Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 8. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 71
Link Soal
Perlawanan rakyat di daerah terhadap kolonialisme Belanda sangat beragam. Manakah dari konflik berikut yang tercatat paling banyak menyedot konsentrasi dan keuangan pemerintah kolonial Belanda?
A
Perlawanan Rakyat Banjar
B
Perjuangan Rakyat Maluku
C
Perang Padri di Sumatera Barat
D
Puputan di Bali
E
Perang Diponegoro di Jawa
NO. 72
Link Soal
Tokoh golongan tua yang berperan sebagai penengah (mediator) dan berhasil meyakinkan golongan muda untuk melepaskan Soekarno-Hatta kembali ke Jakarta guna mempersiapkan proklamasi adalah...
A
Dr. Radjiman Widiodiningrat
B
H. Agus Salim
C
Mr. Ahmad Subardjo
D
Drs. Moh. Hatta
E
Mr. Maramis
NO. 73
Link Soal
Pattimura memimpin perlawanan rakyat Maluku terhadap Belanda karena berbagai alasan. Berikut ini yang BUKAN merupakan alasan pemicu perlawanan tersebut adalah...
A
Adanya praktik pelayaran Hongi dan ekstirpasi
B
Rakyat Maluku lebih menghargai sistem administrasi Inggris dibanding Belanda
C
Upaya Belanda untuk menghapuskan Hukum Adat Tawan Karang
D
Penerapan sistem penyerahan wajib (verplichte leverantie)
E
Penerapan kerja paksa atau rodi bagi penduduk lokal
NO. 74
Link Soal
Seorang penulis asal Belanda mengkritik praktik tanam paksa di Indonesia melalui karya sastra legendaris berjudul 'Max Havelaar'. Penulis yang menggunakan nama samaran Multatuli tersebut adalah...
A
Ernest Douwes Dekker (Danudirja Setiabudi)
B
Conrad Theodor van Deventer
C
Eduard Douwes Dekker
D
Johannes van den Bosch
E
Herman Willem Daendels
NO. 75
Link Soal
Indonesia, sebagai negara majemuk, menghadapi tantangan signifikan dalam memupuk nasionalisme yang inklusif di era digital. Informasi dan ideologi transnasional mudah menyebar, berpotensi mengikis rasa kebangsaan atau memicu polarisasi. Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), pendekatan manakah yang paling tepat untuk menguatkan nasionalisme yang berlandaskan Pancasila, tanpa jatuh ke dalam chauvinisme sempit atau melarut dalam homogenisasi global?
A
Mengkampanyekan narasi keunggulan budaya dan sejarah Indonesia secara masif dan membatasi akses informasi asing yang dinilai tidak sejalan, guna membangkitkan kebanggaan mutlak pada identitas nasional.
B
Mendorong dialog antarbudaya dan antarumat beragama di tingkat lokal maupun nasional, memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila sebagai perekat keberagaman, serta memfasilitasi adaptasi inovasi global yang selaras dengan kearifan lokal.
C
Memprioritaskan pembangunan ekonomi dan teknologi untuk menjadikan Indonesia sejajar dengan negara maju, dengan asumsi bahwa kesejahteraan materi akan secara otomatis memperkuat rasa nasionalisme masyarakat.
D
Membiarkan arus informasi global berkembang bebas dengan keyakinan bahwa masyarakat akan secara selektif memilih yang terbaik dan nasionalisme akan terbentuk secara organik tanpa intervensi aktif.
E
Fokus pada penanaman disiplin dan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah sebagai bentuk utama nasionalisme, serta mengurangi ekspresi keberagaman yang dianggap berpotensi menimbulkan perpecahan.
NO. 76
Link Soal
Pada tanggal 1 Maret 1945, pemerintah pendudukan Jepang mengumumkan pembentukan badan khusus untuk mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia, yaitu...
A
PPKI (Dokuritsu Junbi Iinkai)
B
BPUPKI (Dokuritsu Junbi Cosakai)
C
PETA (Pembela Tanah Air)
D
Putera (Pusat Tenaga Rakyat)
E
Chuo Sangi In
NO. 77
Link Soal
Indonesia dikenal sebagai negara yang sangat majemuk, dengan keberagaman suku, agama, ras, dan antar-golongan yang merupakan kekayaan tak ternilai. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, seringkali muncul upaya dari kelompok tertentu untuk menyeragamkan identitas bangsa, misalnya dengan mengedepankan satu identitas primordial sebagai representasi 'keindonesiaan' yang sejati, dan menyingkirkan identitas lain. Fenomena ini berpotensi merusak fondasi nasionalisme Indonesia yang telah dibangun di atas prinsip Bhinneka Tunggal Ika. Apa implikasi paling berbahaya dari upaya penyeragaman identitas tersebut terhadap nasionalisme Indonesia dalam jangka panjang?
A
Munculnya disintegrasi bangsa akibat konflik horizontal dan vertikal yang dipicu oleh perasaan tidak diakui atau termarjinalisasi oleh kelompok minoritas, yang berujung pada pecahnya persatuan.
B
Melemahnya legitimasi Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi pemersatu bangsa, karena prinsip-prinsip inklusivitasnya dikesampingkan oleh pemaksaan identitas tunggal.
C
Terhambatnya pembangunan nasional karena energi bangsa terkuras untuk menyelesaikan konflik internal, alih-alih fokus pada kemajuan dan kesejahteraan bersama.
D
Meningkatnya radikalisme dan ekstremisme berbasis identitas, yang berpotensi menjadi ancaman serius bagi keamanan dan stabilitas negara.
E
Hilangnya kekayaan budaya dan kearifan lokal yang beragam, karena adanya tekanan untuk menyesuaikan diri dengan satu identitas dominan, mengurangi daya tarik Indonesia di mata dunia.
NO. 78
Link Soal
Dalam sejarah diplomasi mempertahankan kemerdekaan, Indonesia pernah terikat dalam perjanjian yang menyebabkan wilayah Republik Indonesia menjadi sangat sempit dan terkepung oleh wilayah pendudukan Belanda. Perjanjian yang dimaksud adalah...
A
Perjanjian Linggarjati
B
Konferensi Meja Bundar
C
Perjanjian Roem-Royen
D
Perjanjian Renville
E
Konferensi Malino
NO. 79
Link Soal
Pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) terjadi di beberapa wilayah Indonesia sebagai bentuk disintegrasi bangsa. Di antara provinsi berikut di Pulau Jawa, manakah yang TIDAK menjadi basis pemberontakan tersebut?
A
Jawa Barat
B
Jawa Tengah
C
Jawa Timur
D
Banten (saat itu bagian Jabar)
E
Aceh (luar Jawa)
NO. 80
Link Soal
Konflik yang terjadi selama Perang Aceh (1873-1904) menarik perhatian negara-negara besar dunia. Akar konflik yang melibatkan kepentingan asing tersebut terutama berkaitan dengan aspek...
A
Sosial dan Budaya
B
Militer dan Pertahanan
C
Agama dan Kepercayaan
D
Teknologi dan Industri
E
Pendidikan dan Kesehatan