Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 68. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 671
Link Soal
Di era disrupsi informasi, media sosial telah menjadi medan pertempuran ideologi yang baru. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan propaganda yang bertujuan mendiskreditkan pemerintah, memecah belah bangsa, atau bahkan meragukan ideologi negara, menjadi ancaman serius bagi nasionalisme dan persatuan Indonesia. Ancaman ini bersifat non-fisik, namun dampaknya bisa sangat masif dan destruktif. Bagaimana konsep 'bela negara' perlu direinterpretasikan dan diinternalisasikan oleh warga negara, khususnya generasi digital, agar mampu membentengi diri dari ancaman disintegrasi yang bersifat non-fisik di dunia maya?
A
Melalui literasi digital yang kuat untuk memverifikasi informasi, berpikir kritis terhadap konten, dan aktif menyebarkan narasi positif yang memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.
B
Dengan membentuk satuan tugas siber yang kuat dari unsur pemerintah dan masyarakat untuk memblokir dan menindak akun-akun penyebar hoaks secara tegas.
C
Mengurangi penggunaan media sosial dan beralih ke sumber informasi tradisional yang lebih terverifikasi untuk menghindari paparan berita palsu.
D
Mewajibkan kursus pendidikan kewarganegaraan secara daring yang menekankan bahaya hoaks dan pentingnya loyalitas terhadap negara di dunia maya.
E
Mendorong setiap individu untuk melaporkan setiap konten yang dianggap provokatif atau berpotensi merusak persatuan kepada pihak berwenang.
NO. 672
Link Soal
Kesepakatan untuk tidak menggunakan kekuatan militer dan sipil guna menghambat perjanjian dagang merupakan salah satu isi dari perjanjian apa?
A
Konvensi London
B
Perjanjian Wina
C
Konvensi Jawa
D
Traktat London
E
Traktat Sumatera
NO. 673
Link Soal
Dalam kerangka mempertahankan anugerah budaya Indonesia yang beragam, perilaku yang paling tepat dilakukan oleh warga negara adalah ...
A
Menghormati budaya yang ada di masyarakat dengan segala kelebihan dan kekurangannya
B
Membuang jauh-jauh tradisi yang sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman
C
Menyukai budaya luar negeri yang baik-baik untuk diterapkan di Indonesia
D
Meyakini bahwa budaya sendiri paling benar sehingga tidak perlu budaya orang lain
E
Fokus terhadap teknologi dan meninggalkan budaya yang tidak mau menerima teknologi
NO. 674
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 merupakan momen krusial yang dilatarbelakangi oleh...
A
Desakan Sekutu agar Indonesia segera merdeka
B
Keinginan Jepang memberikan hadiah kemerdekaan
C
Perbedaan pendapat antara golongan tua dan muda mengenai waktu proklamasi
D
Kondisi keamanan Jakarta yang sudah dikuasai Belanda
E
Hilangnya kepercayaan rakyat terhadap pemimpin nasional
NO. 675
Link Soal
Peristiwa Gerakan 30 September (G30S) tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga merenggut nyawa perwira di Yogyakarta yakni Kolonel Katamso dan Letkol Sugiyono. Fakta ini menunjukkan bahwa ancaman disintegrasi bangsa saat itu...
A
Hanya bersifat lokal dan spontanitas dari prajurit bawah.
B
Merupakan gerakan yang terstruktur dan menargetkan komando kewilayahan.
C
Disebabkan oleh kecemburuan sosial antar daerah.
D
Hanya menyasar para jenderal yang berada di pusat pemerintahan.
E
Merupakan dampak dari kegagalan otonomi daerah.
NO. 676
Link Soal
Sejarah mencatat pembagian wilayah Kerajaan Mataram menjadi dua otoritas kekuasaan, yakni Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta. Peristiwa ini terjadi akibat disepakatinya...
A
Perjanjian Bongaya
B
Perjanjian Salatiga
C
Perjanjian Gianti
D
Perjanjian Jepara
E
Perjanjian Linggarjati
NO. 677
Link Soal
Siapakah tokoh dari golongan muda yang mengusulkan agar naskah proklamasi ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta atas nama bangsa Indonesia?
A
Chairul Saleh
B
Wikana
C
Sukarni
D
Sayuti Melik
E
B.M. Diah
NO. 678
Link Soal
Pemerintah Daerah "Bumi Makmur" menerapkan kebijakan "Gerakan Bangga Produk Lokal" yang mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan instansi di lingkungannya untuk membeli dan menggunakan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asli daerah tersebut. Kebijakan ini, yang juga mencakup pengadaan barang dan jasa, dimaksudkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat identitas daerah. Namun, beberapa kalangan berpendapat bahwa kebijakan ini berpotensi menciptakan praktik proteksionisme internal dan menghambat persaingan sehat antar-produk UMKM dari berbagai daerah di Indonesia, yang pada akhirnya dapat melemahkan semangat persatuan ekonomi nasional.
Bagaimana seharusnya kebijakan "Gerakan Bangga Produk Lokal" diinterpretasikan dan diimplementasikan agar selaras dengan esensi Nasionalisme Indonesia yang berlandaskan Pancasila dalam konteks pembangunan ekonomi?
A
Kebijakan ini sudah tepat sebagai manifestasi kedaulatan ekonomi daerah dan bentuk konkrit dukungan terhadap UMKM lokal, sehingga tidak perlu diubah substansinya.
B
Kebijakan harus dibatalkan sepenuhnya karena secara langsung bertentangan dengan prinsip pasar bebas dan dapat memicu fragmentasi ekonomi, mengancam persatuan nasional.
C
Kebijakan perlu direvisi agar lebih fokus pada peningkatan kualitas, inovasi, dan daya saing produk UMKM lokal sehingga mampu bersaing di pasar nasional, tanpa membatasi peluang produk dari daerah lain.
D
Kebijakan ini adalah hak otonomi daerah yang mutlak dan tidak bisa diintervensi oleh pemerintah pusat selama bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat lokal.
E
Pemerintah daerah harus tetap memprioritaskan produk lokal namun dengan memberikan porsi atau kuota tertentu bagi produk UMKM dari provinsi lain sebagai bentuk toleransi ekonomi.
NO. 679
Link Soal
Perjanjian Renville pada tahun 1948 dianggap sangat merugikan pihak Indonesia karena wilayah kedaulatan RI menjadi semakin sempit. Wilayah yang diakui Belanda saat itu hanya meliputi...
A
Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Sumatera
B
Jawa Barat, Madura, dan seluruh Sumatera
C
Yogyakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan
D
Seluruh pulau Jawa dan Madura
E
Sumatera, Jawa, dan Sulawesi
NO. 680
Link Soal
Pada awalnya, pembacaan teks proklamasi direncanakan di Lapangan Ikada. Namun, lokasi tersebut dipindahkan ke kediaman Ir. Soekarno dengan alasan...
A
Lapangan Ikada sedang digunakan latihan militer Jepang
B
Jarak yang terlalu jauh dari rumah penyusunan naskah
C
Menghindari bentrokan fisik dengan tentara Jepang yang sudah berjaga di Ikada
D
Fasilitas pengeras suara di Lapangan Ikada rusak
E
Permintaan langsung dari Jenderal Jepang