Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 8. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 71
Link Soal
Indonesia memiliki kekayaan budaya yang beragam, salah satunya adalah Tari Dana-dana yang berasal dari daerah...
A
Maluku Utara
B
Bengkulu
C
Sulawesi Tengah
D
Gorontalo
E
Nusa Tenggara Timur
NO. 72
Link Soal
Dalam peristiwa bersejarah Proklamasi 17 Agustus 1945, tokoh yang bertugas sebagai pengibar bendera Sang Saka Merah Putih adalah...
A
Sukarni dan Chaerul Saleh
B
Latief Hendraningrat dan Suhud
C
Ahmad Subarjo dan Sayuti Melik
D
Wikana dan Darwis
E
B.M. Diah dan Yusuf Kunto
NO. 73
Link Soal
Eksistensi Nusantara sebagai tanah air bagi bangsa Indonesia mulai dikenal secara luas melalui sejarah kejayaan dua kerajaan besar, yaitu...
A
Kerajaan Tarumanegara dan Kutai
B
Kerajaan Sunda dan Sriwijaya
C
Kerajaan Majapahit dan Mataram
D
Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit
E
Kerajaan Kutai dan Sunda
NO. 74
Link Soal
Reformasi 1998 menjadi tonggak sejarah baru bagi Indonesia. Peristiwa pengunduran diri Presiden Soeharto yang menandai berakhirnya kekuasaan Orde Baru terjadi pada tanggal...
A
12 Mei 1998
B
19 Mei 1998
C
20 Mei 1998
D
21 Mei 1998
E
22 Mei 1998
NO. 75
Link Soal
BPUPKI mengawali rangkaian sidangnya dengan agenda utama membahas dasar negara. Secara resmi, sidang pertama tersebut berlangsung pada rentang waktu...
A
28 Mei sampai 1 Juni 1945
B
29 Mei sampai 1 Juni 1945
C
1 Juni sampai 31 Juli 1945
D
29 Mei sampai 31 Mei 1945
E
28 Mei sampai 31 Juni 1945
NO. 76
Link Soal
Siapakah sosok yang dipercaya menjabat sebagai ketua saat Partai Nasional Indonesia (PNI) pertama kali didirikan dengan visi mewujudkan kedaulatan NKRI?
A
Moh. Yamin
B
Ir. Soekarno
C
Achmad Soebardjo
D
Amir Syamsudin
E
Supriyadi
NO. 77
Link Soal
Indonesia dikenal sebagai negara yang sangat majemuk, dengan keberagaman suku, agama, ras, dan antar-golongan yang merupakan kekayaan tak ternilai. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, seringkali muncul upaya dari kelompok tertentu untuk menyeragamkan identitas bangsa, misalnya dengan mengedepankan satu identitas primordial sebagai representasi 'keindonesiaan' yang sejati, dan menyingkirkan identitas lain. Fenomena ini berpotensi merusak fondasi nasionalisme Indonesia yang telah dibangun di atas prinsip Bhinneka Tunggal Ika. Apa implikasi paling berbahaya dari upaya penyeragaman identitas tersebut terhadap nasionalisme Indonesia dalam jangka panjang?
A
Munculnya disintegrasi bangsa akibat konflik horizontal dan vertikal yang dipicu oleh perasaan tidak diakui atau termarjinalisasi oleh kelompok minoritas, yang berujung pada pecahnya persatuan.
B
Melemahnya legitimasi Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi pemersatu bangsa, karena prinsip-prinsip inklusivitasnya dikesampingkan oleh pemaksaan identitas tunggal.
C
Terhambatnya pembangunan nasional karena energi bangsa terkuras untuk menyelesaikan konflik internal, alih-alih fokus pada kemajuan dan kesejahteraan bersama.
D
Meningkatnya radikalisme dan ekstremisme berbasis identitas, yang berpotensi menjadi ancaman serius bagi keamanan dan stabilitas negara.
E
Hilangnya kekayaan budaya dan kearifan lokal yang beragam, karena adanya tekanan untuk menyesuaikan diri dengan satu identitas dominan, mengurangi daya tarik Indonesia di mata dunia.
NO. 78
Link Soal
Dalam sejarah kuno, bangsa India memberikan julukan 'Dwipantara' kepada wilayah Indonesia. Makna dari istilah tersebut adalah...
A
Negara Padi
B
Pulau Seberang
C
Negara Emas
D
Kepulauan Selatan
E
Wilayah Perantara
NO. 79
Link Soal
Dalam sejarah kesusastraan kuno, istilah 'Pancasila' pertama kali ditemukan dalam sebuah karya sastra peninggalan zaman Majapahit, yakni Kitab Negarakertagama. Siapakah penulis kitab tersebut?
A
Mpu Tantular
B
Mpu Sedah
C
Mpu Prapanca
D
Mpu Panuluh
E
Gajah Mada
NO. 80
Link Soal
Peristiwa "Bandung Lautan Api" (1946) dimana rakyat membakar rumah mereka sendiri menyiratkan nilai nasionalisme radikal, yaitu ...
A
Rela berkorban harta benda demi kehormatan agar wilayah tidak dipakai musuh
B
Upaya mencari perhatian dunia internasional dengan aksi ekstrem
C
Tanda keputusasaan karena kalah persenjataan
D
Menghindari konfrontasi fisik karena takut berperang
E
Strategi menunggu bantuan asing datang