Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 9. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 81
Link Soal
Nasionalisme yang baik dan sesuai dengan ideologi Pancasila adalah nasionalisme yang...
A
Mengutamakan kepentingan kelompok di atas kepentingan bangsa
B
Membangun persatuan dan kesatuan tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, dan antar golongan
C
Mendorong persaingan tidak sehat antar bangsa
D
Menutup diri dari pengaruh budaya asing
E
Menyalahkan bangsa lain atas masalah internal negara
NO. 82
Link Soal
Momentum bersejarah dimulainya Gerakan Non-Blok secara formal ditandai dengan pelaksanaan KTT I yang diselenggarakan di Beograd, Yugoslavia. Kapan pertemuan tersebut berlangsung?
A
1960
B
1962
C
1964
D
1961
E
1963
NO. 83
Link Soal
Panitia Sembilan dibentuk sebagai panitia kecil dalam lingkup BPUPKI. Apa tugas utama dari pembentukan panitia tersebut?
A
Menghimpun aspirasi, usulan, serta konsep-konsep dasar dari para anggota BPUPKI
B
Merancang draf teks proklamasi kemerdekaan
C
Menetapkan struktur organisasi militer Indonesia
D
Mencari kesamaan nilai budaya Nusantara untuk dijadikan undang-undang
E
Mempersiapkan proses pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)
NO. 84
Link Soal
Berikut ini adalah poin-poin yang berkaitan dengan isi Perjanjian Renville. Manakah pernyataan yang TIDAK termasuk dalam kesepakatan tersebut?
A
Belanda mengakui kedaulatan RI secara penuh atas seluruh pulau Jawa
B
TNI harus ditarik mundur dari daerah kantong ke wilayah RI
C
Republik Indonesia merupakan bagian dari Republik Indonesia Serikat (RIS)
D
Akan diselenggarakan pemilihan umum
E
Akan dibentuk dewan konstitusi RIS dalam waktu dekat
NO. 85
Link Soal
Petugas yang dipercaya untuk mengibarkan bendera Sang Saka Merah Putih untuk pertama kalinya setelah pembacaan proklamasi adalah...
A
Sukarni dan Sayuti Melik
B
Latief Hendraningrat dan Suhud
C
Trimurti dan Wikana
D
A.H. Nasution dan T.B. Simatupang
E
Supriyadi dan Muradi
NO. 86
Link Soal
Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag menjadi tonggak penting pengakuan kedaulatan Indonesia. Salah satu hasil krusial dari perjanjian ini adalah...
A
Belanda mengakui kemerdekaan RI secara de facto atas Jawa dan Sumatera
B
Pembentukan Uni Indonesia-Belanda yang diketuai Presiden Indonesia
C
Pengakuan kedaulatan penuh dan tanpa syarat kepada Republik Indonesia Serikat (RIS)
D
Penarikan seluruh tentara sekutu dari wilayah Indonesia
E
Penyerahan Irian Barat kepada Indonesia saat itu juga
NO. 87
Link Soal
Dalam pembabakan sejarah kebudayaan masyarakat awal di Indonesia, periode yang identik dengan sebutan 'zaman batu muda' dikenal dengan istilah...
A
Megalithikum
B
Paleolithikum
C
Neolithikum
D
Mesolithikum
E
Zaman Logam
NO. 88
Link Soal
Menjelang kemerdekaan Indonesia, terjadi pergantian kepemimpinan di Jepang. Pada 17 Juli 1944, Perdana Menteri Hideki Tojo digantikan oleh...
A
Letnan Jenderal Kumakichi Harada
B
Jenderal Itagaki
C
Mayor Jenderal Yamamoto
D
Jenderal Kuniaki Koiso
E
Letnan Jenderal Nagano
NO. 89
Link Soal
Organisasi BPUPKI dipimpin oleh seorang tokoh senior yang menjabat sebagai ketua umum. Sosok yang dimaksud adalah...
A
Raden Pandji Soeroso
B
Mohammad Yamin
C
Radjiman Wedyodiningrat
D
Ichibangase Yosio
E
Sultan Hamid II
NO. 90
Link Soal
Di tengah arus globalisasi dan tantangan disinformasi, sentimen kedaerahan atau identitas sub-nasional seringkali mengemuka dan berpotensi mengikis kohesi bangsa. Dalam konteks Indonesia, penerapan nilai-nilai nasionalisme Pancasila yang paling efektif untuk menjaga keutuhan dan keberlanjutan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah dengan cara...
A
Menguatkan doktrin persatuan dan kesatuan melalui penyeragaman budaya serta penekanan pada sejarah perjuangan bangsa.
B
Menekankan superioritas budaya nasional di atas budaya asing, serta membatasi interaksi dengan pihak luar yang dianggap dapat melemahkan identitas bangsa.
C
Mendorong setiap warga negara untuk lebih berfokus pada pembangunan daerah masing-masing, dengan keyakinan bahwa kemajuan daerah akan otomatis memperkuat nasionalisme.
D
Membangun dan memelihara kesadaran kolektif akan Bhinneka Tunggal Ika, memupuk toleransi, serta secara proaktif mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam bingkai kebangsaan Pancasila.
E
Mengandalkan peran aktif aparat keamanan dan intelijen dalam menindak setiap gerakan yang berpotensi memecah belah bangsa tanpa toleransi.