Bank Soal TWKK CPNS 2026: Pilar Negara
Halaman 1. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 1
Link Soal
Dalam pelaksanaan pembangunan nasional, asas demokrasi menuntut adanya mekanisme pengambilan keputusan yang bercirikan...
A
Voting atau suara terbanyak sejak awal.
B
Keputusan sepihak dari pimpinan proyek.
C
Musyawarah untuk mencapai mufakat.
D
Mengikuti instruksi negara donor asing.
E
Debat terbuka yang memancing konflik.
NO. 2
Link Soal
Pasal 29 Ayat (2) UUD 1945 menyatakan 'Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing...'. Makna kata 'menjamin' dalam konteks ini adalah...
A
Negara menyediakan agama baru bagi yang belum beragama.
B
Negara hadir memberikan perlindungan hukum dan fasilitas agar warga nyaman beribadah tanpa gangguan.
C
Negara membiayai seluruh kegiatan keagamaan warganya.
D
Negara membebaskan warga untuk tidak memiliki agama (ateis).
E
Negara menentukan tata cara ibadah setiap agama.
NO. 3
Link Soal
Agenda Reformasi 1998 memuat berbagai tuntutan perbaikan tata negara. Manakah di antara berikut ini yang BUKAN termasuk tuntutan Reformasi?
A
Penghapusan dwifungsi ABRI
B
Amandemen UUD 1945
C
Penerapan desentralisasi yang terpusat
D
Penegakan supremasi hukum
E
Pemberantasan KKN
NO. 4
Link Soal
Dalam konteks "Causa Efikien" Pancasila, badan atau lembaga negara mana yang memiliki peran krusial dalam mengesahkan Pancasila sehingga resmi menjadi dasar negara Indonesia?
A
Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)
B
Panitia Sembilan
C
Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP)
D
Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)
E
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)
NO. 5
Link Soal
Dalam sistem demokrasi, pengambilan keputusan sebaiknya melalui musyawarah mufakat. Jika terpaksa dilakukan voting (suara terbanyak), terdapat sisi negatif psikologis yang harus diwaspadai, yaitu...
A
Proses pengambilan keputusan menjadi terlalu cepat
B
Semua pihak merasa dimenangkan kepentingannya
C
Pihak yang kalah 'dipaksa' menerima keputusan yang tidak disukainya
D
Suara minoritas menjadi penentu kebijakan utama
E
Tidak ada dasar hukum yang jelas
NO. 6
Link Soal
Berdasarkan UUD 1945, bagaimanakah semestinya pembagian wewenang antara pemerintah pusat dan daerah dijalankan dalam bingkai NKRI?
A
Daerah diberikan kekuasaan mutlak atas seluruh urusan pemerintahan.
B
Pemerintah daerah dilarang mengatur urusan rumah tangganya sendiri.
C
Pusat menangani kebijakan berskala nasional, sedangkan daerah mengurus urusan lokal sesuai kebutuhan.
D
Pusat mengambil alih seluruh aspek pemerintahan daerah.
E
Daerah dibebaskan dari kepatuhan terhadap undang-undang nasional.
NO. 7
Link Soal
Lembaga yang secara resmi mengesahkan Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia dalam sidangnya pada tanggal 18 Agustus 1945 adalah...
A
BPUPKI
B
Panitia Sembilan
C
PPKI
D
KNIP
E
Dewan Pertimbangan Agung
NO. 8
Link Soal
Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, bagaimana prinsip Bhinneka Tunggal Ika dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan konflik horizontal antar suku?
A
Membiarkan setiap suku untuk menyelesaikan konflik secara mandiri tanpa campur tangan pemerintah.
B
Memfasilitasi dialog dan upaya rekonsiliasi antar suku yang bersengketa, didampingi oleh pemerintah.
C
Menghapus perbedaan budaya dan tradisi antar suku agar tercipta keseragaman yang absolut.
D
Mendorong pemisahan wilayah geografis berdasarkan suku untuk menghindari potensi konflik.
E
Menggunakan kekuatan militer untuk memaksa penyelesaian konflik antar suku.
NO. 9
Link Soal
Untuk mencegah persaingan usaha yang tidak sehat dan praktik monopoli yang merugikan masyarakat, pemerintah mengaturnya dalam Undang-Undang Nomor...
A
UU No. 2 Tahun 1999
B
UU No. 5 Tahun 1999
C
UU No. 7 Tahun 1998
D
UU No. 12 Tahun 2000
E
UU No. 25 Tahun 1999
NO. 10
Link Soal
Di sebuah negeri fiktif bernama Nusadipa, terdapat seorang pemimpin kharismatik bernama Arya. Meskipun desanya, Mekar Jaya, kaya akan sumber daya alam, ia menghadapi tantangan besar: upaya campur tangan asing yang ingin memecah belah warga berdasarkan perbedaan suku dan agama, serta munculnya kelompok-kelompok separatis kecil. Dengan kebijaksanaan dan keteguhan hati, Tuan Arya tidak hanya menyatukan kembali warga Desa Mekar Jaya tetapi juga secara aktif mengkampanyekan pentingnya persatuan dengan desa-desa tetangga dan mengintegrasikan identitas lokal mereka ke dalam identitas Nusadipa yang lebih besar. Ia selalu menekankan bahwa keutuhan Nusadipa adalah kunci kemakmuran bersama, bahkan jika itu berarti mengorbankan kepentingan pribadi atau kelompoknya.
Figur Tuan Arya dalam narasi ini paling merepresentasikan semangat dan nilai yang pernah diperjuangkan oleh tokoh nasional Indonesia berikut ini, yaitu...
A
Ir. Soekarno
B
Mohammad Hatta
C
Jenderal Soedirman
D
Ki Hajar Dewantara
E
R.A. Kartini