Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 71. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 701
Link Soal
Dokumen kesepakatan internasional yang secara tidak langsung memperkuat landasan moral Proklamasi Kemerdekaan RI karena mengakui hak setiap bangsa untuk menentukan nasib sendiri adalah...
A
Bill of Rights
B
Atlantic Charter
C
Magna Charta
D
Perjanjian Versailles
E
Persetujuan Wina
NO. 702
Link Soal
Restorasi Meiji merupakan titik balik Jepang menjadi negara modern. Kaisar Jepang yang memimpin pembukaan isolasi negara tersebut adalah...
A
Kaisar Hirohito
B
Kaisar Akihito
C
Kaisar Matsuhito (Meiji)
D
Kaisar Yoshihito
E
Shogun Tokugawa
NO. 703
Link Soal
Lagu kedaerahan yang berjudul 'Potong Bebek Angsa' merupakan warisan budaya musik yang berasal dari daerah...
A
Nusa Tenggara Barat
B
Nusa Tenggara Timur
C
Maluku
D
Papua
E
Kalimantan Barat
NO. 704
Link Soal
Penderitaan rakyat Indonesia akibat sistem Tanam Paksa digambarkan secara tajam dalam buku 'Max Havelaar'. Siapakah penulis buku tersebut dengan nama samaran Multatuli?
A
Van den Bosch
B
Douwes Dekker
C
Thomas Stamford Raffles
D
Herman Willem Daendels
E
Jan Pieterszoon Coen
NO. 705
Link Soal
Petugas yang dipercaya untuk mengibarkan bendera Sang Saka Merah Putih untuk pertama kalinya setelah pembacaan proklamasi adalah...
A
Sukarni dan Sayuti Melik
B
Latief Hendraningrat dan Suhud
C
Trimurti dan Wikana
D
A.H. Nasution dan T.B. Simatupang
E
Supriyadi dan Muradi
NO. 706
Link Soal
Negara yang temasuk dalam blok fasis dalam Perang Dunia II adalah ....
A
Inggris
B
Perancis
C
Austria
D
Polandia
E
Belgia
NO. 707
Link Soal
Perlawanan terhadap politik apartheid di Afrika Selatan dipelopori oleh organisasi pergerakan yang dipimpin Nelson Mandela, yaitu...
A
African Union (AU)
B
African National Congress (ANC)
C
United Nations (UN)
D
Organization of Islamic Cooperation (OIC)
E
Non-Aligned Movement (NAM)
NO. 708
Link Soal
Indonesia, sebagai negara majemuk yang kaya akan budaya lokal, menghadapi dilema dalam menghadapi arus globalisasi. Di satu sisi, keterbukaan membawa kemajuan dan peluang; di sisi lain, berpotensi mengikis identitas budaya dan nasionalisme. Pemerintah berencana membangun 'Pusat Kebudayaan Global' yang akan memamerkan seni dan budaya dari seluruh dunia, diiringi workshop dan pertukaran budaya, dengan tujuan menjadikan Indonesia pusat diplomasi budaya. Namun, proyek ini menuai pro dan kontra. Sebagian berpendapat ini adalah strategi cerdas untuk memajukan Indonesia di kancah global, sementara yang lain khawatir akan hilangnya jati diri bangsa.
Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpegang teguh pada nilai-nilai nasionalisme Pancasila, bagaimana Anda menyikapi proyek 'Pusat Kebudayaan Global' tersebut agar manfaat globalisasi dapat diraih tanpa mengorbankan penguatan identitas nasional dan semangat kebangsaan?
A
Mendukung dengan syarat bahwa kurikulum dan program Pusat Kebudayaan Global harus secara proporsional mengedepankan kekayaan budaya nasional Indonesia sebagai tuan rumah, serta menjadikan ajang tersebut sebagai wadah afirmasi dan promosi budaya lokal ke mata dunia.
B
Menolak keras proyek tersebut karena dikhawatirkan akan menjadi pintu masuk budaya asing yang merusak nilai-nilai luhur bangsa dan melemahkan rasa cinta tanah air.
C
Mendukung tanpa syarat dengan harapan bahwa masyarakat Indonesia cukup dewasa untuk memfilter sendiri pengaruh budaya asing dan tetap mempertahankan nasionalisme mereka.
D
Mendukung penuh karena proyek ini akan menempatkan Indonesia di garis depan pergaulan internasional dan menunjukkan kematangan bangsa dalam menerima keberagaman global.
E
Mengusulkan agar dana proyek dialihkan seluruhnya untuk memperkuat program-program kebudayaan lokal di daerah-daerah guna membentengi diri dari pengaruh globalisasi.
NO. 709
Link Soal
Berikut ini adalah nama-nama tokoh atau sultan yang pernah memimpin dalam sejarah Kerajaan Ternate dan Tidore, KECUALI ...
A
Pangeran Nuku
B
Zainal Abidin
C
Sultan Baabullah
D
Sultan Agung
E
Sultan Hairun
NO. 710
Link Soal
Perumusan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia merupakan hasil diskusi tokoh-tokoh bangsa di rumah Laksamana Maeda. Siapakah tokoh yang menyusun naskah tersebut?
A
Laksamana Maeda, Moh. Hatta, dan Suwardi Suryaningrat
B
Soekarno, Ki Hajar Dewantara, dan Moh. Hatta
C
Laksamana Maeda, Achmad Soebardjo, dan HOS Tjokroaminoto
D
Soekarno, Moh. Hatta, dan HOS Tjokroaminoto
E
Soekarno, Moh. Hatta, dan Achmad Soebardjo