Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 72. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 711
Link Soal
Pancasila bukanlah paham yang menganut chauvinisme. Definisi yang paling tepat untuk mendeskripsikan istilah chauvinisme adalah...
A
Kesetiaan tinggi terhadap tradisi kuno daerah asal
B
Paham yang menganggap semua bangsa di dunia memiliki kedudukan setara
C
Rasa cinta tanah air yang sangat ekstrim dengan merendahkan martabat bangsa lain
D
Perjuangan bersenjata untuk mendapatkan kemerdekaan nasional
E
Paham yang mengutamakan kepentingan individu di atas negara
NO. 712
Link Soal
Hasil kerja keras Panitia Sembilan berupa dokumen Piagam Jakarta, yang di dalamnya memuat rumusan awal Pancasila, secara resmi diserahkan kepada BPUPKI pada tanggal...
A
10 Juli 1945
B
14 Juli 1945
C
15 Juli 1945
D
22 Juni 1945
E
17 Juli 1945
NO. 713
Link Soal
Apa manfaat utama dari penerapan sikap tenggang rasa (tepa selira) di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk?
A
Meningkatkan kepatuhan warga terhadap hukum formal
B
Membangun lingkungan masyarakat yang damai, rukun, dan selaras
C
Menjamin kelancaran program pembangunan fisik di desa
D
Memaksa setiap individu untuk tunduk pada adat istiadat setempat
E
Menjadi syarat mutlak untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah
NO. 714
Link Soal
Salah satu tonggak sejarah persatuan Indonesia adalah Kongres Pemuda II pada tahun 1928. Keputusan paling monumental yang dihasilkan dari kongres tersebut adalah...
A
Diikrarkannya Sumpah Pemuda
B
Pembentukan organisasi Budi Utomo
C
Penetapan lagu kebangsaan Indonesia Raya
D
Perumusan naskah Proklamasi
E
Penyusunan dasar negara Pancasila
NO. 715
Link Soal
Pada sidang BPUPKI tanggal 10 Juli 1945, dibentuk beberapa panitia kecil untuk membahas aspek teknis negara. Siapakah tokoh yang ditunjuk sebagai ketua Panitia Pembela Tanah Air (PETA)?
A
Ir. Soekarno
B
Drs. Moh. Hatta
C
Jenderal Soedirman
D
Abikusno Tjokrosujoso
E
Suparman
NO. 716
Link Soal
Dalam catatan sejarah, bangsa India kuno pernah menyebut wilayah kepulauan Indonesia dengan nama 'Dwipantara'. Secara etimologis, kata tersebut berarti...
A
Pulau Seberang
B
Negara Padi
C
Negara Emas
D
Negara Perantara
E
Kepulauan Laut Selatan
NO. 717
Link Soal
Di era globalisasi yang ditandai dengan interkoneksi antarnegara dan munculnya isu-isu transnasional seperti perubahan iklim, pandemi, serta digitalisasi, konsep nasionalisme seringkali dihadapkan pada tantangan baru. Sebagian berpendapat nasionalisme harus lebih inklusif dan adaptif terhadap nilai-nilai universal, sementara yang lain bersikeras pada penguatan identitas dan kepentingan nasional murni. Dalam konteks Indonesia, yang kaya akan keberagaman dan memiliki Pancasila sebagai dasar negara, bagaimana seharusnya nasionalisme diimplementasikan untuk menjaga keutuhan bangsa sekaligus berdaya saing di kancah global?
A
Mengedepankan kepentingan nasional absolut di atas segala-galanya, bahkan jika bertentangan dengan konsensus global, demi kedaulatan penuh dan kemandirian.
B
Membuka diri terhadap pengaruh asing dan nilai-nilai universal secara total, sehingga identitas nasional dapat beradaptasi dan berkembang tanpa batasan demi kemajuan global.
