Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 71. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 701
Link Soal
Konferensi Asia Afrika sebelumnya diprakarsai dengan adanya Konferensi Pancanegara, di bawah ini bukan negara yang hadir di Konferensi Pancanegara adalah...
A
Indonesia
B
India
C
Pakistan
D
Burma
E
Malaysia
NO. 702
Link Soal
Prinsip 'Ma-Limo' merupakan pedoman moral yang sudah ada di Nusantara sejak masa Kerajaan Singasari. Manakah di bawah ini yang menjelaskan arti dari istilah 'madon' dalam aturan tersebut?
A
Melakukan tindakan pencurian atau mengambil hak orang lain
B
Mengkonsumsi minuman keras hingga kehilangan kesadaran
C
Melakukan kegiatan perjudian yang merugikan
D
Perilaku melacur atau melakukan perbuatan asusila
E
Menghisap candu atau menggunakan narkotika
NO. 703
Link Soal
Siapakah tokoh yang menyempurnakan desain lambang Garuda Pancasila pada tanggal 20 Maret 1950 dengan menambahkan skala ukuran dan tata warna?
A
Ida Ayu Soemantri
B
Iwa Koesoemasumantri
C
Sultan Hamid II
D
Moh. Yamin
E
Ahmad Soebardjo
NO. 704
Link Soal
Siapakah tokoh yang menjadi delegasi negara Pakistan dalam Konferensi Panca Negara di Bogor pada 28 Desember 1954?
A
Jawaharlal Nehru
B
Mohammad Ali Bogra
C
U Nu
D
P.M. Ceylon
E
Sir John Kotelawala
NO. 705
Link Soal
Sidang BPUPKI pertama menjadi wadah bagi para tokoh nasional untuk mengusulkan dasar negara. Tokoh yang menyampaikan rumusan dasar negara dalam sidang tersebut adalah, KECUALI...
A
Mr. Soepomo
B
Mr. Mohammad Yamin
C
Drs. Mohammad Hatta
D
Ir. Soekarno
E
Soepomo, Yamin, dan Soekarno
NO. 706
Link Soal
Dalam sejarah diplomasi mempertahankan kemerdekaan, Indonesia pernah terikat dalam perjanjian yang menyebabkan wilayah Republik Indonesia menjadi sangat sempit dan terkepung oleh wilayah pendudukan Belanda. Perjanjian yang dimaksud adalah...
A
Perjanjian Linggarjati
B
Konferensi Meja Bundar
C
Perjanjian Roem-Royen
D
Perjanjian Renville
E
Konferensi Malino
NO. 707
Link Soal
Sultan Hasanuddin dikenal sebagai sosok pemimpin tangguh dari wilayah Timur Nusantara yang gigih melawan monopoli VOC. Beliau memimpin perjuangan rakyat dari kerajaan...
A
Kerajaan Ternate dan Tidore
B
Kerajaan Gowa dan Tallo
C
Kerajaan Bone
D
Kerajaan Kutai
E
Kerajaan Banjar
NO. 708
Link Soal
Nasionalisme Pancasila menekankan persatuan dalam keberagaman, keadilan sosial, dan kedaulatan bangsa. Dalam konteks perkembangan teknologi informasi dan media sosial, muncul berbagai narasi yang mengancam persatuan, seperti hoaks yang memecah belah, ujaran kebencian, dan kampanye disinformasi yang merendahkan simbol negara. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan upaya seorang warga negara dalam mengaktualisasikan nasionalisme Pancasila di era digital?
A
Aktif menyebarkan konten positif tentang pariwisata dan budaya Indonesia di media sosial untuk meningkatkan citra bangsa.
B
Menuntut pemerintah untuk memperketat regulasi internet dan memblokir semua akun penyebar berita bohong tanpa toleransi.
C
Terlibat dalam diskusi daring yang proaktif mengkritisi kebijakan pemerintah demi mendorong transparansi dan akuntabilitas.
D
Membangun literasi digital yang kuat, secara kritis memilah informasi, memverifikasi kebenaran sebelum berbagi, serta aktif melawan narasi destruktif dengan argumen berbasis fakta dan nilai Pancasila.
E
Menjaga jarak dari isu-isu kontroversial di media sosial agar tidak terprovokasi dan fokus pada aktivitas pribadi yang tidak berhubungan dengan politik.
NO. 709
Link Soal
Salah satu tujuan penting pendidikan karakter berbasis nasionalisme adalah untuk…
A
Meningkatkan daya saing ekonomi bangsa.
B
Mencetak generasi yang siap menghadapi persaingan global.
C
Memperkuat identitas nasional dan rasa cinta tanah air.
D
Mengembangkan potensi individu secara maksimal.
E
Mempersiapkan pemimpin masa depan.
NO. 710
Link Soal
Teks proklamasi disusun oleh tiga tokoh utama di kediaman Laksamana Maeda. Siapakah ketiga tokoh penyusun tersebut?
A
Sukarno, Hatta, dan Sayuti Melik
B
Sukarno, Hatta, dan Ahmad Soebardjo
C
Sukarno, Hatta, dan Sukarni
D
Sukarno, Hatta, dan Moh. Yamin
E
Sukarno, Hatta, dan B.M. Diah