Bank Soal TWKK CPNS 2026: Pilar Negara
Halaman 102. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 1011
Link Soal
Di sebuah desa terpencil di Republik Andalas, sekelompok pemuda sedang berdiskusi mengenai krisis identitas yang melanda negara mereka setelah serangkaian konflik internal. Pak Cokro, seorang sesepuh yang bijaksana, dengan sabar menjelaskan, 'Para Pejuang Kemerdekaan kita dulu telah melihat betapa rapuhnya persatuan jika tidak ditopang oleh fondasi yang kokoh. Mereka belajar dari pahitnya penjajahan dan ancaman disintegrasi yang selalu mengintai. Oleh karena itu, melalui musyawarah yang panjang dan penuh perjuangan, mereka merumuskan prinsip-prinsip yang kini kita kenal sebagai 'Tiang Penyangga Bangsa', agar Republik Andalas dapat berdiri tegak di tengah keragaman dan tantangan zaman.' Pernyataan Pak Cokro tersebut menekankan bahwa pembentukan 'Tiang Penyangga Bangsa' Republik Andalas sangat dipengaruhi oleh:
A
Keinginan kuat untuk mencegah perpecahan dan menjaga keutuhan negara di tengah heterogenitas masyarakat.
B
Adanya desakan dari kekuatan asing untuk membentuk sistem pemerintahan yang demokratis.
C
Kebutuhan untuk meniru sistem hukum dan politik negara-negara maju di Eropa.
D
Pengaruh ajaran agama tertentu yang dominan dalam masyarakat.
E
Upaya untuk memaksimalkan keuntungan ekonomi dari sumber daya alam yang melimpah.
NO. 1012
Link Soal
Sidang Umum MPR 1999, pada tanggal 14-21 Oktober 1999, merupakan perubahan UUD 1945 pada tahap ke ....
A
Kelima
B
Empat
C
Tiga
D
Dua
E
Satu
NO. 1013
Link Soal
Dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat terdapat hal-hal pokok yang bertalian dengan Negara RI, kecuali ...
A
Dasar Negara
B
Asas politik Negara
C
Ketentuan UUD
D
Bentuk Negara
E
Tujuan Negara
NO. 1014
Link Soal
Bentuk pemerintahan monarki (kerajaan) masih diterapkan oleh beberapa negara di dunia. Di antara negara-negara berikut, manakah yang TIDAK menganut sistem pemerintahan monarki?
A
Qatar
B
Malaysia
C
Jepang
D
Jerman
E
Arab Saudi
NO. 1015
Link Soal
Semboyan Bhinneka Tunggal Ika mengandung nilai paradoksal yang mencerminkan realitas bangsa. Manakah perilaku yang paling mencerminkan implementasi nilai tersebut dalam pergaulan lintas budaya?
A
Menganggap budaya sendiri paling unggul dibanding budaya lain
B
Mempelajari budaya lain hanya untuk mencari kelemahannya
C
Menerima perbedaan sebagai kekayaan bangsa dan tetap mengutamakan persatuan
D
Menghilangkan identitas budaya daerah demi menjadi nasionalis sejati
E
Hanya bergaul dengan kalangan satu suku untuk menjaga kemurnian adat
NO. 1016
Link Soal
Dengan alasan kekosongan hukum, DPR mengajukan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang didukung oleh dua fraksi. Secara yuridis, agar RUU tersebut lolos dan menjadi Undang-Undang yang sah, konsekuensinya adalah...
A
Otomatis batal demi hukum karena secara politis tingkat dukungan fraksi tergolong kecil.
B
Sah asalkan kedua fraksi pendukung tersebut merupakan dua fraksi terbesar di DPR.
C
Sah jika telah melalui pembahasan dan melibatkan unsur pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
D
Sah hanya jika agenda pembahasan RUU tersebut sudah terdaftar dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) pada tahun bersangkutan.
E
Tidak ada konsekuensi yuridis, kecuali jika rakyat menggugatnya secara masif.
NO. 1017
Link Soal
Mengacu pada UU Nomor 12 Tahun 2011, urutan hierarki peraturan perundang-undangan Republik Indonesia yang benar dari tingkat tertinggi ke terendah adalah...
A
UUD 1945, TAP MPR, UU/Perpu, Peraturan Pemerintah, Perpres, Perda Provinsi, Perda Kab/Kota
B
UUD 1945, UU/Perpu, TAP MPR, Peraturan Pemerintah, Perpres, Perda Provinsi, Perda Kab/Kota
C
Pancasila, UUD 1945, TAP MPR, UU/Perpu, Peraturan Pemerintah, Perpres, Perda
D
UUD 1945, TAP MPR, Perpres, UU/Perpu, Peraturan Pemerintah, Perda Provinsi, Perda Kab/Kota
E
UUD 1945, Peraturan Pemerintah, TAP MPR, UU/Perpu, Perpres, Perda Provinsi, Perda Kab/Kota
NO. 1018
Link Soal
Sebuah provinsi di Indonesia menghadapi konflik horizontal yang semakin memanas antara kelompok masyarakat adat yang berpegang teguh pada hukum adat mereka dan kelompok masyarakat pendatang yang menuntut penegakan hukum positif nasional secara mutlak. Kondisi ini menyebabkan stagnasi pembangunan, polarisasi sosial, dan bahkan ancaman disintegrasi. Dalam konteks implementasi Pilar Negara, pendekatan strategis manakah yang paling tepat untuk pemerintah pusat dalam menyelesaikan permasalahan tersebut?
A
Menegakkan supremasi hukum positif nasional secara tegas di seluruh wilayah tanpa kompromi, dengan mengerahkan aparat keamanan untuk menjamin ketertiban dan kepatuhan.
B
Mengadakan dialog intensif yang melibatkan semua pihak, fasilitasi musyawarah untuk mencapai konsensus, serta melakukan harmonisasi hukum adat dengan hukum nasional, dengan tetap menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar negara.
C
Memberikan otonomi khusus yang sangat luas kepada provinsi tersebut, termasuk pengakuan penuh terhadap hukum adat tanpa batasan, untuk meredakan ketegangan dan menghindari perpecahan.
D
Membentuk tim studi independen untuk mendokumentasikan konflik dan menganalisis dampaknya secara mendalam, kemudian menyosialisasikan pentingnya Bhinneka Tunggal Ika tanpa intervensi langsung dalam penyelesaian konflik.
E
Mendorong inisiatif masyarakat lokal untuk menyelesaikan konflik mereka sendiri melalui mekanisme tradisional, dengan pemerintah bertindak sebagai mediator pasif untuk memastikan proses berjalan adil.
NO. 1019
Link Soal
Dalam hierarki nilai kehidupan bangsa Indonesia, sila manakah yang menjadi 'causa prima' atau sumber segala sumber nilai yang menjiwai sila-sila lainnya?
A
Sila Kelima
B
Sila Keempat
C
Sila Ketiga
D
Sila Kedua
E
Sila Pertama
NO. 1020
Link Soal
Apa istilah yang menggambarkan terbentuknya sebuah negara melalui proses pendudukan atas wilayah yang sebelumnya tidak memiliki tuan (terra nullius) oleh sekelompok manusia?
A
Inovatie
B
Occupatie
C
Separatie
D
Cessie
E
Anexatie