Bank Soal TWKK CPNS 2026: Pilar Negara
Halaman 101. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 1001
Link Soal
Sebuah organisasi kekuasaan yang memiliki kedaulatan dan kewenangan untuk mengatur serta menerapkan aturan di sebuah wilayah disebut...
A
Negara
B
Pemerintahan
C
Kerajaan
D
Politik
E
Kedaulatan Rakyat
NO. 1002
Link Soal
Dalam menjalankan tugas diplomatik kenegaraan, Presiden memiliki wewenang untuk menerima penempatan duta dari negara lain. Berdasarkan Pasal 13 Ayat 3 UUD 1945, tindakan tersebut harus memperhatikan pertimbangan dari lembaga...
A
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
B
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)
C
Mahkamah Agung (MA)
D
Mahkamah Konstitusi (MK)
E
Dewan Pertimbangan Agung (DPA)
NO. 1003
Link Soal
Pasal 32 ayat (1) UUD 1945 menegaskan komitmen negara terhadap kebudayaan nasional dengan bunyi...
A
Setiap warga negara berhak mendapatkan pengetahuan kebudayaan Indonesia
B
Negara Indonesia dilandasi oleh beragam budaya
C
Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya
D
Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional
E
Setiap warga negara berhak mengembangkan pengetahuan dengan bahasa Indonesia
NO. 1004
Link Soal
Amandemen pertama terhadap UUD 1945 dilakukan pada tahun 1999. Pasal-pasal manakah yang mengalami perubahan pada tahap ini?
A
Pasal 5, 7, 9, 13, 14, 15, 17, 20, dan 21
B
Pasal 5, 7, 9, 13, 14, 15, 17, 20, dan 22
C
Pasal 5, 7, 9, 13, 14, 15, 17, 20, dan 23
D
Pasal 5, 7, 9, 13, 14, 15, 17, 20, dan 24
E
Pasal 5, 7, 9, 13, 14, 15, 17, 20, dan 25
NO. 1005
Link Soal
Bentuk pemerintahan negara Indonesia sesuai dengan Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 adalah...
A
Monarki
B
Serikat
C
Republik
D
Oligarki
E
Parlementer
NO. 1006
Link Soal
Lembaga tinggi negara yang memiliki wewenang konstitusional untuk memutus perselisihan terkait hasil pemilihan umum (termasuk Pilkada) adalah...
A
Komisi Yudisial
B
Presiden
C
DPR
D
Mahkamah Agung
E
Mahkamah Konstitusi
NO. 1007
Link Soal
Indonesia menganut konsep 'Pembagian Kekuasaan' (Distribution of Power), bukan pemisahan mutlak. Hal ini memungkinkan adanya mekanisme saling mengawasi (checks and balances). Manakah di antara aktivitas berikut yang BUKAN merupakan contoh penerapan kerjasama antar-lembaga tersebut?
A
Presiden memberi grasi dengan pertimbangan Mahkamah Agung
B
Presiden mengangkat duta dengan pertimbangan DPR
C
DPR ikut serta membahas dan menyetujui APBN
D
Presiden mengesahkan Rancangan Undang-Undang
E
Pengadilan Negeri menyidangkan pengesahan status anak
NO. 1008
Link Soal
Bagi segenap rakyat dan bangsa Indonesia, Pancasila menjalankan peran penting sebagai...
A
Pandangan hidup bangsa
B
Dasar negara
C
Falsafah hidup bangsa
D
Sumber hukum
E
Semua jawaban benar
NO. 1009
Link Soal
Berikut ini adalah pernyataan mengenai hubungan formal antara Pancasila dan UUD 1945. Manakah pernyataan yang TIDAK tepat atau bukan merupakan hubungan formal di antara keduanya?
A
Pembukaan UUD 1945 adalah pokok kaidah negara yang fundamental secara ilmiah
B
Inti dari Pembukaan UUD 1945 adalah Pancasila
C
Pancasila memiliki hakikat dan kedudukan sebagai pokok kaidah negara fundamental
D
Rumusan sah Pancasila sebagai dasar negara terdapat dalam Pembukaan UUD 1945
E
Pancasila dan UUD 1945 adalah sumber dasar filsafat dan pandangan hidup masyarakat
NO. 1010
Link Soal
Dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), otonomi daerah diberikan kepada setiap provinsi untuk mengatur dan mengelola urusan rumah tangganya sendiri. Bagaimana pelaksanaan otonomi daerah ini dapat tetap konsisten dengan prinsip NKRI?
A
Mengizinkan daerah untuk beroperasi secara mandiri tanpa pengawasan atau intervensi dari pemerintah pusat.
B
Memberikan wewenang penuh kepada setiap daerah untuk menyusun konstitusinya sendiri.
C
Melaksanakan otonomi daerah dengan selalu berpedoman pada peraturan perundang-undangan tingkat nasional.
D
Mendelegasikan seluruh tanggung jawab pemerintahan sepenuhnya kepada pemerintah daerah.
E
Membiarkan pemerintah pusat mengabaikan aspirasi daerah dalam proses pengambilan keputusan nasional.