Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 7. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 61
Link Soal
Panitia Sembilan dibentuk untuk merumuskan dasar negara. Berikut ini adalah tokoh-tokoh yang menjadi anggota Panitia Sembilan, KECUALI...
A
H. Agus Salim
B
Mr. Ahmad Subardjo
C
Dr. Radjiman Widyodiningrat
D
K.H. Wachid Hasyim
E
Abikusno Tjokrosujoso
NO. 62
Link Soal
Rasa cinta tanah air masa kini tidak hanya fisik, tapi juga partisipasi pembangunan. Contoh nyata sikap nasionalisme di bidang pendidikan adalah ...
A
mengajarkan bahasa asing di semua sekolah dasar
B
mengikuti pendidikan di luar negeri dan bekerja di luar negeri selamanya
C
berpartisipasi dalam riset dan inovasi untuk kemajuan Indonesia
D
menolak semua pengaruh dari budaya luar dalam dunia pendidikan
E
hanya mempelajari sejarah negara lain
NO. 63
Link Soal
Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) menyelenggarakan sidang pertamanya pada kurun waktu...
A
1 Maret – 1 Juni 1945
B
29 Mei – 22 Juni 1945
C
1 Juni – 22 Juni 1945
D
7 Agustus – 18 Agustus 1945
E
29 Mei – 1 Juni 1945
NO. 64
Link Soal
Perdana Menteri Koiso memberikan janji kemerdekaan kepada Indonesia di hadapan parlemen Jepang (Teikoku Ginkai) pada tanggal...
A
7 Agustus 1945
B
1 Maret 1945
C
7 September 1944
D
29 April 1945
E
17 Agustus 1945
NO. 65
Link Soal
Strategi Belanda dalam menaklukkan Kerajaan Aceh sangat terbantu oleh seorang tokoh yang melakukan riset mendalam terhadap struktur sosial dan kebudayaan masyarakat Aceh. Tokoh yang dimaksud adalah...
A
Daendels
B
Baron van Hoevel
C
Snouck Hurgronje
D
Van Der Bosch
E
Van Heutz
NO. 66
Link Soal
Prinsip 'Ma-Limo' merupakan pedoman moral yang sudah ada di Nusantara sejak masa Kerajaan Singasari. Manakah di bawah ini yang menjelaskan arti dari istilah 'madon' dalam aturan tersebut?
A
Melakukan tindakan pencurian atau mengambil hak orang lain
B
Mengkonsumsi minuman keras hingga kehilangan kesadaran
C
Melakukan kegiatan perjudian yang merugikan
D
Perilaku melacur atau melakukan perbuatan asusila
E
Menghisap candu atau menggunakan narkotika
NO. 67
Link Soal
Di tengah derasnya arus informasi digital, penyebaran disinformasi dan hoaks yang menargetkan sentimen primordial semakin marak, berpotensi mengancam keutuhan dan persatuan bangsa. Sebagai seorang aparatur sipil negara (ASN) yang menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalisme, tindakan konkret apa yang paling tepat Anda lakukan untuk menjaga dan memperkuat integrasi nasional?
A
Membatasi akses terhadap media sosial dan berita daring serta hanya fokus pada informasi dari lembaga pemerintah.
B
Mengambil peran aktif dalam memverifikasi kebenaran informasi, melaporkan hoaks kepada pihak berwenang jika valid, serta secara proaktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya literasi digital dan persatuan bangsa.
C
Menggalang dukungan dari sesama ASN untuk membuat narasi tandingan yang masif di media sosial, terlepas dari sumber informasi, demi mendominasi opini publik.
D
Bersikap netral dan pasif terhadap penyebaran hoaks, dengan keyakinan bahwa kebenaran akan muncul dengan sendirinya tanpa intervensi.
E
Hanya berdiskusi dan bertukar informasi dengan kelompok yang memiliki pandangan kebangsaan serupa untuk menghindari perdebatan yang memecah belah.
NO. 68
Link Soal
Sebelum kembali ke UUD 1945 melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959, Indonesia pernah menerapkan sistem Demokrasi Liberal dengan menggunakan konstitusi...
A
UUD 1945 (Naskah Asli)
B
Konstitusi RIS
C
UUDS 1950
D
UUD Amandemen
E
Piagam Jakarta
NO. 69
Link Soal
Untuk meredam gejolak politik menjelang akhir kekuasaannya, Presiden Soekarno melakukan perombakan kabinet pada 21 Februari 1966. Apa nama kabinet hasil reshuffle yang dikenal juga dengan sebutan kabinet 100 menteri tersebut?
A
Kabinet Ampera
B
Kabinet Kerja
C
Kabinet Gotong Royong
D
Kabinet Pembangunan
E
Kabinet Dwikora yang Disempurnakan
NO. 70
Link Soal
Di sebuah negeri fiktif bernama 'Nusantara Jaya', hiduplah seorang tokoh bernama Bapak Dirgantara. Beliau dikenal sebagai sosok yang selalu mengedepankan musyawarah mufakat di antara berbagai suku dan adat istiadat yang berbeda di wilayahnya, yaitu Lembah Swadaya dan Dataran Perkasa. Bapak Dirgantara tak pernah lelah berkeliling, menyatukan visi dan misi, serta membangun jembatan persahabatan antar-komunitas demi terciptanya sebuah identitas tunggal yang kuat, yaitu 'Warga Nusantara Jaya', tanpa menghilangkan kearifan lokal masing-masing. Beliau menolak segala bentuk sektarianisme dan provokasi yang dapat memecah belah persatuan. Tindakan dan semangat Bapak Dirgantara ini paling tepat mencerminkan nilai nasionalisme dalam aspek...
A
Cinta tanah air yang mendalam terhadap wilayahnya.
B
Semangat rela berkorban demi mempertahankan kedaulatan negara.
C
Pembinaan persatuan dan kesatuan bangsa di atas keberagaman.
D
Pengembangan rasa bangga sebagai bagian dari komunitas lokal.
E
Perjuangan untuk meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat.