Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 9. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 81
Link Soal
Dalam sejarah perumusan dasar negara, Panitia Sembilan memiliki peran krusial. Siapakah tokoh yang dipercaya menjabat sebagai ketua dalam kepanitiaan tersebut?
A
Drs. Moh. Hatta
B
Mr. Ahmad Soebarjo
C
Ir. Soekarno
D
Mr. Moh. Yamin
E
KH. Wahid Hasyim
NO. 82
Link Soal
Petugas yang dipercaya untuk mengibarkan bendera Sang Saka Merah Putih untuk pertama kalinya setelah pembacaan proklamasi adalah...
A
Sukarni dan Sayuti Melik
B
Latief Hendraningrat dan Suhud
C
Trimurti dan Wikana
D
A.H. Nasution dan T.B. Simatupang
E
Supriyadi dan Muradi
NO. 83
Link Soal
Berikut ini adalah negara-negara yang pernah tercatat menjajah atau menduduki wilayah Indonesia dalam sejarah, kecuali...
A
Portugis
B
Spanyol
C
Prancis
D
Rusia
E
Inggris
NO. 84
Link Soal
Kawasan Mesopotamia yang terletak di antara Sungai Eufrat dan Tigris dikenal sebagai tempat lahirnya peradaban besar. Berdasarkan catatan sejarah, kerajaan pertama yang mendiami wilayah ini adalah...
A
Kerajaan Akkadia
B
Kerajaan Assyria
C
Kerajaan Sumeria
D
Kerajaan Neo-Babilonia
E
Kerajaan Persia
NO. 85
Link Soal
Dalam sejarah diplomasi Indonesia, negara sahabat yang tercatat pertama kali memberikan pengakuan terhadap kedaulatan Republik Indonesia adalah ...
A
Jepang
B
India
C
Thailand
D
Amerika Serikat
E
Mesir
NO. 86
Link Soal
Meskipun memiliki banyak catatan kritis di bidang politik, pemerintahan Orde Baru mencatat prestasi signifikan di bidang ekonomi pertanian melalui program intensifikasi dan ekstensifikasi. Program yang berhasil meningkatkan kesejahteraan petani melalui swasembada pangan disebut...
A
Reformasi Agraria
B
Revolusi Hijau
C
Transmigrasi
D
Koperasi Unit Desa
E
Bimas dan Inmas
NO. 87
Link Soal
Di tengah arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, ideologi transnasional yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila semakin mudah menyebar, berpotensi mengikis rasa nasionalisme terutama di kalangan generasi muda. Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkomitmen pada pengamalan Pancasila, langkah strategis apakah yang paling efektif untuk membentengi dan memperkuat nasionalisme Pancasila di era ini?
A
Mengadakan kampanye masif literasi digital dan pendidikan Pancasila berbasis kontekstualisasi masalah kekinian, dengan melibatkan berbagai platform media sosial dan kolaborasi lintas sektoral.
B
Meningkatkan pengawasan dan pemblokiran terhadap situs atau konten yang terindikasi menyebarkan ideologi radikal atau transnasional yang anti-Pancasila.
C
Menekankan pentingnya mempelajari sejarah perjuangan bangsa dan tokoh-tokoh pahlawan kepada generasi muda melalui kurikulum formal dan kegiatan ekstrakurikuler.
D
Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam forum-forum dialog kebangsaan yang membahas tantangan nasionalisme di era digital serta mencari solusi bersama.
E
Fokus pada penguatan nilai-nilai keagamaan dan adat istiadat sebagai benteng moral utama agar masyarakat tidak mudah terpengaruh ideologi asing.
NO. 88
Link Soal
Kebangkitan nasional Indonesia didorong oleh faktor internal dan eksternal. Salah satu faktor internal (dari dalam negeri) yang paling berpengaruh dalam menumbuhkan rasa kebangsaan adalah...
A
Kemenangan Jepang atas Rusia tahun 1905
B
Masuknya paham liberalisme dan humanisme
C
Munculnya golongan terpelajar atau cendekiawan
D
Perkembangan gerakan nasional di Asia-Afrika
E
Kenangan kejayaan masa lampau
NO. 89
Link Soal
Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) dibentuk di Bukittinggi, Sumatera Barat, sebagai respons cepat atas situasi genting nasional yang disebabkan oleh...
A
Pemberontakan G30S/PKI
B
Jatuhnya kabinet parlementer
C
Agresi Militer Belanda I
D
Agresi Militer Belanda II
E
Ultimatum Sekutu di Surabaya
NO. 90
Link Soal
Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) dibentuk di Bukittinggi, Sumatera Barat, sebagai respons cepat atas situasi genting nasional yang disebabkan oleh...
A
Pemberontakan G30S/PKI
B
Jatuhnya kabinet parlementer
C
Agresi Militer Belanda I
D
Agresi Militer Belanda II
E
Ultimatum Sekutu di Surabaya