PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme

Halaman 70. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

NO. 691
Dalam kehidupan masyarakat yang majemuk, konflik pribadi kadang digiring menjadi isu SARA. Sikap warga negara yang tepat untuk menghadapi hal ini adalah ...
A
Menanggapi setiap konflik dengan pengamatan yang lebih cermat (teliti)
B
Memberikan respons dengan cepat atas terjadinya setiap konflik
C
Mencari penjelasan dari media massa atas konflik yang terjadi
D
Menyerahkan penyelesaian setiap konflik pada penegak hukum
E
Membiarkan terjadinya konflik sebagai bagian dari dinamika sosial

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 692
Peristiwa "Bandung Lautan Api" (1946) dimana rakyat membakar rumah mereka sendiri menyiratkan nilai nasionalisme radikal, yaitu ...
A
Rela berkorban harta benda demi kehormatan agar wilayah tidak dipakai musuh
B
Upaya mencari perhatian dunia internasional dengan aksi ekstrem
C
Tanda keputusasaan karena kalah persenjataan
D
Menghindari konfrontasi fisik karena takut berperang
E
Strategi menunggu bantuan asing datang

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 693
Pada sidang BPUPKI tanggal 10 Juli 1945, dibentuk beberapa panitia kecil untuk membahas aspek teknis negara. Siapakah tokoh yang ditunjuk sebagai ketua Panitia Pembela Tanah Air (PETA)?
A
Ir. Soekarno
B
Drs. Moh. Hatta
C
Jenderal Soedirman
D
Abikusno Tjokrosujoso
E
Suparman

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 694
Dalam menghadapi agresi militer Belanda yang ingin menjajah kembali, Indonesia menggunakan jalur diplomasi internasional. Salah satu bentuk penyelesaian sengketa yang melibatkan pihak ketiga netral disebut...
A
Arbitrase negara ketiga
B
Intervensi militer asing
C
Embargo ekonomi
D
Aliansi pertahanan
E
Konfrontasi terbuka

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 695
Kebijakan 'Sanering' atau pemotongan nilai uang (Gunting Syafrudin) pada tahun 1950 dilakukan saat jabatan Menteri Keuangan dipegang oleh...
A
Ali Sastroamidjojo
B
Sumitro Djojohadikusumo
C
Syafrudin Prawiranegara
D
Iskaq Tjokrohadisurjo
E
Juanda Kartawidjaja

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 696
Di Desa Sembilan Bintang, hiduplah seorang tokoh masyarakat bernama Pak Harun. Meskipun usianya sudah senja, semangatnya untuk memajukan bangsa tak pernah padam. Setiap pagi, ia kerap terlihat membimbing anak-anak muda desa, menceritakan kisah perjuangan para pahlawan dengan penuh semangat, menanamkan nilai-nilai cinta tanah air dan pentingnya menjaga persatuan. Ia juga aktif menggalakkan penggunaan produk-produk lokal, meyakini bahwa kemandirian ekonomi adalah pilar kedaulatan bangsa. Ketika ada perbedaan pendapat di desa, Pak Harun selalu menjadi penengah yang bijak, mengingatkan semua pihak akan pentingnya musyawarah untuk mufakat demi keutuhan bersama, jauh dari perpecahan. Baginya, Indonesia adalah harga mati yang harus dijaga dengan segenap jiwa dan raga. Sikap dan nilai-nilai nasionalisme yang diemban serta perjuangan yang ditunjukkan oleh Pak Harun paling relevan dengan semangat dan cita-cita perjuangan tokoh Proklamator Indonesia, yaitu...
A
Soekarno
B
Mohammad Hatta
C
Ki Hajar Dewantara
D
Jenderal Sudirman
E
Sutan Sjahrir

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 697
Dalam sejarah pembangunan (seperti era GBHN maupun RPJPN saat ini), beberapa wilayah seperti Aceh dan Papua sering mendapatkan 'Perhatian Khusus' atau status Otonomi Khusus. Tujuan utama kebijakan asimetris ini dalam bingkai NKRI adalah...
A
Menganak-emaskan daerah yang kaya sumber daya alam
B
Memisahkan sistem hukum daerah tersebut dari hukum nasional
C
Merendam potensi konflik dan mengakomodasi hak asal-usul demi persatuan
D
Mempersiapkan daerah tersebut untuk menjadi negara bagian
E
Memberikan hak istimewa kepada pejabat daerah semata

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 698
Meskipun memiliki banyak catatan kritis di bidang politik, pemerintahan Orde Baru mencatat prestasi signifikan di bidang ekonomi pertanian melalui program intensifikasi dan ekstensifikasi. Program yang berhasil meningkatkan kesejahteraan petani melalui swasembada pangan disebut...
A
Reformasi Agraria
B
Revolusi Hijau
C
Transmigrasi
D
Koperasi Unit Desa
E
Bimas dan Inmas

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 699
Organisasi BPUPKI dipimpin oleh seorang tokoh senior yang menjabat sebagai ketua umum. Sosok yang dimaksud adalah...
A
Raden Pandji Soeroso
B
Mohammad Yamin
C
Radjiman Wedyodiningrat
D
Ichibangase Yosio
E
Sultan Hamid II

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 700
Faktor sejarah utama yang melatarbelakangi pembentukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menggantikan pendahulunya adalah...
A
Munculnya konflik multilateral di Asia
B
Ketiadaan institusi mediator internasional
C
Ekspansi militer Jepang yang tak terkendali
D
Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa (LBB) dalam mencegah Perang Dunia II
E
Keinginan negara-negara pemenang perang untuk menguasai dunia

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.