Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 8. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 71
Link Soal
Tokoh revolusioner yang dikenal sebagai bapak pendiri Vietnam modern dan pernah menjabat sebagai Presiden Republik Demokratik Vietnam (Vietnam Utara) pada periode 1945–1969 adalah...
A
Ton Duc Thang
B
Ngo Dinh Diem
C
Ho Chi Minh
D
Tran Duc Luong
E
Nguyen Minh Triet
NO. 72
Link Soal
Di tengah arus globalisasi, ancaman terhadap semangat nasionalisme bisa muncul dalam berbagai wujud, termasuk melalui aspek kebudayaan. Salah satu strategi bagi generasi muda untuk menguatkan nasionalisme dalam konteks ini adalah dengan...
A
Menjauhi kebudayaan tradisional karena dianggap sudah usang.
B
Mempromosikan budaya populer dari mancanegara kepada masyarakat lokal.
C
Mempelajari, melestarikan, dan memperkenalkan warisan budaya tradisional Indonesia ke kancah global.
D
Mengadopsi secara menyeluruh gaya hidup dari negara-negara maju.
E
Menolak semua bentuk kolaborasi internasional di ranah kebudayaan.
NO. 73
Link Soal
Tokoh golongan tua yang berperan sebagai penengah (mediator) dan berhasil meyakinkan golongan muda untuk melepaskan Soekarno-Hatta kembali ke Jakarta guna mempersiapkan proklamasi adalah...
A
Dr. Radjiman Widiodiningrat
B
H. Agus Salim
C
Mr. Ahmad Subardjo
D
Drs. Moh. Hatta
E
Mr. Maramis
NO. 74
Link Soal
Dasar hukum pembentukan NATO adalah sebuah perjanjian internasional yang ditandatangani pada 4 April 1949, yaitu...
A
Treaty of Versailles
B
North Atlantic Treaty
C
Warsaw Pact
D
Marshall Plan
E
Atlantic Charter
NO. 75
Link Soal
Kabinet Djuanda yang dibentuk pada 9 April 1957 dikenal dengan sebutan Zaken Kabinet. Karakteristik utama dari Zaken Kabinet adalah...
A
Anggotanya terdiri dari politisi senior partai besar
B
Para menterinya merupakan ahli atau pakar di bidangnya masing-masing
C
Didominasi oleh petinggi militer aktif
D
Merupakan koalisi antara golongan oposisi dan pemerintah
E
Beranggotakan tokoh-tokoh separatis yang telah kembali ke NKRI
NO. 76
Link Soal
Setelah menyelesaikan tugasnya, BPUPKI secara resmi dibubarkan oleh pihak Jepang untuk kemudian digantikan oleh PPKI. Peristiwa pembubaran ini terjadi pada tanggal...
A
1 Juni 1945
B
18 Agustus 1945
C
22 Agustus 1945
D
7 Agustus 1945
E
1 Maret 1945
NO. 77
Link Soal
Di bawah ini perjanjian yang timbul dari Perang Dunia I, kecuali ....
A
Perjanjian Versailles
B
Perjanjian St. Germani)
C
Perjanjian Neulily
D
Perjanjian Trianon
E
Perjanjian Postdam
NO. 78
Link Soal
Sebagai bagian dari rangkaian peristiwa menjelang akhir Perang Dunia II, Amerika Serikat meluncurkan serangan bom atom ke kota Hiroshima pada...
A
6 Agustus 1945
B
8 Agustus 1945
C
9 Agustus 1945
D
14 Agustus 1945
E
17 Agustus 1945
NO. 79
Link Soal
Tokoh menteri luar negeri dari Indonesia yang ikut memprakarsai berdirinya organisasi kerja sama regional ASEAN pada 1967 adalah...
A
Adam Malik
B
Muchtar Kusumaatmaja
C
Frans Seda
D
Ali Alatas
E
Amir Machmud
NO. 80
Link Soal
Dalam konteks globalisasi dan keberagaman internal Indonesia, muncul wacana untuk memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri secara eksklusif dan membatasi investasi asing guna melindungi industri lokal. Di sisi lain, ada pandangan bahwa keterbukaan terhadap investasi asing dan persaingan global justru dapat memacu inovasi dan efisiensi, serta membawa manfaat ekonomi jangka panjang bagi bangsa. Berdasarkan pemahaman Anda tentang Nasionalisme Pancasila, manakah sikap yang paling tepat untuk menghadapi dilema kebijakan tersebut?
A
Menutup diri sepenuhnya dari investasi asing dan hanya mengandalkan produk dalam negeri untuk semua sektor, demi kemandirian ekonomi mutlak.
B
Membuka seluas-luasnya keran investasi asing tanpa batasan demi percepatan pertumbuhan ekonomi, dengan keyakinan bahwa pasar akan mengatur semuanya.
C
Menerapkan kebijakan proteksionisme selektif yang berlandaskan pada kepentingan nasional jangka panjang, sambil tetap membuka ruang kolaborasi dan persaingan sehat dengan pihak asing untuk kemajuan bangsa.
D
Mengutamakan produk dalam negeri hanya jika kualitasnya setara atau lebih baik dari produk impor, tanpa mempertimbangkan aspek pemberdayaan ekonomi rakyat kecil.
E
Membatasi penggunaan produk dalam negeri hanya untuk sektor strategis militer, sementara sektor lainnya diserahkan sepenuhnya pada mekanisme pasar global.