Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 7. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 61
Link Soal
Lembaga bentukan Jepang yang memiliki nama asli 'Dokuritsu Junbi Cosakai' dalam struktur persiapan kemerdekaan Indonesia adalah...
A
Panitia Sembilan
B
Piagam Jakarta
C
Pembukaan UUD
D
PPKI
E
BPUPKI
NO. 62
Link Soal
Di bawah ini perjanjian yang timbul dari Perang Dunia I, kecuali ....
A
Perjanjian Versailles
B
Perjanjian St. Germani)
C
Perjanjian Neulily
D
Perjanjian Trianon
E
Perjanjian Postdam
NO. 63
Link Soal
Secara mitologis, bentuk visual burung Garuda yang menjadi lambang negara Indonesia diadaptasi dari sosok kendaraan Batara Wisnu yang bernama...
A
Garudeya
B
Dewa Siwa
C
Mpu Tantular
D
Mpu Prapanca
E
Dewi Sartika
NO. 64
Link Soal
Pemerintah membentuk Komite Van Aksi pada 2 September 1945 sebagai wadah bagi berbagai laskar perjuangan pemuda. Di antara organisasi berikut, manakah yang TIDAK termasuk dalam naungan Komite Van Aksi?
A
Tentara Keamanan Rakyat (TKR)
B
Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP)
C
Kebaktian Rakyat Sulawesi (KRIS)
D
Angkatan Pemuda Indonesia (API)
E
Barisan Rakyat Indonesia (BRI)
NO. 65
Link Soal
Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung tahun 1955 memiliki peran strategis bagi bangsa-bangsa di dua benua tersebut. Salah satu tujuan utama penyelenggaraannya adalah...
A
Mendukung salah satu kekuatan blok besar
B
Membentuk pakta pertahanan militer baru
C
Mendorong kerja sama antar bangsa Asia dan Afrika
D
Menetapkan mata uang tunggal bagi negara anggota
E
Membentuk organisasi olahraga bersama
NO. 66
Link Soal
Keanggotaan Panitia Sembilan sengaja disusun untuk mencapai mufakat antara dua pandangan besar di Indonesia saat itu, yaitu...
A
Golongan Tua dan Golongan Muda
B
Golongan Militer dan Golongan Sipil
C
Golongan Nasionalis dan Golongan Islam
D
Golongan Federalis dan Golongan Unitaris
E
Golongan Bangsawan dan Golongan Rakyat
NO. 67
Link Soal
Amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan "Kemerdekaan adalah hak segala bangsa" menegaskan bahwa bangsa Indonesia...
A
Fokus hanya pada kemerdekaan bangsanya sendiri, tanpa memedulikan nasib bangsa lain.
B
Memiliki hak untuk mengintervensi urusan internal wilayah bangsa lain yang belum merdeka.
C
Menghargai dan mengakui hak setiap bangsa untuk meraih kemerdekaan dan menentukan nasibnya sendiri.
D
Berkomitmen untuk tidak terlibat dalam konflik atau sengketa internasional apa pun.
E
Memberikan dukungan penuh kepada semua negara dalam setiap situasi tanpa terkecuali.
NO. 68
Link Soal
Nasionalisme di Indonesia sangat erat kaitannya dengan keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan. Untuk menjaga persatuan dalam keberagaman tersebut, bangsa Indonesia berpegang teguh pada semboyan...
A
Tut Wuri Handayani
B
Gemah Ripah Loh Jinawi
C
Bhinneka Tunggal Ika
D
Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh
E
Wawasan Nusantara
NO. 69
Link Soal
Tokoh Presiden Indonesia yang pada masa pemerintahannya mengambil kebijakan untuk mengembalikan nama Irian Jaya menjadi Papua adalah...
A
B.J. Habibie
B
Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
C
Megawati Soekarnoputri
D
Susilo Bambang Yudhoyono
E
Joko Widodo
NO. 70
Link Soal
Dalam konteks globalisasi dan keberagaman internal Indonesia, muncul wacana untuk memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri secara eksklusif dan membatasi investasi asing guna melindungi industri lokal. Di sisi lain, ada pandangan bahwa keterbukaan terhadap investasi asing dan persaingan global justru dapat memacu inovasi dan efisiensi, serta membawa manfaat ekonomi jangka panjang bagi bangsa. Berdasarkan pemahaman Anda tentang Nasionalisme Pancasila, manakah sikap yang paling tepat untuk menghadapi dilema kebijakan tersebut?
A
Menutup diri sepenuhnya dari investasi asing dan hanya mengandalkan produk dalam negeri untuk semua sektor, demi kemandirian ekonomi mutlak.
B
Membuka seluas-luasnya keran investasi asing tanpa batasan demi percepatan pertumbuhan ekonomi, dengan keyakinan bahwa pasar akan mengatur semuanya.
C
Menerapkan kebijakan proteksionisme selektif yang berlandaskan pada kepentingan nasional jangka panjang, sambil tetap membuka ruang kolaborasi dan persaingan sehat dengan pihak asing untuk kemajuan bangsa.
D
Mengutamakan produk dalam negeri hanya jika kualitasnya setara atau lebih baik dari produk impor, tanpa mempertimbangkan aspek pemberdayaan ekonomi rakyat kecil.
E
Membatasi penggunaan produk dalam negeri hanya untuk sektor strategis militer, sementara sektor lainnya diserahkan sepenuhnya pada mekanisme pasar global.