita-cita
NO. 669
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 terjadi karena adanya perbedaan pendapat antara golongan tua dan golongan muda mengenai...
A
Tokoh yang akan membacakan teks proklamasi
B
Waktu dan cara pelaksanaan proklamasi kemerdekaan
C
Lokasi pembacaan teks proklamasi
D
Susunan kabinet pemerintahan pertama
E
Bendera negara yang akan dikibarkan
NO. 670
Link Soal
Setelah periode perjuangan fisik merebut dan mempertahankan kemerdekaan, Indonesia memasuki fase pembangunan yang intensif. Nasionalisme yang awalnya diartikan sebagai semangat 'merebut' dan 'membela' negara dari penjajah, kini bergeser menjadi semangat 'membangun' dan 'mengisi' kemerdekaan untuk mencapai kesejahteraan rakyat. Pergeseran ini menuntut adaptasi fundamental dalam pemahaman dan praktik kewarganegaraan. Bagaimana pergeseran interpretasi nasionalisme ini menuntut perubahan paling esensial dalam cara warga negara memandang dan melaksanakan 'bela negara' dalam konteks pasca-kemerdekaan?
A
Dari kesiapan mengangkat senjata menjadi partisipasi aktif dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya, serta integritas dalam menjalankan profesi untuk kemajuan bangsa.
B
Dari pengorbanan nyawa untuk mempertahankan wilayah menjadi kepatuhan terhadap hukum dan peraturan pemerintah demi terciptanya ketertiban sosial.
C
Dari semangat anti-asing dan proteksionisme menjadi keterbukaan terhadap inovasi dan investasi global yang membawa manfaat bagi bangsa.
D
Dari identifikasi diri dengan kelompok perjuangan menjadi identifikasi diri yang kuat dengan negara dan ideologi Pancasila sebagai pemersatu bangsa.
E
Dari fokus pada kepemimpinan militer menjadi penguatan peran intelektual dan akademisi dalam merumuskan kebijakan publik yang berpihak pada rakyat.