C
Memperkuat nasionalisme berbasis nilai-nilai Pancasila yang inklusif, toleran, dan mengedepankan kerja sama internasional tanpa mengorbankan identitas serta kepentingan strategis bangsa.
D
Mengutamakan pembangunan ekonomi domestik dengan membatasi investasi asing dan menolak perjanjian perdagangan internasional yang dianggap merugikan, agar kemandirian ekonomi terjaga sepenuhnya.
E
Mendorong homogenisasi budaya dan bahasa nasional untuk memastikan kesatuan identitas yang solid di tengah keberagaman, agar bangsa lebih kuat menghadapi tantangan global.
NO. 718
Link Soal
Nasionalisme dalam perspektif yang luas dan positif dapat diartikan sebagai ....
A
Paham yang menuntut kesetiaan tertinggi individu hanya kepada etnis atau kelompoknya sendiri.
B
Perasaan cinta dan bangga yang mendalam terhadap tanah air tanpa merendahkan martabat bangsa lain.
C
Pandangan yang menganggap bangsa sendiri superior dan berhak mendominasi bangsa lain.
D
Sikap terlalu mencintai negara sendiri hingga menolak interaksi dengan dunia luar.
E
Afiliasi kelompok yang menganggap kepentingan nasional mutlak di atas segala-galanya, termasuk kemanusiaan.
NO. 719
Link Soal
Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) secara resmi mengesahkan UUD 1945 sebagai konstitusi negara pada tanggal...
A
9 Agustus 1945
B
17 Agustus 1945
C
18 Agustus 1945
D
22 Agustus 1945
E
1 Juni 1945
NO. 720
Link Soal
Di tengah arus deras globalisasi dan informasi digital, Komunitas 'Pemuda Mandiri' di sebuah kota besar berupaya keras menjaga nilai-nilai kebangsaan. Mereka sering berdiskusi tentang relevansi Sumpah Pemuda di era kini, ketika media sosial dibanjiri konten asing dan polarisasi pandangan semakin kentara, bahkan hingga menyentuh isu keagamaan. Beberapa anggota bersemangat untuk 'membela mati-matian' budaya lokal, sementara yang lain fokus pada bagaimana cara 'mencintai dan memelihara' keberagaman yang ada. Suatu hari, muncul ide untuk mengadakan festival budaya lokal yang melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang suku atau agama, namun ada resistensi dari kelompok tertentu yang merasa tradisi mereka lebih unggul dan tidak ingin berbaur. Ketua komunitas, Rizal, mengingatkan bahwa semangat Budi Utomo dan Sumpah Pemuda adalah tentang persatuan di atas perbedaan, bukan tentang dominasi satu kelompok.
Mencermati narasi di atas, tantangan utama yang dihadapi Komunitas 'Pemuda Mandiri' dalam konteks menjaga identitas nasional di era globalisasi, serta esensi semangat nasionalisme yang perlu dipegang teguh, adalah...
A
Menyeimbangkan adaptasi terhadap budaya global dengan penguatan identitas lokal melalui moderasi beragama dan persatuan, sebagaimana dicontohkan Budi Utomo dan Sumpah Pemuda dalam merangkul perbedaan demi tujuan bersama.
B
Mengobarkan semangat patriotisme untuk membela mati-matian tradisi lokal dari gempuran asing, sebagaimana para pahlawan dahulu berkorban melawan penjajah.
C
Memastikan dominasi satu budaya daerah yang paling unggul untuk menjadi representasi identitas nasional, mengikuti semangat pergerakan nasional yang berjuang demi pengakuan.
D
Mengatasi polarisasi pandangan dan resistensi kelompok yang enggan berbaur dalam kegiatan kebudayaan, sebagai cerminan kegagalan mengelola keberagaman di era digital.
E
Menggalakkan penggunaan media sosial untuk mempromosikan budaya Indonesia secara masif agar dapat bersaing dengan konten asing dan menarik minat generasi muda.