PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme

Halaman 70. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

NO. 691
Belanda sempat tidak mengakui kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 karena beranggapan bahwa kedaulatan Indonesia baru terjadi pada tanggal ...
A
16 Agustus 1945
B
18 Agustus 1945
C
27 September 1949
D
27 Desember 1949
E
16 Agustus 2005

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 692
Pada masa pemerintahan Orde Baru, terjadi penyimpangan terhadap pelaksanaan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Kritik terhadap kebijakan ekonomi yang merugikan rakyat sering dikaitkan dengan pelanggaran terhadap Pasal...
A
Pasal 33 dan 34
B
Pasal 23 dan 33
C
Pasal 31 dan 32
D
Pasal 27 dan 28
E
Pasal 29 dan 30

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 693
Dalam peristiwa bersejarah Proklamasi 17 Agustus 1945, tokoh yang bertugas sebagai pengibar bendera Sang Saka Merah Putih adalah...
A
Sukarni dan Chaerul Saleh
B
Latief Hendraningrat dan Suhud
C
Ahmad Subarjo dan Sayuti Melik
D
Wikana dan Darwis
E
B.M. Diah dan Yusuf Kunto

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 694
Peristiwa Sumpah Pemuda 1928 menghasilkan ikrar 'Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa'. Makna persatuan 'Satu Nusa' adalah...
A
Mengakui bahwa bangsa Indonesia memiliki satu bahasa persatuan yaitu Bahasa Indonesia
B
Memiliki kesadaran bahwa kita berasal dari satu nenek moyang yang sama
C
Mengakui satu wilayah hukum dan teritorial tanah air Indonesia dari Sabang sampai Merauke
D
Menghilangkan identitas kesukuan demi identitas nasional
E
Mengutamakan kepentingan pemuda di atas kepentingan golongan tua

