Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 7. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 61
Link Soal
Indonesia menghadapi dilema antara menjaga identitas nasional yang kokoh dan mengakomodasi tuntutan otonomi daerah yang semakin kuat, terutama dalam isu pengelolaan sumber daya alam dan pelestarian budaya lokal. Dalam konteks ini, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dihadapkan pada situasi di mana aspirasi masyarakat lokal terhadap pemanfaatan sumber daya alam tertentu bertentangan dengan kebijakan nasional yang dianggap lebih mengutamakan kepentingan industri besar.
Sebagai ASN yang menjunjung tinggi nilai nasionalisme Pancasila, tindakan paling tepat yang seharusnya diambil adalah:
A
Mengutamakan pemenuhan aspirasi masyarakat lokal sepenuhnya karena ASN bertugas melayani rakyat di daerah tersebut.
B
Mematuhi kebijakan nasional secara mutlak dan mengabaikan tuntutan masyarakat lokal demi menjaga stabilitas dan kesatuan bangsa.
C
Menganalisis kebijakan nasional dan aspirasi lokal secara komprehensif, kemudian mengusulkan formulasi kebijakan yang mengintegrasikan kedua kepentingan dengan tetap berpegang pada prinsip keadilan sosial dan keberlanjutan.
D
Menjadi mediator pasif antara pemerintah pusat dan masyarakat lokal, tanpa memberikan rekomendasi konkrit, agar tidak menimbulkan konflik kepentingan.
E
Mendorong masyarakat lokal untuk menolak kebijakan pusat secara damai, jika kebijakan tersebut dinilai merugikan kearifan lokal.
NO. 62
Link Soal
Perubahan bunyi sila pertama pada Piagam Jakarta menjadi 'Ketuhanan Yang Maha Esa' merupakan hasil kompromi demi persatuan nasional. Tokoh Islam yang memiliki peran besar dalam memberikan pandangan sehingga tercapai kesepakatan tersebut adalah...
A
KH. Hasyim Asy'ari
B
H.O.S. Cokroaminoto
C
Ki Bagus Hadikusumo
D
H. Agus Salim
E
KH. Ahmad Dahlan
NO. 63
Link Soal
Di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi, nilai-nilai budaya asing dengan mudah masuk dan memengaruhi masyarakat Indonesia. Sebuah kelompok masyarakat adat di daerah terpencil menolak pembangunan infrastruktur vital oleh pemerintah pusat, mengklaim bahwa proyek tersebut akan merusak tatanan adat dan kearifan lokal mereka, serta mengancam identitas budaya yang telah dipegang teguh secara turun-temurun. Di sisi lain, pemerintah beralasan bahwa pembangunan tersebut esensial untuk pemerataan ekonomi dan integrasi nasional. Berdasarkan kasus di atas, bagaimana seharusnya prinsip nasionalisme Indonesia, yang berlandaskan Pancasila, diinterpretasikan dan diimplementasikan untuk mencapai solusi yang holistik dan berkelanjutan?
A
Mengutamakan pembangunan infrastruktur demi integrasi nasional, dengan mengabaikan tuntutan kelompok adat karena dianggap menghambat kemajuan.
B
Mendukung penuh penolakan kelompok adat sebagai bentuk pertahanan identitas lokal, bahkan jika itu menghambat kemajuan ekonomi nasional.
C
Mencari titik temu melalui dialog partisipatif, mengintegrasikan kearifan lokal dalam perencanaan pembangunan, serta memastikan manfaat pembangunan juga dirasakan oleh masyarakat adat, sejalan dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika.
D
Memberikan kompensasi finansial yang besar kepada kelompok adat agar bersedia menerima pembangunan, tanpa perlu melibatkan mereka dalam perencanaan.
E
Menggunakan kekuatan hukum untuk memaksakan pembangunan karena kepentingan nasional lebih tinggi daripada kepentingan kelompok.
NO. 64
Link Soal
Belanda sempat tidak mengakui kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 karena beranggapan bahwa kedaulatan Indonesia baru terjadi pada tanggal ...
A
16 Agustus 1945
B
18 Agustus 1945
C
27 September 1949
D
27 Desember 1949
E
16 Agustus 2005
NO. 65
Link Soal
Menjelang berakhirnya Perang Dunia II, strategi Sekutu di Eropa melibatkan pembagian wilayah kekuasaan yang kemudian berdampak pada...
A
Penguasaan penuh Rusia atas seluruh wilayah Perancis
B
Pembagian Jerman menjadi Jerman Barat dan Jerman Timur
C
Pendudukan Inggris atas wilayah Polandia secara penuh
D
Amerika Serikat menguasai seluruh wilayah Jerman tanpa sisa
E
Penggabungan wilayah Jerman dengan Polandia
NO. 66
Link Soal
Soekarno pernah mengusulkan konsep Trisila sebagai hasil perasan dari lima sila Pancasila. Adapun isi dari rumusan Trisila tersebut terdiri atas...
A
Socio-nationalisme, Socio-demokratis, dan Ketuhanan
B
Nasionalisme, Demokrasi, dan Ketuhanan yang berkebudayaan
C
Socio-demokratis, Gotong royong, dan Nasionalisme
D
Nasionalisme, Internasionalisme, dan Ketuhanan
E
Ketuhanan, Kemanusiaan, dan Persatuan
NO. 67
Link Soal
Gerakan Non-Blok (GNB) merupakan organisasi yang dipelopori oleh para pemimpin negara berkembang. Dari tokoh-tokoh berikut, siapakah yang BUKAN merupakan inisiator utama berdirinya GNB?
A
Jawaharlal Nehru
B
Gamal Abdul Nasser
C
Tuanku Abdul Razak
D
Yoseph Broz Tito
E
Ir. Soekarno
NO. 68
Link Soal
Nasionalisme sering kali disertai dengan cinta terhadap produk dalam negeri. Gerakan yang mendukung pemakaian produk lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor dapat berkontribusi dalam ...
A
memperkuat pasar produk impor
B
meningkatkan daya saing produk lokal dan menciptakan lapangan kerja
C
menurunkan kualitas produk dalam negeri
D
mempercepat laju inflasi di sektor ekonomi lokal
E
mendukung monopoli perusahaan multinasional
NO. 69
Link Soal
Ir. Soekarno menyampaikan pidato monumental mengenai dasar negara yang kini diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Kapan peristiwa tersebut terjadi?
A
1 Juni 1945
B
22 Juni 1945
C
1 Oktober 1945
D
10 Oktober 1945
E
20 Mei 1945
NO. 70
Link Soal
Selain meresmikan UUD 1945 sebagai hukum dasar negara, agenda penting yang diputuskan dalam rapat PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 adalah...
A
Membubarkan susunan Panitia Sembilan secara formal
B
Membentuk kabinet kementerian untuk pertama kalinya
C
Menetapkan tokoh yang bertanggung jawab atas perumusan dasar negara
D
Melakukan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia
E
Menyatakan pembubaran organisasi PPKI secara resmi