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 695
Di tengah arus globalisasi yang masif dan tantangan geopolitik yang kompleks di abad ke-21, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk tidak hanya memahami, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai nasionalisme secara kontekstual. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan implementasi nasionalisme yang adaptif dan konstruktif untuk menjaga ketahanan serta kemajuan bangsa Indonesia?
A
Mengutamakan penggunaan produk dalam negeri dan membatasi impor secara ketat untuk melindungi industri nasional dari persaingan global, demi kedaulatan ekonomi.
B
Secara aktif menyaring dan mengintegrasikan inovasi serta pengetahuan global yang relevan, sambil terus memperkuat ideologi Pancasila sebagai landasan utama dalam setiap kebijakan pembangunan dan interaksi internasional.
C
Mempromosikan budaya lokal dan tradisi secara eksklusif, serta mengedepankan identitas etnis sebagai pondasi utama persatuan bangsa, guna menangkal homogenisasi budaya global.
D
Memfokuskan pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia dengan mengadopsi sepenuhnya model pembangunan negara maju, agar Indonesia dapat bersaing di tingkat global secepat mungkin.
E
Menekankan narasi sejarah perjuangan kemerdekaan dan kebesaran masa lalu secara terus-menerus, untuk menumbuhkan kebanggaan nasional dan semangat bela negara di kalangan generasi muda.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 696
Andi, seorang mahasiswa generasi Z yang aktif di media sosial, seringkali merasa dilema antara pesatnya arus informasi dan budaya global dengan nilai-nilai luhur bangsanya. Ia melihat tren konsumsi budaya asing yang masif di kalangan teman-temannya, sementara diskursus tentang sejarah nasional sering dianggap 'kuno' atau tidak relevan. Belum lagi, ia juga kerap menjumpai polarisasi tajam dalam perdebatan isu-isu keagamaan di dunia maya yang kadang mengancam kerukunan. Suatu hari, Andi mengikuti seminar bertema 'Ketahanan Nasional di Era Digital'. Seorang pembicara menarik benang merah semangat Budi Utomo dan Sumpah Pemuda sebagai landasan untuk menjaga persatuan bangsa dari disinformasi dan perpecahan. Pembicara lain menekankan bahwa rasa cinta tanah air (nasionalisme) harus termanifestasi dalam tindakan nyata pengorbanan dan dedikasi (patriotisme), bukan hanya simbol-simbol. Terakhir, seorang tokoh agama menyoroti pentingnya moderasi beragama sebagai pilar utama dalam menjaga keutuhan NKRI, terutama di tengah keberagaman keyakinan. Berdasarkan narasi di atas dan refleksi Andi terhadap tantangan yang dihadapinya, sikap paling komprehensif yang sebaiknya dikembangkan Andi untuk mengimplementasikan nasionalisme yang tangguh di era modern adalah...
A
Menginternalisasi nilai-nilai kejuangan Budi Utomo dan Sumpah Pemuda untuk aktif melawan hoaks dan narasi pemecah belah, berpartisipasi dalam pelestarian budaya lokal sembari bersikap terbuka terhadap keragaman global, serta senantiasa mempraktikkan moderasi beragama sebagai wujud konkret menjaga persatuan dalam bingkai NKRI.
B
Mengembangkan apresiasi terhadap produk dan budaya lokal secara eksklusif, serta membatasi interaksi dengan budaya asing untuk menghindari erosi identitas nasional.
C
Mempelajari sejarah perjuangan bangsa secara mendalam untuk menumbuhkan rasa bangga, serta aktif mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan yang diselenggarakan pemerintah.
D
Menjaga citra positif bangsa di media sosial dengan mengunggah konten patriotik dan mendukung setiap kebijakan negara tanpa perlu mengkritisi secara terbuka.
E
Fokus pada pengembangan nilai-nilai keagamaan pribadi yang luhur dan menyampaikannya kepada sesama sebagai cara menjaga moral bangsa, sambil menghargai perayaan hari besar nasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 697
Pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) terjadi di beberapa wilayah Indonesia sebagai bentuk disintegrasi bangsa. Di antara provinsi berikut di Pulau Jawa, manakah yang TIDAK menjadi basis pemberontakan tersebut?
A
Jawa Barat
B
Jawa Tengah
C
Jawa Timur
D
Banten (saat itu bagian Jabar)
E
Aceh (luar Jawa)

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 698
Tokoh Presiden Indonesia yang pada masa pemerintahannya mengambil kebijakan untuk mengembalikan nama Irian Jaya menjadi Papua adalah...
A
B.J. Habibie
B
Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
C
Megawati Soekarnoputri
D
Susilo Bambang Yudhoyono
E
Joko Widodo

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 699
Dalam rapat BPUPKI tanggal 14 Juli 1945, Ir. Soekarno menyampaikan laporan yang memuat tiga poin utama hasil kerja panitia, yaitu...
A
Teks Proklamasi, kesepakatan penyerahan Jepang, dan Pembukaan UUD
B
Isi Pasal-Pasal UUD, Proklamasi Kemerdekaan, dan penyerahan kekuasaan Jepang
C
Pernyataan Kemerdekaan Indonesia, Pembukaan UUD, dan Batang Tubuh UUD
D
Revisi Sila Pertama, Batang Tubuh UUD, dan pernyataan kekalahan Jepang
E
Perubahan Piagam Jakarta, Pembukaan UUD, dan teks resmi Proklamasi

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 700
Pada sidang pertama BPUPKI yang membahas dasar negara, terdapat tiga tokoh utama yang memaparkan rumusan asas dasar negara Indonesia. Dua di antaranya adalah Ir. Soekarno dan Mr. Muhammad Yamin. Siapakah tokoh ketiga tersebut?
A
Drs. Mohammad Hatta
B
Mr. Achmad Soebardjo
C
Prof. Dr. Soepomo
D
Mr. Mohammad Roem
E
H. Agus Salim

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.